Mantan sopir Atta Halilintar, Pak Arman, sekarang berjualan kopi di dekat Stasiun MRT Cipete, Jakarta Selatan.
Di usia 73 tahun, Pak Arman memilih berjualan kopi demi biaya hidup sehari-hari dan berobat istrinya.
Content Creator: Dian Reinis
Produser: Akhdi Martin
#fyp #lapanganpekerjaan #kopi #review
π₯ Ini rugi kalau lu ga save!
nemu kumpulan 10 skill yang bisa bikin Claude naik level dari sekadar chatbot jadi partner kerja yang jauh lebih powerful. π€―
Mulai dari bikin website, desain, debugging, sampai AI agentβsemuanya bisa dipercepat pakai skill ini. π§΅π
1οΈβ£ Frontend Design π¨
Bikin Claude menghasilkan frontend yang jauh lebih estetik. Sebelum ngoding, dia bakal milih style desain dulu (Minimalism, Brutalism, Retro-futurism, dll.), jadi hasilnya gak lagi kelihatan "AI banget".
π https://t.co/ymikE0Jk1E
2οΈβ£ Algorithmic Art πΌοΈ
Cukup kasih ide, Claude bakal bikin karya generatif interaktif berbasis p5.js lengkap dengan slider, seed, dan tombol random buat eksplorasi.
π https://t.co/29U4VgRUnU
3οΈβ£ Systematic Debugging π οΈ
Workflow debugging berbasis Root Cause Analysis. Gak lagi trial & error tanpa arah, tapi fokus nyari akar masalah secara sistematis.
π https://t.co/kIxcCL0mhV
4οΈβ£ Canvas Design β¨
Bikin poster, cover, dan visual statis dengan filosofi desain yang jelas, jadi hasilnya lebih terasa seperti karya desainer daripada output AI biasa.
π https://t.co/e3FanQ5bgf
5οΈβ£ Theme Factory π―
Satu perintah buat menerapkan kombinasi warna dan font profesional ke landing page, dokumen, slide, sampai laporan.
π https://t.co/iHhChcGyIS
6οΈβ£ Web Artifacts Builder π»
Otomatis menyiapkan project React 18 + TypeScript + Tailwind + komponen UI buat aplikasi web yang lebih kompleks.
π https://t.co/xPnCGMyh85
7οΈβ£ Superpowers β‘
Framework berisi 20+ workflow seperti planning, TDD, brainstorming, code review, git worktrees, sampai multi-agent development.
π https://t.co/kIxcCL0mhV
8οΈβ£ File Search π
Pencarian codebase super cepat menggunakan ripgrep dan ast-grep. Cocok buat project besar atau refactor.
π https://t.co/x8IkLYziMX
9οΈβ£ Context Optimization π§
Kumpulan skill buat mengelola context supaya Claude tetap fokus meski ngerjain project panjang.
π https://t.co/cOq9kla416
π Skill Creator π
Meta-skill yang ngajarin Claude bikin skill baru lengkap dengan benchmark, evaluasi, dan testing sesuai workflow yang lu mau.
π https://t.co/YoW9MgHuxw
Kalau sering pakai Claude buat kerja, coding, atau bikin produk AI, kumpulan skill ini layak banget disimpan. Bisa ngirit banyak waktu dan bikin hasil kerja jauh lebih konsisten. π₯
π Bookmark dulu biar gak nyesel pas butuh nanti.
π¨ ALERTA ALERTA!: Hari ini hari terakhir Fable 5 ada di subscription Claude. Mulai besok dia pindah ke pay per token, yang buat kita user biasa artinya boncos, ga bakal kepake lagi.
Sebelum ditarik, lo masih bisa "curi otaknya" biar tetep kepake di model yang lebih murah kayak Opus atau Sonnet.
Prinsipnya satu: jangan suruh Fable ngerjain kerjaan lo, suruh dia NULIS cara ngerjain kerjaan lo. Hasil kerjaan bisa dibikin ulang sama model yg lebih murah tanpa Fable.
Gini caranya:
Kalau cuma belajar satu skill AI tahun ini, pilihlah prompting.
Karena secanggih apa pun AI yang dipakai, hasilnya tetap bergantung pada cara kita memberi instruksi.
Barusan nemu vid 24 menit dari engineer Anthropic ini ngebahas fondasinya. Wajib ditonton kalau pengen maksimalin AI buat kerja, kuliah, atau bikin project.
Emang bangsa ini sistemik sengaja dibuat "bodoh".
Krn kalau jadi "cerdas" plus punya kekayaan alam sedemikian besar ini bisa jadi yang namanya "atlantis" bakal muncul lagi..
Sentilan lainnya, dan siapakah Martin Terpilowski.π
Martyn Terpilowski adalah seorang investor, praktisi teknologi, dan pendiri [Bhumi Varta Technology (BVT)], sebuah perusahaan penyedia platform Location Intelligence (intelijen lokasi/geospasial) berbasis B2B di Indonesia. Terpilowski memiliki latar belakang panjang di bidang keuangan (finance) dan telah beroperasi di Asia selama 25 tahun, termasuk di Tokyo dan Hong Kong, sebelum fokus membangun bisnis teknologi di Indonesia.
Ia dikenal di ekosistem digital Indonesia karena sikapnya yang sangat vokal dan blak-blakan (direct) dalam mengkritik realitas serta budaya modal ventura (venture capital) di dalam negeri.
Kritik Utama Terpilowski terhadap Ekosistem Startup Indonesia
Melalui berbagai wawancara, podcast, dan unggahan di media sosial, Terpilowski sering membagikan "kebenaran pahit" (hard truths) mengenai dunia startup nasional.
* Dominasi Model Bisnis Distributor (Bukan Inovator): Ia menilai sebagian besar startup besar di Indonesia sebenarnya hanya bertindak sebagai distributor atau perantara dagang, bukan pencipta produk teknologi mendasar.
* Ketiadaan Produk Teknologi Asli: Terpilowski menyoroti ironi Indonesia yang kaya akan sumber daya alam (seperti nikel untuk kendaraan listrik/EV), namun tidak memiliki produk teknologi buatan sendiri karena ekosistemnya tidak mendukung inovasi yang serius.
* Kritik terhadap Lulusan MBA vs Pembuat Teknologi: Ia berpendapat bahwa mayoritas pendiri startup di Indonesia berlatar belakang bisnis (MBA) dan mengejar pertumbuhan cepat (fast dollars), bukan anak-anak teknik (seperti lulusan ITB) yang benar-benar berfokus pada riset, mendalami sains, dan membangun teknologi mendalam (deep tech).
* Masalah Modal Ventura (VC): Sebagai pendiri perusahaan teknologi berskala besar yang dikembangkan secara mandiri (bootstrapped tanpa dana VC luar), ia mengkritik banyak investor modal ventura lokal yang dianggapnya kurang memahami perputaran uang riil dan hanya mementingkan metrik bakar uang (burning cash) serta valuasi semu.