Menyadari potensi dari komoditas lada, Kesultanan Aceh menggunakan lada sebagai alat diplomasi politik. Salah satunya dengan mendekatkan hubungan dengan Ottoman-Turki melalui pemberian upeti.
https://t.co/PK6GbTqwxc
Ini ada kuisioner, sebuah bentuk usaha kolektif dr teman komnts rumah ramah dlm melihat bgimna warga kota Makassar dpt pulih pasca pendemi ini. Mohon sedianya teman bila mmbca twit ini dan mnjadi salah satu kriteria kuisioner bisa diisi, trimaksih 🙏😊
https://t.co/Ar94n96Umt
Tulisan "Pasang Surut Citra dan Kata" oleh @_brochank mengulas karya Dalif, seniman Polewali Mandar untuk @mksbiennale 2019. Silakan ke tautan 👉 https://t.co/rPyNb9A5GR dan selamat membaca, kawan! #PolewaliMandar#SulawesiBarat
"Tak semua orang mengerti bahwa dalam sebuah bejana, yang hampa itulah yang berarti--bukan tanah liat yang melingkupinya. Bahwa sebuah pintu ada berkat bolong pada dinding--bukan papan penutupnya".
Dua minggu lalu, setelah memutuskan mengarantina diri, saya keluar rumah untuk membeli makanan. Belum lagi sampai di warung, saya diteriaki oleh seorang kawan yang baru melihat saya sejak tiba dua bulan yang lalu. Ia memeluk saya. Erat sekali.
Di saat seperti ini, banyak definisi yang menuntut redefinisi. Seperti ekspresi perasaan bahagia bertemu kawan lama yang tak lagi bermuara pada pelukan. Barangkali begini, di satu bab buku itu lagi, Avianti Armand menulis tentang kekosongan: