2 Preman Lontong Pelaku Penganiayaan Pasutri Ditangkap 🇮🇩
Dalam waktu singkat, dua pria yang diduga melakukan penganiayaan terhadap pasangan suami istri (pasutri) berhasil diamankan oleh Tim JCS dan Resmob Polrestabes Medan yang berkolaborasi dengan TRC.
Proses penangkapan berlangsung cukup dramatis karena kedua pelaku disebut sempat melakukan perlawanan saat hendak diamankan petugas.
Selain mengamankan kedua pelaku, petugas juga menyita barang bukti berupa benda yang menyerupai pistol untuk keperluan penyelidikan lebih lanjut.
Asyik Main HP Saat Naik Motor, Pedagang Siomay Jadi Korban, Pelaku Malah Kabur!
Seorang pedagang siomay menjadi korban tabrak lari yang diduga dilakukan oleh pengendara motor di Jalan M. Saidi Raya, Petukangan Selatan, Kecamatan Pesanggrahan, Jakarta Selatan, pada Selasa (2/6/2026) sekitar pukul 20.01 WIB.
Korban yang sehari-hari berjualan siomay dan biasa mangkal di sekitar Masjid Biru Nurul Hidayat, Petukangan Selatan, mengaku ditabrak oleh seorang pemotor yang diduga sedang bermain ponsel saat berkendara.
“Si pemotor itu bawa motor sambil main HP,” ujar korban.
Akibat kejadian tersebut, gerobak siomay milik korban mengalami kerusakan. Kaca gerobak pecah, dagangan siomay tumpah ke jalan, dan korban mengalami memar pada bagian dada akibat benturan.
Yang membuat korban semakin kecewa, pengendara motor tersebut disebut tidak menunjukkan tanggung jawab setelah insiden terjadi.
“Bukannya nyelesaikan urusan, pemilik motor kabur, Min,” kata korban.
Pihak keluarga korban kini berharap pelaku memiliki itikad baik untuk menemui korban dan mempertanggungjawabkan perbuatannya.
“Ditunggu itikad baiknya,” ujar anak korban.
Hingga saat ini, korban dan keluarga masih menunggu kabar dari pihak yang terlibat dalam kecelakaan tersebut.
“Saya antar dia ke stasiun setiap pagi. Saya rawat dan sayangi dia sepenuh hati. Saya selalu bangga memiliki anak seperti dia. Tapi ternyata jalan yang dia pilih justru membuat saya kecewa.”
Kalimat itu keluar sambil diiringi tangis seorang ayah di hadapan mahasiswa PNJ dan banyak kamera yang menyorot ke arahnya
Dengan kepala tertunduk, ia bersujud dan meminta maaf atas perbuatan anaknya. Pada saat itu, harga diri yang selama ini ia jaga seakan runtuh di depan banyak orang.
Menjadi orang tua di era sekarang memang bukan perkara mudah. Tantangan datang dari berbagai arah, sementara pengaruh lingkungan dan perkembangan zaman bergerak begitu cepat.
Orang tua sering kali berusaha memberikan yang terbaik, tetapi tetap tidak bisa sepenuhnya mengendalikan pilihan hidup anak-anak mereka.
Inilah tampang kedua pelaku yg merupakan abang beradik kandung diringkus Tim JCS Satreskrim Polrestabes Medan usai melakukan penganiayaan terhadap pasangan suami istri (pasutri) di dekat terowongan Tembung.
Kedua pelaku berinisial JL dan ZYL. Salah satu pelaku bahkan tega menendang perut korban yg sedang hamil.
Lima oknum anggota TNI AL ditahan usai mengeroyok guru SMK berinisial BS yang sedang memancing di pelabuhan Kabupaten Kepulauan Talaud, Sulawesi Utara. Korban juga dilempar ke laut.
Pengeroyokan terjadi di Pelabuhan Umum Melonguane, Kepulauan Talaud, Kamis (22/1) sekitar pukul 23.30 Wita. Korban saat itu sedang memancing di lokasi bersama rekannya.
Pengeroyokan itu memicu kemarahan warga hingga menggeruduk Markas Komandan Pangkalan Angkatan Laut (Mako Lanal) Melonguane di Talaud pada Jumat (23/1). Aksi unjuk rasa dari aliansi masyarakat adat itu berujung ricuh.
Yudian Wahyudi, Kepala BPIP , Badan Pembinaan Ideologi Pancasila.
Gajinya Rp76,5 juta/bulan, setara menteri.
Anggarannya Rp374 miliar per tahun.
Tugasnya satu: jaga dan sebarkan nilai-nilai Pancasila.
Sila pertama Pancasila: Ketuhanan Yang Maha Esa.
Kita mulai dari sana.
Februari 2020, baru seminggu dilantik, Yudian bilang:
"Kalau kita jujur, musuh terbesar Pancasila itu ya agama, bukan kesukuan."
MUI protes. Ormas Islam protes. Politikus lintas partai protes.
Kepala lembaga yang tugasnya mengamalkan sila Ketuhanan Yang Maha Esa , bilang agama adalah musuh Pancasila.
Dia tidak dicopot.
Dia masih menjabat sampai hari ini.
Agustus 2024: 18 Paskibraka putri yang berjilbab harus melepas jilbab saat pengukuhan resmi kenegaraan di IKN.
BPIP bilang itu soal "keseragaman."
Yudian bilang tidak ada paksaan.
Tapi rekaman videonya ada.
Anak-anak itu melepas jilbabnya di hadapan kamera, di depan negara.
Alumni Paskibraka minta dia mundur.
Jokowi ditanya soal sanksi, jawabnya: "Ya nanti dilihat."
Tidak ada sanksi.
Yudian minta maaf.
Lanjut menjabat.
2024, Yudian minta tambahan anggaran Rp100 miliar ke DPR.
Rinciannya? Rp45,5 miliar untuk bayar influencer, YouTuber, dan TikToker supaya posting soal Pancasila.
Lembaga yang tugasnya membina ideologi bangsa , strategi utamanya adalah endorse konten kreator.
Orang yang bilang agama musuh Pancasila.
Yang bikin Paskibraka lepas jilbab.
Yang minta Rp45 miliar untuk TikToker.
Masih menjabat.
Masih digaji Rp76,5 juta/bulan. Pakai uang lo.
Anggota TNI AL hajar remaja 19 tahun hingga babak belur di rumah remaja tsb hanya gegara pacar ybs disapa! Usut punya usut, ternyata korban salah sasaran! Yg menyapa adalah temen dari remaja tsb yg kenal dgn pacar anggota TNI AL tsb.
TNI kuat mukulin warga!
Pecat!
Random banget hari ini
Tiba2 ada ibu2 ke toko saya, ga belanja tapi...
👩🦰 ibu 👱♀️ saya
👩🦰 : neng, ibu mau pinjem mobil besok ya
👱♀️ : ga bisa bu (dalam hati : siapa lu, kenal juga kaga, mau minjem mobil)
👩🦰 : tolong atuh neng. Ibu tuh mau kabur dari suami ibu. Ibu mau pulang kampung. Tapi ibu gak punya uang
👱♀️ : maaf, ga bisa bu. Mobil sy hrs stand by utk kirim2 barang. Sy kalau ga ada mobil besok, gimana bisa jualan. Barang harus di kirim ke pembeli pakai mobil
👩🦰 : yah neng sewa mobil aja. Mobil neng mau ibu pinjem utk antar ibu dan barang2 pulang kampung
👱♀️ : kalau gitu ibu sewa aja
What the h3ll !!!
Makin aneh org2.
Kenal juga kaga, eh mau minjem mobil.
Mana malah suruh yg punya mobil sewa mobil.
Kemana urat malu org2 jaman skrg ya. Herannnn
cc:threadbigsisroom
Ada yang ngespill surat pemecatan wowo dari TNI.
Salah satu alasannya:
"sering ke Luar Negeri tanpa ijin dari Kasab (Kepala Staf Angkatan Bersenjata) ataupun Pangab (Panglima Angkatan Bersenjata)"
Ohh pantes moment sih ini haha
Pagi hari, 30 April 2026, anak anda (10 tahun) lagi sekolah, jajan depan sekolah tiba-tiba ditabrak mobil. Kerumunan anak-anak dan pedagang jajanan terpental dan terhimpit mobil dan tembok sekolah. Kemudian anak anda meninggal dunia.
Pelakunya adalah Ahmad Mursidi (58), Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kabupaten Pandeglang. Sudah dijadikan tersangka sejak 14 Mei 2026. Dua minggu kemudian, pelakunya, dilantik jadi Staf Ahli Bupati Pandeglang.
Silahkan,