@yapping57 Salahin negara kenapa ga becus buat sistem rekrut pekerja. Semuanya jadi ajang kayak militer2an yg pelatihan/pendidikan dulu baru penempatan. Ini masalah sistemik, ga bisa nyalahin keputusan individual.
Apalagi algoritma penempatannya emg ga transparan dan riskan KKN
Kemarin goblokin pakar, sekarang bilang butuh pakar.
Didepan Trump join BOP, dihadapan ulama teriak Free Palestine.
Suka bilang anti asing, kunjungan luar negerinya hampir nyalip 10 tahun Jokowi & SBY
Teriak efisiensi, tp buang2 duit di MBG.
Everything about him is fake.
Selain karena memang defisit empati, inilah hasil dari seorang pemimpin yg dikelilingi oleh orang2 yg memelihara yes-men culture, orang2 yg cuma menyampaikan informasi2 yg menyenangkan saja.
Pemimpin gagal.
Kalau kamu sadar, gelombang islamis (bukan islami, beda) tumbuh subur jaman SBY.
Dulu di Bandung sekolah negeri gurunya bisa maksa murid solat dhuha (buat yang bukan muslim, ini solat tidak wajib dan tidak boleh dipaksa) bahkan guru bisa pasif agresif sama siswi gak berkerudung. Peer pressurenya nyata.
Imagine sekolah negeri tapi solat aja diabsen dan ngaruh ke nilai. Ini bukan MAN lho 😅
I will argue radikalisme itu nyata, tapi malah dijadiin “hantu” sama Jokowi dan akhirnya makna bahayanya hilang.
Jokowi juga ambil langkah deradikalisasi yang sangat represif. Niatnya buat hantem lawan politik, bukan fokus kebhinekaan.
Menurutku ini dosa besar pemerintahan SBY yang jarang dibahas 😂
Purbaya di reshuffle 14.33. Penggantinya di lantik 15.32. Dan cuma by phone, mana lg rapat. Ternyata layoff nya pemerintah lebih kejam drpd kantor2 startup
35 ribu manajer kopdes tak kunjung ditempatkan, dirut PT Agrinas menduga ada sabotase program kopdes
𖥔 pelatihan 35 rb manajer kopdes udh rampung sejak juli lalu
𖥔 ngabisin anggaran sekitar Rp 1 T
𖥔 dirut PT Agrinas, Joao menduga ada sabotase struktural program kopdes
𖥔 dia mempertanyakan lamanya proses penemparan manajer kopdes padahal tinggal menempatkan
𖥔 Joao menduga ada pihak yg ga pengen melihat program prabs sukses
𖥔 PT agrinas bersedia menampung 13-15 rb lulusan manajer kopdes
[fajar & detik finance]
tokoh lintas agama orasi di depan kantor bgn:
- mereka bilang anak adalah anugerah tuhan
- mereka minta stop menjadikan anak sebagai tumbal untuk mega proyek
- dan korban jangan dianggap angka statistik doang
- makanan harusnya berkat bukan petaka
- jadi harus ada tanggung jawab moral ke korban
- kritik masyarakat itu berbasis data dan simpati
- bukan buat menjegal program pemerintah
- tolonglah presiden prabowo, pemerintah mengevaluasi mbg ini, dan kalau harus dihentikan, tolong hentikan"
Masalah agraria di Kalimantan itu kompleks gak bisa cuma beli hutan doang terus selesai.
Ide-ide populis yang kayak gini bisa bikin lupa tujuan masyarakat, yaitu nge-press Pemerintah.
@menuembegejelek Pegawai SPPG di sini. Dan tidak ada hari tanpa berharap semoga program ini dihentiin aja. Gpp dah kalo pun ternyta kehilangan pekerjaan 😭😭
@Milantoon Programnya berantakan dan kompleks, karena sistemnya kudu mewajibkan pemilik dapur bayar rutin ke yayasan yg literally ga ngapa2in, cuman modal buka akses ke BGN aja buat buka titik dapur di perjanjian awal.
Gw yakin klo tuh anggaran MBG dipake khusus buat KIP jg org2
"Orang yg beneran pinter bisa ngejelasin dgn mudah & dimengerti oleh orang awam/orang yg ga ngerti"
Tanpa ada parameter, definisi & batasan yg jelas, yg tuna kognitif bisa self proclaim dirinya awam & gemar ngutip kutipan itu.