@Ichavarma_ Sekarang banyak alternatif aplikasi office yg gratis, cuman kudu online. Dah 5 tahun lebih gak pake premium product dr Microsoft. Pas pindah mac pengen coba 100% pake legal software, ternyata bisa dan gak ada yg berbayar. Tapi soal convenience pasti lebih enak yg berbayar tetep.
@nurmannurakhmad Ini problem filsafat yg bs panjang untuk dibahas. Dan akan jd perdebatan yg tdk akan habis. Secara personal, saya belum sampai ke makrokosmos. Agama bagi saya adalah melatih diri untuk tetap jadi manusia dalam kondisi dunia seperti apapun. Terlepas Tuhan digambarkan seperti apa.
@OneLove4Human Hanya yg melaksanakan yg tahu kepada siapa dirinya menyembah. Dan seorang muslim dilarang keras mengganggu ritual/kepercayaan lain. Dan Tuhan perintahkan kami untuk memperbaiki Akhlak, bertutur lembut dan berbuat baik kepada seluruh makhluk.
@siradjaminjak@TomatTomat44@imamDouma Makanya dalam Islam, Tuhan tidak pernah memerintahkan muslim untuk memperlihatkan ibadah, karena ibadah bersifat pemahaman personal. Sedangkan dalam interaksi dgn orang lain, Tuhan perintahkan untuk memperbaiki akhlak, menyebarkan kebaikan dan kedamaian. Yg bernilai universal
@siradjaminjak@TomatTomat44@imamDouma Seperti matahari, bahwa cahaya matahari terang sekali adalah benar mutlak. Tapi manusia tidak pernah tahu pasti seberapa terang matahari tersebut. Hanya memperkirakan, dan hasilnya dapat berbeda bergantung metode yg gunakan.
@penyebaracun Islam mengatur cara membersihkan diri,Taharah. Cara pembersihan bergantung dr sebab kotor/zat yg membuatnya kotor. Kentut tdk membuat kotor, tp membatalkan kesucian. Islam membedakan antara bersih & suci. Makanya cukup dgn wudhu. Tp kotor lain sprti junub dibersihkan dgn mandi.
@siradjaminjak@TomatTomat44@imamDouma Ini juga miskonsepsi. Dalam Islam, ayat turun langsung secara literal dari Tuhan kepada Rosul. Bukan hasil manusia. Sehingga muslim menyakini kebenaran ayat secara mutlak. Dan hanya Rosul yg pemahamannya sempurna terhadapnya, manusia lain berupaya mendekati level itu.
@TheQuietDecade Jika Rosul punya ambisi seperti itu dan didukung kekuatan yg mampu untuk menaklukkan, apa yg membuat Rosul secara sukarela menerima perjanjian Hudaybiyyah, yg secara jelas merugikan Islam? Kenapa tidak melawan? bisa kok menang jika mau.
@nurmannurakhmad Bagian kelompok moderat ini diam saya kurang setuju. Banyak kok upaya2 yg dilakukan. Tapi memang mendidik orang itu tidak mudah.
Yg menarik: Islam itu jg mengajarkan cara merespon satu situasi sosial. Makanya terkesan yg mereka pasif. Padahal mereka sedang berpupaya dalam damai.
@nurmannurakhmad Banyak yg pakai kaos bola tp gak semua jago main bola kan. Kalo pas saya ketemu yg begitu, saya berusaha mengingatkan kok. Tapi kembali lagi level awam itu mayoritas. Dan islam juga sangat mengatur dlm cara menasehati. Jd saya mohon maaf jk ada sebagian dr kami yg menyebalkan.
@shingiechahwi@Ahmedpak378456 Don't worry about it. As Muslims, we aren't easily offended.
My experience with God is simply too good to be a coincidence. It's a feeling you can't share through a story alone, you have to experience it yourself. Nothing can be proven, but that's the meaning of faith right?
@TheQuietDecade Apkh Rosul menyebarkan Islam dngn menaklukkan bangsa lain? Apkh Rosul berperang demi tanah/menambah jmlh umat? Keyakinan saya tdk, bahkan krn berusaha mengislamkan paman Beliau pun Rosul ditegur oleh Allah. Merasa lbh mulia dr Rosul sampai merasa berhak mengislamkan orang lain?
@nurmannurakhmad Sederhananya begini, bertemu dengan muslim itu harusnya menimbulkan rasa aman dan tidak ada kekhawatiran. Jika kamu bertemu muslim tp tidak begitu, anggap saja dia ngaku2 muslim.
@nurmannurakhmad Dan bnyk sekali muslim yg gagap sprti dpt mainan baru. Merasa imannya yg plg bnr. Pdhl iman itu keyakinan ke dlm diri. Iman yg bnr keluar dlm bntk akhlak yg baik. Iman yg bnr, tdk prl diadu/dibandingkan, tapi justru menghormati yg beda. Sekali lagi, awam tdk sampai. Tolong maklum