Dalam waktu kurang dari 6 bulan:
a. Surat kementerian minta KBRI dampingi istri keliling Eropa , "tidak tahu siapa yang buat"
b. Sarankan UMKM produksi barang KW di depan publik , "salah analogi"
Dua kali bikin gaduh. Dua kali minta maaf. Tidak dicopot.
Sementara 64 juta pelaku UMKM masih berjuang lawan produk impor ilegal dan daya beli yang anjlok , menteri mereka sibuk klarifikasi ke KPK dan minta maaf ke wartawan.
Ini bukan salah ngomong.
Ini potret menteri yang tidak siap.