Cara hidup tenang:
- Kalo orang lain punya, yaudah congrats
- Kalo orang lain bisa, yaudah congrats
Ngga iri. Ngga ngerasa tertinggal. Ikut seneng, lalu lanjutin hidup
Rachel Vennya said:
selalu siapin ruang kecewa untuk siapapun, because people change easily, manusia yang biasanya kamu ceritakan seluruh kisahmu itu bisa jadi manusia yang kamu gak mau kenal lagi untuk selamanya karna “people change easily."
SEPAKAATTTT
Menghadapi jalanan rusak, pejabatnya beli mobil harga miliaran rupiah pake duit rakyat. Rakyatnya naik motor batok geter yang rodanya goal-geol. Dari sini kita bisa menilai, selain ada kerusakan jalan raya, otak pejabat juga ternyata rusak
Bidang pekerjaanmu bisa jadi memang lebih tinggi di mata manusia, tapi soal berkah rezekinya belum tentu. Jangan merendahkan pekerja lain yang berjuang mendapatkan uang yang halal.
Yang klinis dibantah, yang klenik disembah. Yang pakar diragukan, yang sensasional dipertontonkan. Orang pintar dibilang bodoh, orang bodoh merasa pintar. Ternyata, sebaik-baiknya makan bergizi gratis, negeri ini lebih membutuhkan pendidikan gratis
Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) merilis data terbaru korban bencana banjir dan longsor di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat. Jumlah korban meninggal mencapai 1.016 orang, Senin (15/12/2025), pukul 10.00 WIB.
Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Abdul Muhari mengatakan, per Minggu (14/12), korban meninggal dunia di Sumatera bertambah 10 orang.
“Sementara itu, jumlah korban hilang menurun dari 217 orang menjadi 212 orang, seiring proses identifikasi dan sinkronisasi data kependudukan lintas daerah,” kata Abdul saat konferensi pers Update Penanganan Bencana Hidrometeorologi Aceh di Pusat Informasi dan Media Center, di Kantor Gubernur Aceh di Banda Aceh, Minggu(14/12).
Abdul bilang operasi search and rescue (SAR) korban bencana hidrometeorologi di tiga provinsi, yakni Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatra Barat, dilakukan secara terukur dan terkoordinasi.
“Operasi SAR kami sesuaikan dengan data korban hilang yang dilaporkan di masing-masing kabupaten/kota,” kata dia.
Menurut Abdul, dalam kurun waktu sepekan terakhir, jumlah korban hilang berkurang 58 orang, seiring temukan sejumlah korban yang sebelumnya dilaporkan hilang. Penurunan ini juga dipengaruhi oleh hasil verifikasi ulang berbasis kecamatan yang dilakukan pemerintah daerah.
“Proses identifikasi di lapangan sangat dinamis. Ada kasus khusus, misalnya jasad yang ditemukan di area pemakaman dan ternyata merupakan warga yang telah meninggal sebelum bencana. Setelah diverifikasi, data korban akan disesuaikan,” ucapnya.
| Narasi Daily