Kompilasi Coolyeah
-gatau gedung tes, cangkruk di circle k setengah jam lebih
-jadi minoritas pertama kalinya. masuk kuliah bareng, tapi ngerasa jadi anak baru karena yang lain saling kenal sejak tk
-ngira ospek setara mos waktu smp sma tapi ternyata salah brengsek
Ini kocak 😅
Jadi ceritanya mereka kenal di media sosial, tampaknya pria ini merasa tidak sepadan dengan gadis yang di temuinya dan berniat untuk pergi.
Si gadis yang sudah jatuh cinta pada pandangan pertama pun berusaha menahan si pria dengan cara memeluk dan menjatuhkan di tempat tidur.
Alhasil saat jatuh itu rambut palsu si pria lepas, dan yang terjadi laki masih pertahankan gengsinya pergi, si gadis pura2 menahannya.
🤣🤣
DIKIRA MENUNGGAK CICILAN, DEBT C"LLECT"R SALAH SASARAN NYALI CIUT DIHADAPI SEORANG IBU DI HALAMAN RUMAH🗿
– Aksi sewenang-wenang oknum penagih utang atau debt coll"ct"r (DC) kembali terjadi di jalan raya. Kali ini, sebuah mobil baru yang dikendarai oleh seorang ibu menjadi sasaran penguntitan oleh kawanan DC dari jalan raya hingga ke halaman rumahnya. Namun, alih-alih mendapatkan mobil incarannya, para DC tersebut justru dibuat gigit jari setelah pemilik mobil memberikan perlawanan sengit.
Peristiwa ini bermula ketika korban, yang mengendarai mobil barunya, merasa dikuntit oleh beberapa orang tak dikenal sejak berada di jalan raya. Sadar ada yang tidak beres, korban memutuskan untuk langsung pulang ke rumah. Benar saja, kawanan DC tersebut nekat mengikuti korban hingga masuk ke dalam halaman rumah.
Begitu turun dari mobil, adu mulut dan debat alot pun tak terhindarkan. Para debt coll"ct"r tersebut menuduh bahwa mobil baru milik korban memiliki tunggakan cicilan dan hendak melakukan penarikan secara sepihak.
Mendengar tuduhan tak berdasar tersebut, sang pemilik mobil—yang merupakan seorang ibu-ibu—sama sekali tidak gentar. Dengan nada tegas dan berani, ia menantang balik para DC untuk menunjukkan bukti-bukti resmi yang mereka miliki. Karena merasa berada di pihak yang benar dan memiliki seluruh dokumen kendaraan yang sah, sang ibu terus mencecar balik kawanan tersebut.
"Ibu-ibu dilawan! Saya beli mobil ini cash/resmi, surat-suratnya lengkap. Kalian mau tipu-tipu ya?!" gertak sang pemilik mobil saat adu argumen berlangsung.
Melihat keberanian sang ibu yang meledak-ledak dan tidak menunjukkan rasa takut sedikit pun, nyali para debt coll"ct"r tersebut langsung ciut. Terlebih lagi, mereka tidak dapat menunjukkan dokumen resmi pencabutan atau fidusia yang valid untuk mobil tersebut.
Sadar bahwa mereka telah salah sasaran dan aksi mereka bisa berujung pada jalur hukum atau amukan warga sekitar, kawanan DC akhirnya memilih mundur. Mereka terpaksa pergi meninggalkan lokasi kejadian dengan tangan hampa tanpa membawa hasil apa pun.
Guys, Rocky Gerung baru ngomong sesuatu yang menurut gua adalah diagnosis paling tajam dan paling jujur tentang kondisi kabinet Prabowo sekarang.
Dan dia membukanya dengan satu kutipan dari Muhammad Hatta yang langsung menghantam.
Menteri itu bukan sekedar pembantu presiden.
Dia harus punya ide otentik sendiri. Justru karena dia mampu memproduksi ide sendiri maka dia bisa berdiskusi dengan presiden bukan hanya mengangguk.
Tapi yang terjadi sekarang menurut Rocky adalah kebalikannya persis.
Dia bilang rekrutmen kabinet Prabowo adalah transaksi transaksi kekuasaan transaksi bisnis transaksi kepentingan politik.
Bukan transaksi pikiran.
Dan hasilnya adalah kabinet 109 orang yang mayoritas tidak berani membantah presiden bukan karena tidak tahu tapi karena memang tidak dipilih untuk berpendapat.
Rocky menyebut ini dengan istilah feudalisme di dalam kabinet.
Dan dia bilang bahkan menjijikkan melihat bahasa tubuh para menteri di istana yang dia sebut dengan istilah docilitas bahasa tubuh budak yang tunduk bukan mitra yang setara.
Rocky bilang Prabowo sekarang tidak lagi memimpin. Dia sedang dealing.
Deal dengan kepentingan partai-partai koalisi yang dari awal sudah saling mengintip untuk dapat bagian paling besar dari kekuasaan.
Dan partai-partai itu menurut Rocky tidak akan pernah menegur presiden karena menegur presiden berarti membunuh diri sendiri mereka akan kehilangan jatah.
Yang lebih mengkhawatirkan Rocky bilang partai-partai di dalam koalisi sekarang justru sedang mengintip apa yang masih bisa mereka colong di tengah krisis ini.
Bukan membantu menyelesaikan krisis tapi memanfaatkan krisis untuk kepentingan sendiri.
Rocky mengambil momen yang sangat menarik. Ketika Prabowo berpidato di depan publik dan bertanya langsung apakah MBG masih diperlukan atau tidak jawabannya adalah tidak dari hadirin.
waktu 1 mei hari buruh nasional
Rocky bilang itu adalah momentum emas yang seharusnya digunakan Prabowo untuk memanggil para menterinya dan berkata
kenapa kalian bohong ke saya?
Kalian bilang rakyat mendukung ternyata tidak.
Tapi momentum itu tidak diambil.
Dan Rocky memberikan angka yang sangat telak. Jumlah orang miskin Indonesia sekitar 20 juta.
MBG melayani 60 juta orang.
Artinya ada 40 juta orang yang bukan miskin tapi tetap dapat MBG.
Data yang dipakai salah dari awal.
Dan yang salah menurut Rocky bukan presiden yang salah adalah menteri-menteri yang membawa data itu kepada presiden dan presiden mempercayainya.
Rocky sangat tegas.
DPR yang pertama seharusnya menegur.
Tapi DPR penuh dengan partai koalisi yang tidak akan menegur karena takut kehilangan jatah.
Masyarakat sipil yang kedua.
Tapi suara masyarakat sipil semakin dibatasi ruang geraknya.
Dan kabinet sendiri tidak akan menegur karena mereka dipilih bukan untuk berpendapat tapi untuk menjalankan perintah.
Akibatnya presiden tidak punya teman yang bisa diajak diskusi secara transparan dan setara.
Presiden diasuh oleh tim public relation yang hanya mempromosikan presiden bukan oleh public opinion yang memberikan umpan balik nyata dari rakyat.
Dan Rocky menutup dengan kalimat yang menurut gua adalah yang paling puitis sekaligus paling menusuk.
Dia mengutip dalam bahasa Inggris tentang tulang rusuk perempuan diciptakan bukan dari kepala agar tidak di atas lelaki bukan dari kaki agar tidak diinjak tapi dari tulang rusuk di samping untuk setara dan dekat dengan hati.
Lalu dia balik bertanya kalau leader tidak punya tulang rusuk gimana?
Kalau leader tidak punya tulang rusuk artinya dia benda mati.
Presiden yang tidak punya menteri yang berani membantah tidak punya oposisi yang cukup kuat tidak punya civil society yang masih bisa bersuara bebas adalah presiden yang tidak punya tulang rusuk.
Yang bergerak sendiri tanpa ada yang menyeimbangkan.
Dan menurut Rocky itulah yang sedang kita saksikan sekarang.
📍Di London, dua orang Rabbi Israel baru keluar dari rumah sambil bertelepon "anak-anak Palestina pantas mati."
Terdengar oleh seorang pejalan kaki yang berpapasan dengan mereka, spontan merekapun di HAJAR 👊💥
✔️Thanks bro👍
🚨JUST IN: Manuel Ugarte dikabarkan tidak bahagia dengan menit bermainnya di Manchester United dan merasa tidak dihargai.
Peluang hengkang di musim panas semakin terbuka jika ada tawaran yang tepat.
#utdfocusid | @SullyTalkz
Lo pasti hobi pencet 'Sign in with Google' biar cepet pas bikin akun di web ga jelas.
Congrats, lo baru aja ngasih kunci rumah lo ke puluhan developer asing yang bahkan lo udah lupa namanya.
Stop bayar Google One.
Gue gue pernah panik gara2 Google Drive gue penuh dan ga bisa terima email. Hampir aja gue subscribe bayar Google One buat upgrade kapasitas drive.
Ternyata gak perlu.
15GB gue yang "penuh"? 11GB-nya sampah yang Google sembunyiin.
Gue bersihin dalam 20 menit. Gratis. Tanpa hapus file penting.
Gini caranya:
🚨Manchester United signed Amad Diallo from Atalanta in January 2021 for £18 million. In 2022, Manchester United loaned him to Rangers, where he scored goals and helped the Scottish club, Rangers FC.
During the 2022–23 season, United sent him out on loan again, this time to Sunderland. It was an important period in his development. At Sunderland, Amad improved his game, gained valuable experience, and enjoyed a successful spell, growing both mentally and as a player.
After returning to Manchester United, he was often left as an unused substitute under Erik ten Hag, who preferred Antony ahead of him.
Despite all these challenges, Amad was never fully trusted by either Ole Gunnar Solskjær or Erik ten Hag, but he never gave up and worked on his game and dream of being regular in United shirt.
Now, the English media is trying to paint Amorim in a negative light for benching Kobbie Mainoo. The reality is that, at the moment, Amorim cannot easily bench players like Bruno Fernandes or Casemiro. Imagine if Mainoo had gone through the same situation Amad faced under the scrutiny of England legends. Or imagine if Amad Diallo were English, he may not have been allowed to develop in the way he eventually did.
It’s not even halfway through the season and we’ve already got this circus.
Mainoo’s brother turning up at Old Trafford wearing a “Free Kobbie” T-shirt is just not it. All it’s done is put extra pressure on the kid and give the media another stick to beat Amorim with. That’s not helping Kobbie at all.
Big respect to Roy Keane for saying it how it is. We ALL want Mainoo to succeed at United, probably more than anyone, but this club doesn’t work on sympathy or slogans. You earn your place. You stay patient. You keep grinding.
Kobbie has kept his head down so far and that’s the right way. His family need to do the same. If he wants a long-term future at United, hard work and patience will get him there — not shirts and noise. #MUFC
"Show us how many goals United have conceded" 🤓
In 2012/13, United conceded 43 goals, the same number as Liverpool.
United won the league. Liverpool finished 7th.
So, was Fergie’s system flawed just because it conceded as many goals as a mid table team? Anybody care to explain?
And then the other argument: Clean sheets.
In 2012/13, United finished 1st with 13 clean sheets. Last season, United had 10 clean sheets and finished 15th.
So, what does that tell us about the team? Absolutely NOTHING.
This is not a comparison, it's an example that you can concede a lot of goals and still win the league and you can have a lot of clean sheets and still be shit.
If you still see football in black and white, your understanding of the game is limited.
There are many aspects of the game that show whether progress has been made or not, and the most important ones suggest THE IMPROVEMENT IS THERE.
Whether you like it or not for your own personal agendas, that's your problem. You can't change facts.