Kriminal diproses oleh mafia hukum, lalu diserahkan pada lembaga dan ekosistem yang korup.
Setelah bebas, ia kembali ke masyarakat yang lebih menghormati pangkat dan harta daripada integritas.
BERTAHAN HIDUP SAMPE MAU MENINGGAL GITU DIBILANG NORMAL EMG DASAR MANUSIA GATAU DIRI.
GUYS DONT STOP TALKING ABOUT KALIMANTAN… 😭😭😭
KABUTNYA SEPERTI APA? SEPERTI INI, INI LUAR BIASA DZOLIM. SEPERTI INI YANG KATANYA NORMAL??
TURUN LOKASI, TURUN MAKANYA JGN CUMA “SAYA DPT LAPORAN SAYA DPT LAPORAN.”
#PALANGKARAYA
#PRAYFORLAMPUNG
#PRAYFORSULAWESI
#PRAYFORKALIMANTAN
#PRAYFORSUMATERA
#PRAYFORACEH
#PRAYFORNTT
#PRAYFORNTB
#PRAYFORPAPUA
#PRAYFORINDONESIA
#AllEyesOnIndonesia
Kemarin goblokin pakar, sekarang bilang butuh pakar.
Didepan Trump join BOP, dihadapan ulama teriak Free Palestine.
Suka bilang anti asing, kunjungan luar negerinya hampir nyalip 10 tahun Jokowi & SBY
Teriak efisiensi, tp buang2 duit di MBG.
Everything about him is fake.
COLOKIN Nih Ke @DitjenPajakRI Kalian Jangan Perlakuan Wajib Pajak UMKM Seperti Kriminal!
Sementara Wajib Pajak Kelas Kakap Malah Kalian Lindungi Dengan Kong Kalikong!?
INGAT Biaya Hidup Kalian, Bahkan 80 Persen APBN Dari Pajak Rakyat!!
Teruslah Bersuara Mba @bolosego Biar Telinga Para Pejabat Kepanasan!
Sudah kuduga ☺️☺️
—————————————
"Ambil aja semua... Saya mulai lagi dari nol apa-apa."
Pernah gak sih bayangin, udah berjuang mati-matian nahan lapar dan prihatin demi ngebangun usaha dari nol tanpa suntikan dana dari siapapun, begitu sukses malah dihadapkan pada tekanan berat? 💔
Inilah yang dialami Mbak Dy (Owner Bolosego). Usaha yang kini menampung 180 karyawan ini sedang berada di titik ujian terberatnya terkait persoalan pajak.
Padahal, Bolosego bukan tidak bayar pajak. Mereka rutin menyetor hingga Rp500 Juta lebih! Tapi angka setengah miliar itu masih dianggap kurang dan terus didor hingga Rp1,3 M–Rp1,5 Miliar.
Ya, bayar pajak itu memang kewajiban. Tapi kalau sudah taat bayar Rp500 Juta lalu tetap didor sampai Rp1,5 Miliar, gimana perasaanmu?
Bagi seorang pemilik usaha, bisnis bukan cuma soal untung-rugi. Ada 180 kepala keluarga yang bergantung di dalamnya. Mempertahankan usaha ini kini jadi bentuk jihad demi menjaga rezeki banyak orang. 🤲
👉 Menurutmu, apakah penilaian pajak untuk UMKM/usaha lokal yang sedang berkembang seperti ini sudah cukup adil?
#Bolosego #PajakUMKM #CurhatPajak
Sc.Informasi Yogyakarta
Pemilik Bolosego Curhat Soal Pajak Usaha, Sebut Tagihan Capai Rp1,5 Miliar ‼
Pemilik kuliner Bolosego, Dyah Fardisa atau yang akrab disapa Mbak Dy, kembali menjadi sorotan setelah videonya viral di media sosial. Kali ini, ia mengungkapkan keluhannya mengenai tingginya kewajiban pajak yang harus ditanggung usahanya.
Dalam video tersebut, Mbak Dy menceritakan perjalanan Bolosego yang menurutnya dirintis secara mandiri dari nol tanpa suntikan dana maupun bantuan pihak lain. Ia menyebut, usaha tersebut kini telah berkembang dan mempekerjakan sekitar 180 karyawan.
Namun, setelah usahanya berkembang, ia mengaku menghadapi persoalan pajak. Mbak Dy menegaskan Bolosego tetap membayar pajak dengan nilai yang disebutnya lebih dari Rp500 juta.
Meski demikian, ia mengaku mendapat dorongan untuk membayar pajak dengan nilai yang lebih besar, yakni sekitar Rp1,3 miliar hingga lebih dari Rp1,5 miliar.
“Bolosego mbayar pajak angkanya lumayan besar, di atas Rp500 juta. Tapi apa? Kurang! Mereka ngedor Bolosego untuk mbayar di atas Rp1,5 M atau Rp1,3 M,” ujar Mbak Dy dalam video yang beredar.
Mbak Dy mengaku kondisi tersebut membuatnya merasa berada di titik sulit hingga terpikir untuk menyerahkan seluruh aset yang dimiliki dan kembali merintis usaha dari nol.
Meski mengeluhkan persoalan tersebut, ia berharap Bolosego tetap dapat berkembang dan seluruh persoalan yang dihadapi bisa diselesaikan dengan baik.
Ia juga meminta dukungan agar dapat mempertahankan usaha dan aset yang telah dibangun selama ini.
Sebelumnya, Mbak Dy juga sempat menjadi sorotan setelah mengeluhkan dugaan banyaknya pungutan liar yang disebut terjadi di sekitar lokasi usaha Bolosego.
@KementerianUMKM@prabowo
#elshintaviral
ASLA UNUTMA!
İsrail askerlerinin doktor kılığına girerek Filistin hastanesine girip insanları öldürdüğünü asla unutmayın.
Bu terörizm ve savaş suçudur.
🚨 SON DAKİKA:
Belçika Başbakanı: Gazze'de uzuv kaybı nedeniyle 15.000'den fazla insana protez gerekiyor. Bu mağdurların 10.000'i çocuk... Bütün bunlarda insan onuru nerede?
Loker Indo:
• IPK minimal 3.00
• SKCK
• Surat ket. sehat
• Berpenampilan menarik
• Usia max 25 tahun
• Pengalaman min 100 tahun
Loker Indo tapi buat wapres & pres:
• Ga lulus SMA yaudah
• Kakek buyut 74 tahun gas ajaa
Istri almarhum: “Pak, suami saya meninggal minggu lalu. Saya mau tanya gaji terakhirnya.”
HR: “Sudah kami transfer prorata sampai tanggal meninggal ya, Bu.”
Istri almarhum: “Terus hak lainnya, Pak?”
HR: “Hak apa ya, Bu? Kan hubungan kerjanya sudah berakhir.”
Istri almarhum: “Iya, Pak. Yang berakhir hubungan kerjanya. Bukan kewajibannya.”
Ini yang keluarga hampir nggak pernah tahu, dan HR jarang nawarin sendiri.
Kalau pekerja meninggal, ada tiga sumber hak yang berbeda.
Pertama, dari BPJS Ketenagakerjaan program JKM: santunan kematian Rp42 juta, dibayar ke ahli waris, walaupun meninggalnya bukan karena kerja. Plus beasiswa untuk maksimal 2 anak, dari TK sampai kuliah, totalnya bisa sampai Rp174 juta. Ini PP 82/2019.
Kedua, dari perusahaan langsung. PP 35/2021 Pasal 57: kalau pekerja meninggal, ahli waris berhak atas uang pesangon 2 kali ketentuan, uang penghargaan masa kerja 1 kali, dan uang penggantian hak. Buat masa kerja 5 tahun, hitungannya bisa belasan kali gaji.
Ketiga, saldo JHT dan JP di BPJS Ketenagakerjaan, yang cair ke ahli waris.
Yang harus disiapkan ahli waris: akta kematian, KK, KTP, surat keterangan ahli waris dari kelurahan, dan buku rekening.
Buat JKM, datang ke kantor cabang BPJS Ketenagakerjaan atau lewat aplikasi JMO.
Buat pesangon, minta secara tertulis ke HR dengan menyebut PP 35/2021 Pasal 57.
Jangan tanda tangan surat “pernyataan tidak ada tuntutan” apa pun sebelum semua angkanya jelas.
Gue tahu ini bukan hal yang mau dipikirin di minggu pertama. Makanya ini buat disimpan, bukan buat dibaca sekarang.
Kalau ada teman atau saudara yang baru kehilangan pasangan yang masih bekerja, kirimin ini pelan-pelan. Bulan kedua biasanya lebih siap dengar daripada minggu pertama.
Menurut kalian, banyak nggak keluarga pekerja yang sebenarnya belum tahu hak-hak seperti ini ketika pencari nafkah meninggal?
Salam dari Pengajar Muda angkatan ke-28 yg baru berangkat penempatan minggu lalu. :)
Alhamdulillah, Indonesia Mengajar masih rutin berjalan tiap tahun. Bangsa ini tidak pernah kekurangan stok anak2 muda hebat dan gigih.