Akon says a family in the Middle East booked him for $1 million, but only 3 people showed up, with the daughter making him perform "Lonely" for an hour.
Kalau kamu born and raised di Jakarta, aku paham keputusan kamu untuk tetap melakukan ini.
Tapi kamu perantau dan menganggap nggak ada pilihan lain, menurutku riset kamu kurang.
Masih ada Surabaya, yang UMK juga starting 5 jutaan, biaya hidup cenderung lebih rendah, nggak semacet Jakarta, karena penduduknya nggak sepadet Jakarta maka peluar kerja kamu juga lebih besar.
Masih ada Batam, secara UMK juga starting lebih dari 5 jutaan, belum lagi perusahaan asing yang berdiri di Batam, nggak sedikit pekerja yang di level operator bisa dapat take home pay mendekati 2 digit atau bahkan lebih, apalagi kalau bisa skill yang high value kayak coding, olah data, atau digital marketing. Nggak macet, dan dekat sama Singapore dan Malaysia.
Masih ada Denpasar, kalau ini udah nggak diragukan lagi, ya. Denpasar atau Bali secara umum ini sejak dulu memang udah jadi rumah impian banyak orang untuk bisa tinggal dan hidup di sana. Jenis pekerjaan beragam, apalagi kalau kamu punya pengalaman di bidang hospitality bakal kepake banget. Banyak perusahaan asing yang akhirnya buka di Bali karena marketnya memang cukup luas.
Tapi opsi tadi jadi nggak berlaku kalau kamu memang udah obsessed sama Jakarta. Harus Jakarta dan nggak mau yang lain. 🙏🏻
@utdfocusid Masalahnya saat ini beberapa pelatih yang bagus masih melatih timnas untuk world cup besok itu yang buat MU agak susah cari pelatih yang bagus
Guys ini baru level “gajian dari dividen” beneran sih.
Dari story itu kelihatan dia punya saham BBRI:
Akun dana pensiun
1.228.500 lembar
Akun dana pendidikan anak
47.500 lembar
Total kepemilikan:
1.228.500 + 47.500
= 1.276.000 lembar saham
Atau setara:
= 12.760 lot
Harga BBRI sekitar Rp3.340
Nilai portofolio sekarang
1.276.000 × Rp3.340
= Rp4.261.840.000
≈ Rp4,26 miliar
Dividen per saham tahun ini:
Rp209/share
Berarti dividen yang dia dapat:
1.276.000 × Rp209
= Rp266.684.000
≈ Rp266,6 juta
Itu baru dari BBRI doang.
Kalau dibagi per bulan biar gampang kebayang:
Rp266.684.000 ÷ 12
= Rp22.223.666 per bulan
≈ Rp22,2 juta per bulan
Alias cuma dari dividen tahunan aja setara:
gaji manager banyak perusahaan
cicilan rumah mewah sebagian orang
biaya sekolah anak
dana pensiun jalan terus
Kalau yield total tahunan BBRI sekitar hampir 10% karena total dividen final + interim sekitar Rp346/share di harga Rp3.460-an juga sempat dibahas investor retail
Kalau pakai total Rp346/share:
1.276.000 × Rp346
= Rp441.496.000
≈ Rp441 juta setahun
Per bulan:
≈ Rp36,7 juta
Dan ini kenapa banyak investor tua santai banget.
Mereka kerja keras dulu kumpulin lot.
Sekarang saham yang kerja buat mereka Sebagian orang tiap pagi bangun buat absen kerja.
Sebagian lagi bangun lihat notif: dividen masuk ratusan juta.”
Siapa sangka salah satu bek paling tangguh di masanya bisa membuat tim ultra-ofensif ketika menjadi pelatih.
Bayern asuhan Vincent Kompany sudah menciptakan 171 gol dalam 50 laga musim ini. Rata-rata 3,42 gol/laga.
Pada 2008, saat baru pindah ke AC Milan, Flamini bertemu dgn Pasquale Granata.
Saat banyak rekan setimnya sibuk menghabiskan duit dgn membeli mobil mewah atau barang bermerek, Flamini mengambil jalan lain. Dia mendanai riset lingkungan secara diam2.
Selama bertahun2, bahkan rekan setim terdekatnya di Arsenal maupun Milan nggak tahu bahwa Flamini sedang membangun kerajaan bisnis kimia. Dia sengaja merahasiakannya agar bisa fokus total pd sepak bola tanpa gangguan media.
Pada 2013, bersama Granata, Flamini resmi mendirikan GFBiochemicals. Perusahaan ini fokus pada produksi Asam Levulinat, sebuah molekul yang dianggap sebagai salah satu dari 12 molekul yang bisa menyelamatkan dunia oleh Departemen Energi AS.
Asam Levulinat ini menggantikan bahan kimia berbasis minyak bumi yang ada di sampo, deterjen, cat, hingga plastik, dgn alternatif berbasis tanaman yang jauh lebih aman bagi kesehatan dan bumi.
Flamini banyak menjelaskan perbedaan mendasar dari kedua dunia yang dia jalani. Sebagai pemain dia dinilai berdasarkan performa individu di lapangan.
Sebagai CEO, Flamini harus memimpin, memberi inspirasi, memikul tanggung jawab atas ratusan karyawan dan lebih2 masa depan lingkungan.
Flamini mengaku datang sebagai outsider di industri kimia, namun mentalitas atletnya membuat dia tidak takut menghadapi tantangan teknis yang rumit.
Beberapa tahun belakangan dikenal Flamini bukan lagi sebagai mantan pemain Arsenal atau Milan saja, tp seorang pengusaha sukses.
Kekayaan bersihnya sering kali dilaporkan mencapai angka yang sangat fantastis. Meski dia sering merendah soal ini. Tetapi, Flamini terus menegaskan bahwa motivasi utamanya bukan uang, melainkan bagaimana dia memberikan dampak besar pada lingkungan.
@albinevaliesh@Agungdwps@IndosFC Pemainnya yang ga mau bang jadi cadangan yang waktu mainnya cuman kalo lagi unggul tipis lalu dia main 10 menit doang😅
#intinyadeh kasus uang jemaat gereja ilang Rp28M ditipu pegawai BNI:
> 2019 Andi Hakim Febriansyah, Kepala Kantor Kas BNI Unit Aek Nabara Rantauprapat, nawarin produk fiktif "BNI Deposito Investment" dgn bunga tinggi 8% ke Suster Natalia, bendahara Credit Union Paroki
(1/4)