Anak buah penjilat bertemu pemimpin yang hanya mau mendengar laporan baik-baik saja adalah kombinasi berbahaya bagi rakyat, sekaligus resep menuju negara gagal.
Bukan karena negara kekurangan data, melainkan karena penderitaan rakyat sengaja dibuat tidak terdengar. Ketika bawahan takut menyampaikan kenyataan dan pemimpin hanya ingin mendengar kabar baik, negara akhirnya hidup dalam ilusi keberhasilan, sementara rakyat menanggung kegagalannya. Dalam hal ini, anak-anak diracuni.
Pengadilan Militer Tinggi II Jakarta menjatuhkan putusan banding yang meringankan hukuman dua anggota TNI pelaku penyiraman air keras terhadap aktivis HAM, Andrie Yunus. Selain memangkas masa kurungan penjara, majelis hakim tingkat banding juga menganulir sanksi pidana tambahan berupa pemecatan dari dinas militer terhadap kedua terdakwa tersebut.
Berdasarkan data Sistem Informasi Penelusuran Perkara (SIPP) Pengadilan Militer II-08 Jakarta, putusan banding bernomor 56-K/PMT-II/BDG/AL/VI/2026 itu telah terbit pada Kamis (20/8/2026). Nama-nama hakim hingga panitera masih disamarkan.
Dalam amar putusannya, majelis hakim tingkat banding mengubah hukuman Sersan Dua Mar Edi Sudarko menjadi 2 tahun 6 bulan penjara tanpa sanksi pemecatan. Sebelumnya pada pengadilan militer tingkat pertama, ia divonis 3 tahun penjara dan dipecat dari dinas militer.
Keringanan yang sama diberikan kepada Letnan Satu Mar Budhi Hariyanto Wiidhi Cahyono. Hukuman pidananya dikurangi dari 2 tahun 6 bulan penjara dan pemecatan menjadi 2 tahun penjara tanpa sanksi pemecatan.
#Militer #PenyiramanAirKeras #AndrieYunus #Hukum #AdadiKompas
Aktor intelektual tidak terungkap, aktor lapangan tidak jadi dipecat.
Setelah ini, siapapun bisa mengalami ini, disiram air keras, diteror, dibunuh, para pelakunya dilindungi negara.
Orangutan mungkin korban yg kasat mata. Tetapi, Kalimantan kehilangan banyak fauna dan flora lain yg lebih kecil dan mungkin terlewatkan, termasuk keragaman jasad renik mikroba akibat bencana ini. Pembakaran hutan demi sawit ini menghancurkan keragaman biodiversitas yg tersisa di Kalimantan. Ini seperti palu godam setelah pembalakan, pertambangan dan perkebunan.
Kebakaran hutan dan lahan di Banjarbaru, Kalimantan Selatan, berdampak cukup luas, seperti dilaporkan jurnalis BBC Indonesia, Quin Pasaribu dari sana. Ada tiga wilayah yang paling parah, yakni kawasan Bandara Internasional Syamsudin Noor, hutan lindung Liang Anggang, dan Pengayuan seluas 900 hektare di perbatasan Kabupaten Tanah Laut. https://t.co/Uvp05hB7nJ
Ibu orang utan dan bayinya bertahan di atas pohon di tengah lahan yang terbakar di Sampit, Kalimantan Tengah.
Mereka adalah Raya, orang utan betina berusia sekitar 20 tahun, dan Rayu, anak orang utan berusia satu tahun.
Warga Kalimantan Selatan menceritakan dampak kebakaran hutan bagi mereka dan keluarga.
Misbah, 23 tahun, ibu dari anak yang berusia 3 tahun mengatakan putrinya sempat mengalami batuk, radang tenggorokan, dan pilek ketika kabut asap menyelimuti desa.
https://t.co/8CUfvt87HF
Dalam perjalanan meliput karhutla di Kalimantan Selatan, tim BBC News Indonesia menemukan lokasi yang jadi kasus pertama karhutla, di salah satu kabupaten, pada Kamis (03/09).
Petugas sulit memadamkan api karena parit kering kerontang dan selang mobil tangki tak cukup panjang.
Sejumlah aktivis Malaysia menggelar demonstrasi di depan Kedutaaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Kuala Lumpur, Malaysia, Jumat (04/09). Mereka mendesak Indonesia membuka identitas perusahaan-perusahaan pemegang konsesi lahan, termasuk dari Malaysia, yang terkait kebakaran hutan dan lahan (karhulta) di wilayah Indonesia belakangan ini. https://t.co/Uvp05hB7nJ
Para pegiat lingkungan di Malaysia mendesak pemerintah Indonesia membuka identitas perusahaan-perusahaan pemegang konsesi lahan yang terkait karhulta di wilayah Indonesia belakangan ini, termasuk dugaan keterlibatan perusahaan milik Malaysia dan Singapura.
Dalam putusan banding, Pengadilan Militer membatalkan pemecatan dari dinas militer terhadap dua terdakwa penyiram air keras terhadap Andrie Yunus, yakni Serda Edi dan Lettu Budhi. Selain itu, hukuman penjara keduanya dikurangi. https://t.co/vstNA1C26O
Lebih dari 1.700 siswa dan guru diduga keracunan setelah menyantap menu MBG (Makan Bergizi Gratis), dalam dua hari terakhir.
Lokasi kejadian beragam, mulai dari Jawa Timur, Jawa Tengah, Sumatra Barat, Yogyakarta, hingga Sulawesi Selatan.
Bagaimana mungkin masyarakat desa yang tidak pernah diajak bicara soal koperasi, tiba-tiba disuruh ikut menanggung utangnya? Kapan rapat anggota digelar, kapan warga menyetujui pinjaman, dan siapa yang memutuskan utang Rp240 triliun itu? Ujug-ujug Dana Desa disiapkan untuk mencicilnya. Ini koperasi model apa?