Ramadhan…
Ia datang dengan rahmat, lalu perlahan pergi tanpa menunggu siapa pun.
Hari-harinya terus berkurang…
Sebagaimana diingatkan oleh Ibnu Rajab Al-Hambali, setiap detik Ramadhan yang berlalu adalah kesempatan yang tak akan kembali.
Jangan biarkan ia pergi membawa penyesalan.
Masih ada waktu untuk memperbaiki sujud,
memperbanyak istighfar,
dan melipatgandakan amal sebelum Ramadhan benar-benar meninggalkan kita.
Mari kencangkan ikat pinggang di sisa malamnya.
Siapa tahu, di antara malam yang tersisa…
ada malam yang lebih baik dari seribu bulan. 🌙