Mengagumi Keindahan Alam, Laksana Mengagungkan Sang Pencipta Alam.
setiap sesuatu yang di ciptakan sang maha pencipta, pasti mengandung suatu keberkahan.
MANTARAYUDA
Part 1 - Keris Pembunuh Dewa
Manusia meminta, manusia berpaling. Bukan derita yg membuat manusia berkhianat, Tapi hawa nafsu yg tak pernah puas akan berkah yang ada..
Barisan aksara yg hilang dari semesta, mulai memicu bencana.
#bacahorror@bacahorror@IDN_Horor
KUTUKAN ALAS MAYIT
Part 2 - Danyang
Ketika Danan & Cahyo mencoba kembali ke Alas Mayit, Sosok Naya & Sekar menghadang.
Namun mereka sadar, itu bukanlah mereka.. melainkan sebuah ancaman, bahwa Naya &Sekar juga akan menanggungnya..
@bacahorror@IDN_Horor@ceritaht#bacahorror
KUTUKAN ALAS MAYIT
Part 1 - Ritual Alas Mayit
Danan dan Cahyo sekali lagi kembali ke Desa Windualit. Mereka menemukan kejadian aneh dimana jasad yang dikuburkan di makam tua di alas mayit, kembali bangkit...
#bacahorror@bacahorror@ceritaht@IDN_Horor
SINGGASANA ROJOMAYIT
Part Akhir - Patiwongso [Tamat]
“Yang mati, ingin hidup untuk bertobat.. Yang hidup, lupa akan tujuannya…”
#bacahorror@ceritaht@bacahorror@IDN_Horor
SINGGASANA ROJOMAYIT
Part 9 - Perang Keramat
Setelah menghadapi sosok yang memangsa jiwa warga desa, Danan dan Cahyo melanjutkan langkah mereka.
Sebuah rumah tua yang kembali dihuni setelah kosong selama puluhan tahun, menyambut mereka.
@bacahorror#bacahorror@IDN_Horor
SINGGASANA ROJOMAYIT
Part 6 - Garis Darah Terkutuk
Satu persatu kekuatan Patiwongso mulai menemukan tuannya, banjir getih tak bisa dihindarkan...
#bacahorror@ceritaht@IDN_Horor@bacahorror
Singgasana Rojomayit
Part 5 - Dosa Sambara
"Darah yang diturunkan tak menentukan jiwa yang ditumbuhkan. Hasrat dan dendam menodai kesucian darah yang disucikan.."
#bacahorror@bacahorror@IDN_Horor@ceritaht
SINGGASANA ROJOMAYIT
Part 4 - Tahta Kosong
Kekuatan terkutuk yang terkubur selama ratusan tahun itu merasuk ke dalam keris Dasasukma, dan Abah menyadari perubahan pada diri Dirga..
#bacahorror@bacahorror@IDN_Horor@ceritaht
SINGGASANA ROJOMAYIT
Part 1 - Sang Penagih Janji
Tahta itu tidak diwariskan, ia dipanggil oleh keberanian yang berlumur kutukan. Dan setiap panggilan selalu dibuka oleh darah satu trah yang tumpah di tanah leluhur.
#bacahorror@IDN_Horor@ceritaht
[update karyakarsa & link id]
SINGGASANA ROJOMAYIT
Part 1 - Sang Penagih Janji
Karyakarsa :
https://t.co/Gt4hTGDKEy
Lynk id :
https://t.co/1MEuMnVnED
ABDI DEDEMIT
Part 1 - Kudang Lebur
Sebuah kejadian di masa lalu yang berhubungan dengan leluhur Tegar memancing sebuah tragedi.
Sosok-sosok besar diincar, dan seorang kuli panggul terpaksa harus terlibat...
#bacahorror@ceritaht@bacahorror@IDN_Horor
Sebelum Epilog, ijin iklan sedikit.
Buat teman-teman yang mau tahu asal-usul nyi sendang rangu, tersedia dalam buku cetak yang bisa diorder di sini ya :
https://t.co/QGdt5e8mt1
PURI JAGATSUKMA
Part Akhir bag. 2 - Tamat
Danan dan yang lain melangkah masuk tanpa ragu. Di Kejauhan mereka melihat sebuah batang pohon yang begitu besar yang sebagian dedaunanya menembus langit Puri yang terang itu.
Sebuah pohon yang merupakan sumber kekuatan dari Puri Jagatsukma.
#bacahorror @bacahorror@bagihorror@IDN_Horor@ceritaht
PURI JAGATSUKMA
Part 12 - Gerbang Sukma
Ingatan masa lalu yang kembali kepada Jagad membuatnya tak mampu berkata-kata. Ia tak pernah menyangka bahwa ayahnya melakukan sebuah ritual yang bahkan menjerumuskan warga desa.
#bacahorror@bacahorror@IDN_Horor@ceritaht
Suara langkah kaki terdengar terburu-buru melintasi jalan hutan yang tergenang air. Gerimis terus mengguyur, sebuah obor menyala menantang tetesan air yang tersaring dedaunan.
Srakkk!
Langkahnya terseret saat ia memaksa untuk berhenti. Firasatnya memaksanya untuk berhenti.
“Panji! Pergi!” Tiba-tiba seseorang muncul dari balik pohon dan menahannya. Panji mengenali orang itu, ia adalah salah satu murid padepokan Mbah Widjan ayahnya.
“Mas Yudan?? Nggak! Firasatku buruk, belum pernah seburuk ini!”
“Firasatmu benar, Panji! Tapi kamu harus selamat! Kalau kami gagal setidaknya masih ada harapan..”
“Memangnya apa yang kita ha…”
Kata-kata panji terhenti dengan bau bangkai yang menyengat. Suara-suara aneh terdengar dari dalam hutan.
“PERGI!!” Pria itu memaksa Panji untuk pergi. “Demi kami.. demi ayahmu!”
Panji mengepalkan tangan. Ia tahu Yudan tak akan berbicara seperti itu jika bukan dalam keadaan genting.
“Mas Yudan… tolong jaga Bapak,” katanya dengan suara serak.
Yudan tersenyum samar. “Pasti.”
Panji berbalik dan mulai berlari. Hujan makin deras, tanah semakin licin. Namun sebelum menghilang di balik kabut, ia sempat menoleh—dan melihat pemandangan ganjil.
Mas Yudan menancapkan sebuah benda ritual berbentuk payung kain dengan batang tinggi. Ia membukanya perlahan. Seketika, bau bangkai lenyap. Suara-suara aneh pun teredam, seolah tersedot ke dalam tanah.
Namun bersamaan dengan itu, Panji melihat sesuatu bergerak di antara pepohonan. Sosok manusia membusuk, kulitnya menggantung, pakaiannya koyak, matanya kosong. Makhluk itu berjalan terseok, lalu menatap ke arahnya.
Panji menahan napas, siap berlari. Tapi begitu makhluk itu melintasi garis payung yang terbuka, ia berhenti, berbalik arah, dan menghilang ke kedalaman hutan.
“Pagar Sembagi Wana…” gumam Panji. Ia mengenali ritual itu. Salah satu ajian sakral untuk menyegel kekuatan gaib di dalam wilayah tertentu. Namun konsekuensinya, para perapal ikut terperangkap di dalamnya.
Petir menyambar. Panji berlari menuruni bukit, menyusuri jalan menuju desa. Dari kejauhan, langit terlihat merah menyala. Api besar berkobar di arah padepokan.
“Tidak… jangan bilang…” Ia mempercepat langkah.
Begitu mencapai perbatasan desa, panas api menyentuh wajahnya. Padepokan Mbah Widjan terbakar. Asap hitam membubung tinggi, bercampur dengan suara jeritan yang samar-samar terdengar dari dalam.
Namun yang membuat darahnya membeku adalah sosok kepala raksasa yang melayang di atas kobaran api. Rambutnya menjuntai seperti asap, matanya merah menyala, dan mulutnya terbuka lebar menganga ke langit, memuntahkan nyala api yang melahap segala sesuatu di bawahnya.
Panji terpaku. Air hujan tak lagi terasa. Hanya satu kesadaran yang tertinggal..
Ayahnya masih di sana.
Tak ada jalan kembali, tak ada teman yang tersisa. Tapi Panji tahu satu hal. Ia harus menemukan cara untuk menembus pagar gaib itu… dan menebus semua yang dikorbankan.
***
PURI JAGATSUKMA
Part 1- Kang Jawir
Sebuah puri yang tersegel sejak ribuan tahun yang lalu muncul di desa misterius. Berbagai pusaka, dedemit, ilmu hitam tersembunyi di dalamnya.. dan ia memanggil orang-orang yang terpilih...
@bacahorror@IDN_Horor@ceritaht#BacaHorror