perwakilan mahasiswa UI:
"kami ini mahasiswa, tidak membawa senjata. jgn anggapi kami musuh, jgn hadapi kami dgn senjata"
"kami tidak ditunggangi, niat kami tulus untuk bangsa Indonesia"
terharu bgt. semoga dalam lindungan Tuhan buat teman-teman yg turun ke jalan 🥹
Sejak kemarin hingga hari ini, banyak yang mengapresiasi Kompas TV, Tribun Group, Mbak Rossiana Silalahi, Bang Dahlan Dahi, dan seluruh jajaran tim liputan mereka, yang dengan gigih menemani aksi mahasiswa 12 Juni 2026 dari pagi hingga malam.
Di tengah barikade aparat, di antara asap dan desak-desakan di Sudirman, mereka tetap di sana. Bersama rakyat.
Kebebasan pers bukan hanya soal regulasi dan kebijakan.
Ia juga soal apakah sebuah redaksi masih memilih untuk hadir saat negara sedang dipertanyakan oleh anak-anak mudanya sendiri. Saat mahasiswa berjalan kaki karena bus mereka di haadang, itu bukan sekadar berita. Itu sejarah.
Terima kasih yang sebesar-besarnya untuk seluruh media yang masih setia meliput. Yang masih mau berdesakan di kerumunan, dan memilih hadir meski tekanan datang dari berbagai arah.
Kalian bukan hanya jurnalis.
Kalian adalah penjaga ingatan kolektif kita. 🙏
*Video yang saya upload sepenuhnya milik Kompas TV
Demo di Bundaran HI ini unik, karena biasanya demo ke lembaga pemerintahan tertentu
Tapi bundaran HI itu sumber traffic: masyarakt dan sosial media
peluang media ngeliput naik
peluang sosmed divideoin orang juga naik
orang aware-> tujuan demo terpenuhi dengan cara baru
Pada akhirnya hidup bukan lagi tentang “if they want to, they would.”
Tapi lebih kepada “if God has written something for you, it will find its way to you.” at the right time, in the right way.
Karena apa yang memang Tuhan takdirkan untukmu tidak akan pernah benar-benar melewatimu. dan yang bukan untukmu, sekuat apa pun kamu mencoba menggenggamnya, it will never truly stay.
@prkdlx@pandji@felixsiauw Gw termasuk yg suka dgn doa nya :
Ya Allah berikan aku kekuatan untuk mengubah apa yg bisa aku ubah, berikan kesabaran untuk menerima apa yg tidak bisa aku ubah dan berikan aku kebijaksanaan untuk membedakan keduanya
Bagi sebagian warga Aceh Tamiang, Idulfitri tahun ini jauh dari kesan meriah.
Empat bulan pascabencana, ribuan warga masih tinggal di tenda pengungsian, menanti hunian sementara yang sedang dikerjakan pemerintah.
“Lebaran tahun ini tidak terasa seperti Lebaran,” kata Salsa Nafisa, seorang pengungsi.
kalo aku udah nikah nanti aku mau punya hubungan yang komunikasinya hidup sih
kaya tiap hari tuh selalu ada yang diceritain, bahkan hal kecil sekalipun.
aku pengen kita sama2 excited buat cerita dan dengerin cerita satu sama lain.
gak harus yang deep terus, tapi at least kita tau hari masing2 gimana.
jadi walaupun nggak bareng terus, tetep kerasa deket.
soalnya menurut aku, dari obrolan sederhana atau simple yang rutin itu malah kebangun rasa nyaman dan nyambung.
aku mau hubungan yang bukan cuma ada, tapi bener2 kerasa idup dan ada peran satu sama lain
Ini tidak wajar dan tidak seharusnya terjadi meski niatnya ‘becanda’ karena aku sbg psikolog sering ketemu klien dgn riwayat “dideketin guru laki2” dgn cara yg nggak pantas.
Saat dewasa baru paham itu adalah pelecehan dan sebetulnya itu traumatis. Apalagi ini anak2 direkam, ada jejak digitalnya.
Tolong bgt STOP tindakan kayak gini 🥺🙏🏻