🤯 INI BUKAN DATACENTER. INI BASEMENT ORANG.
Ada setup homelab yang menurut gue absurd banget:
100 Gbps jalan cuma 3 meter di antara 2 switch. 💀
Dan di atas rack-nya ada HPE ProLiant ML350 Gen11.
Speknya:
→ 2 socket
→ 5th Gen Xeon, sampai 64 core per socket
→ 32 DIMM slots
→ sampai 8 TB DDR5
→ 10x PCIe Gen5
→ 24x NVMe bays
→ PSU sampai 2,200W dengan efisiensi 96%
Itu bukan lagi “PC rumahan”.
Itu literally datacenter spec sheet yang berdiri di atas karpet. 😂
Yang lebih gila lagi, koneksi antar switch-nya bukan 10G.
Pakai QSFP28 100G.
100 Gbps = 12.5 GB/s.
Artinya secara teoritis:
1 TB dataset bisa lewat dalam ~80 detik. 🤯
Buat perbandingan, koneksi fiber rumah 1 Gbps aja udah dianggap cepat.
Ini?
100x lebih cepat.
Dan yang paling absurd…
nggak lewat internet sama sekali.
Di bawahnya masih ada:
→ Zyxel PoE switch
→ MikroTik board dengan QSFP28
→ LC fiber patch panel
→ aqua fiber jumpers
→ StarTech open frame
→ portable AC di pojokan karena ruangannya panas 🥵
Jadi literally:
datacenter hardware + basement + standing desk + AC portable.
💀
Postingan setup ini bahkan udah tembus:
816K+ plays
57K+ likes
1.7K+ reposts
Top comment-nya juga pas banget:
“QSFP is the final boss in the homelab game.”
😂
Datacenter beli 100G buat melayani jutaan user.
Dia beli 100G…
buat nyampe ke rak sebelah.
Peak homelab behavior. 🤝🔥
MAKASIH UDAH SPILL RESEP SE-EENAKK INIIII 😭
meal prep semingguanku sekarang satset, udah gak pusing besok masak apa.
Andalanku: beli 2kg dada fillet + 1kg paha fillet. 1x beli jadi 6 masakan.
tinggal panggang di pan atau air fryer, langsung jadi ✨😚
jujur ini bener banget.
aku tuh lulusan teknik elektro, fokusnya AI sama machine learning. eh pas lulus lagi pasca covid, cari kerja susah banget. akhirnya aku apply kerjaan apa aja tanpa lihat posisi.
kerjaan pertama yang nerima aku tuh call center. kebayang ga sih? fresh graduate teknik malah jadi call center yang shifting 24/7 😭 awal-awal kaget banget sama pola hidupnya. karena gajinya juga sekadar cukup, aku nyari sampingan jadi tutor SMA.
waktu itu aku selalu mikir, "ya Allah semoga aku bisa kerja yang ga berhubungan langsung sama customer." aku pengen kerja yang berhubungan sama data, atau paling nggak kalau pindah kerja semoga career upgrade.
long story short, aku pindah ke analyst. memang lebih banyak ngurus data operasional, tapi di situ aku sering banget lihat anak-anak IT kerja by ticket. tiap lewat ruang IT aku selalu penasaran, "mereka lagi ngapain sih?" soalnya dari dulu aku masih kepengen ngembangin AI dan machine learning yang pernah kupelajari.
pas jadi analyst aku juga harus PP kerja naik motor sekitar 72 km tiap hari. kalau hujan ya neduh. tapi daripada cuma nunggu reda, aku buka course MySkill, belajar, atau ngerjain soal-soal ujian lewat HP sambil nunggu hujannya berhenti.
target di divisi analyst juga tinggi banget, jadi waktu buat belajar ga banyak. tapi setiap lewat ruang IT aku selalu selawatan terus bilang ke temenku, "setahun aku kerja di divisi ini, aku mau pindah ke IT. kalau ga di kantor ini ya di kantor lain."
qadarullah… tepat setahun kemudian, di bulan yang sama, aku dapet internal promotion ke divisi IT.
makanya sekarang aku percaya, kita tuh sering ga sadar kalau hidup yang lagi kita jalanin hari ini ternyata adalah hasil dari doa-doa yang dulu pernah kita langitkan.
dulu aku cuma minta bisa kerja yang lebih dekat sama bidang yang aku suka. sekarang pas udah ada di titik ini, baru sadar ternyata Allah ngabulinnya pelan-pelan lewat proses yang waktu dijalanin rasanya capek banget.
jadi doa yang baik-baik, terus nikmatin prosesnya. siapa tahu beberapa tahun lagi kamu juga bakal nengok ke belakang sambil bilang, "eh… ternyata ini ya jawaban dari doa-doaku dulu."
Jadi kalo lo mau badan lo bener-bener reset.
Jangan cuma andelin "rebahan atau tidur seharian yang lama" doang.
Mulai hari ini coba deh lo mulai make 3 cara active recovery ini:
racikan chikuro terbaik masih dipegang sama chikuro large filing royal garlic cream cheese + japanese truffle powder + spice level mild. ga ada lawan cuy😭 atau racikan apa yang biasa kalian beli!!!!!
Tau gak sih, orang Morocco tuh jarang banget kena masalah jantung sama kolesterol tinggi.
Meskipun umurnya udah masuk 70an?
Ada rahasia yang orang Indonesia ga pernah lakuin tuh.
Kalo lo mau kurangin risiko pembuluh darah tersumbat, stroke, sama masalah aorta, mending jaga beneran kesehatan pembuluh darah lo deh.
Apalagi buat yang umurnya udah lewat 30-40 tahun.
Ini 8 hal yang harus lo jaga:
Hack makan di SOLARIA, bisa dapet banyak
1. Pesan Nasi Goreng + Nasi Bistik (tapi nasinya dicoret, ntr dapet 2 bistik tapi nambah 10k)
2. Pesan I Fu Mie tapi kuahnya dipisah, jadinya dapet banyak
3. Pesan 1 teh hangat + 2 gelas es batu, jadinya bisa 2 es teh
Yuk cobain 👌
Tolong dicatat baik-baik oleh semua orang tua:
Kalau anak demam tinggi 3 hari, lalu di hari ke 4 demamnya turun TAPI anaknya malah:
1. Makin Lemas / Tidur terus
2. Muntah terus-menerus
3. Sakit perut hebat
4. Ujung tangan/kakinya dingin & berkeringat
JANGAN KASIH VITAMIN LALU DISURUH TIDUR.
Itu bukan "lemas karena kurang makan". Itu alarm bahaya. Bawa langsung ke UGD atau Lab terdekat. Minta Cek Darah Lengkap!
Demam Berdarah itu penyakit yg tricky. Dia membunuh justru di saat termometer menunjukkan angka normal.
Kewaspadaan orang tua di hari ke 4 dan ke 5 adalah penentu nyawa. Jangan sampai kelegaan palsu berubah menjadi tangisan penyesalan di ruang ICU.
Lagi interview.
HR nanya: "Gaji lo sekarang berapa?"
Lo jawab jujur: "Rp6 juta."
Mereka nyatet.
Dalam 10 menit, lo baru aja kasih mereka umpan buat kasih lo offer Rp6,5 juta — padahal budget mereka Rp10 juta.
Kena layoff 2x karena performance di usia 35+ itu berat, apalagi pas harus jelasin ke recruiter tanpa nambah red flag. Tapi ini bukan dead end.
https://t.co/aWOdGMTXMF
Banyak orang bangkit dari situasi ini asal narasinya digarap jujur dan strategis. Beberapa saran konkret:
1/ Jangan disembunyiin, tapi bingkai ulang naratifnya.
Recruiter, apalagi yg udah senior, biasanya bisa baca gap atau pola di CV. Daripada ditutupi, lebih baik siapin cerita singkat yg fokus ke pembelajaran, bukan kegagalan. Misal: "Saya sadar di role sebelumnya saya kurang fit di ekspektasi metrik X, dan ini yg saya lakukan untuk benerin gap itu." Itu jauh lebih kuat daripada terkesan defensif atau menyalahkan mantan atasan.
2/ Petain ulang KPI yg jadi alasan layoff, lalu tunjukkan progress nyata.
Kalau alasannya "kurang perform", coba breakdown sendiri: apakah itu soal output kuantitas, kualitas delivery, kecepatan, atau soft skill kayak komunikasi lintas tim? Begitu tahu akar masalahnya, kamu bisa kasih bukti konkret kalau itu udah dibenahi, entah lewat sertifikasi, side project, atau kontribusi volunteer yg relevan. Recruiter suka data, bukan testimoni kosong.
3/ Cari role yg strength lo lebih relevan dibanding KPI yg dulu bikin jatuh.
Kadang orang nggak gagal karena nggak kompeten, tapi karena role-nya nggak match sama kekuatan dia. Misal kalau dulu kamu dinilai kurang di eksekusi cepat tapi kuat di analisa atau mentoring, cari posisi yg lebih menghargai itu.
4/ Networking jadi senjata utama di titik ini, bukan cuma apply biasa.
Di Indonesia, "orang dalam" itu nyata dan powerful, apalagi buat kandidat usia 35+ yg sering kena bias ageism kalau cuma ngandelin ATS. Reaktivasi koneksi lama: ex-kolega, ex-manager yg masih respect sama kerjaanmu, alumni kampus, atau komunitas industri.
Jangan minta lowongan langsung, tapi minta insight atau referral soft seperti "Bang, kalau ada role yg cocok sama background saya, boleh kasih tau?" Itu jauh lebih natural dan less awkward dibanding kirim CV dingin.
5/ Pertimbangkan dapat testimoni atau referensi dari kolega, bukan cuma manager terakhir.
Kalau hubungan sama manager terakhir agak rusak karena performance issue, cari testimoni dari peer atau cross functional partner yg bisa speak ke kontribusi kamu di luar metrik yg jadi alasan layoff itu. Harusnya umur 35+ udah bisa kenal dengan banyak orang.
6/ Jangan generalisasi diri sebagai "gagal", fokus ke versi spesifik kegagalan dan perbaikannya.
Usia 35+ itu sebenarnya aset, bukan liability, asal lo bisa tunjukkan maturity dalam menghadapi kegagalan. Recruiter yg udah senior biasanya lebih percaya orang yg bisa cerita evaluasi diri jujur dibanding yg terlalu defensif atau terlalu menyalahkan sistem.
Intinya, dua kali kena layoff karena performance bukan akhir karir, tapi sinyal buat benerin positioning dan cerita. Kombinasi antara self awareness soal KPI yg gagal, bukti perbaikan konkret, dan jaringan yg aktif biasanya jauh lebih efektif daripada ngandelin apply massal lewat job portal.
Setidaknya ada 7 persona otomotif yang gua suka di Internet saat ini.
Siapa aja?
Pertama ada si Rianrandom.
Manusia ini lucu. Dengan mobil mercy tua nya.
Storylinenya tuh kadang ga ketebak. Lucu dan bener bener random.
Dari sisi visualnya juga gua suka banget. Enak tone video dia. Kayanya nih dia orang yang berhubungan dengan visual juga.
BTW setau gua dia bikin dengan gear se-proper mungkin.