Susahnya nyari makan di masa sekarang.
Sekalinya dapat kerja untuk manajer toko, dikasih pelatihan seperti ini.
Tidak perlu malu, karena nyari makan sekarang itu susah. Yang malu harusnya yang punya emas 74kg itu.
Bayangkan sebuah universitas yang tidak sekadar mengajar, tapi menciptakan kondisi di mana pikiran bisa tumbuh, diuji, dan berguna.
Sebuah utopia yang bibitnya saya saksikan langsung di sebuah kampus. ⬇️
Salah satu contohnya: teori tasykik al-wujud Mulla Sadra, adalah hasil komentar dan modifikasi dari Wahdah Akbari dan Modulasi Iluminasi Suhrawardi. Bahkan, lebih jauh lagi ke The One Plotinus-Porphyri.
Tradisi komentar dan syarah oleh sarjana filsuf-saintis dari abad 10 hingga 17 banyak melahirkan produk pengetahuan yang bermanfaat kepada sejarah manusia. Mereka mengomentari bahasa, logika, argumentasi, dan implikasi dari kitab-kitab sebelumnya.
I've been reading more Farabi lately. The last time I read him was 2ish years ago. He gets ignored a lot but in many discussions, he makes important points which are "rediscovered" (?) in the post-classical works. Reading him is, in fact, very important. Can start from here:
Rejecting the use of GenAI for qualitative research on the grounds of ethical concerns/social and environmental justice (not just methodological concerns) is valid and important.
That is why I like this letter written by qualitative researchers from 32 countries:
@GabrielSaidR In Al-Amthal fi Tafsir, Shirazi says ‘Alam means genus. So there are genus of animals, genus of men, genus of jinn, and other kind of creatures
Anehnya, di banyak tempat fasilitas untuk disabilitas fisik dan gender non-binary disediakan. Tapi, fasilitas untuk homeless, pecandu, dan pengutang dihalangi.
Kebebasan individual terwujud, setiap orang tidak diganggu, juga mendapatkan kesempatan. Tapi, yang lahir justru egosentrisme, masing-masing hanya berpikir untuk diri sendiri. Fenomena masyarakat barat
WWIII has already begun. Why pretend that it is still possible to avoid it? Let's accept the facts. Just find your own camp. Don't miss it once more. The limits of errors are achieved.
The internet is not in the cloud.
It's on the ocean floor.
Underwater cables.
Running through the war zone.
Iran can cut them any time.
20-30% of the world.
No internet.
No banking.
No economy.
This is not a theory.
This is infrastructure.