Ada tanggung jawab yang datang untuk memperlihatkan seberapa luas pundakmu sebenarnya.
Tekanan sering terasa berat, dimana seolah hidup sedang meminta terlalu banyak.
Padahal justru karena langit tahu ada kapasitas besar yang dititipkan di dalam dirimu.
Mungkin hari ini kamu belum melihatnya. Mungkin kamu masih merasa goyah. Tapi belum sadar, bukan berarti tidak punya.
Pressure is privilege.
Sebab tidak semua orang dipercayai memikul hal yang besar. Tidak semua orang diberi ruang untuk bertumbuh lewat beban yang besar.
Dan Allah sudah lebih dulu menenangkan hati kita:
“Allah tidak membebani seseorang melainkan sesuai dengan kesanggupannya.”
QS. Al-Baqarah 2:286.
Tarik napas dalam. Tenangkan hati. Jalani pelan-pelan.
Kamu tidak dipilih untuk ini tanpa kemampuan.
Kamu Son Goku yang belum tau bisa jadi Super Saiya 1, 2, dan 3.
Perguruan Tinggi harus tegas mengatur bahwa menempuh studi S3 penuh waktu harus cuti dari pekerjaan penuh waktunya. Mau karyawan, Presiden atau menteri, tak terkecuali. Takut kehilangan mahasiswa? Ya ganti status PT-nya jadi CV, kaya toko besi.
Aku tambahin lagi. Kamu mau nakal, mau banyak dosa, dikatain STMJ cuek aja. Tiap orang punya vice nya sendiri-sendiri. Shalat 5 waktu itu bare minimum kamu kalo masih muslim dan masih mau practicing.
Sederhana tapi penting; ajarkan anggota keluarga untuk berusaha sendiri. Bekerja keras. Jangan biasakan berharap pada orang lain. Apalagi menaruh tangan di bawah. Berdiri di atas kaki sendiri. Miliki daya juang yang tinggi. Hal macam ini akan jadi karakter dalam hidup mereka.
Tiap kali melihat orang-orang yang impiannya diraih dan merayakan di media sosial, aku mengirim doa agar impianku yang sama dengan perayaan mereka itu juga segera kudapatkan. Selalu berusaha memberi sugesti baik pada diri; sebentar lagi giliranku.