Wajar kalau gejolak ekonomi bikin kita sempat khawatir, tapi jangan sampai kita tenggelam dalam ketakutan/kecemasan yang berlebihan. Saat menghadapi peliknya urusan hidup, mari amalkan doa agung tersebut.
Coba bayangin ada orang di depan lo tiba-tiba collapse terus jantungnya berhenti. Saat itu, lo cuma punya 4-6 menit sebelum otaknya rusak karena kekurangan oksigen. Di kondisi itu cuma lo yang bisa membantu orang itu agar bisa selamat, minimal sampai bantuan datang.
Untuk itu, semua orang, tanpa terkecuali, harus tau mengenai 𝗿𝗲𝘀𝘂𝘀𝗶𝘁𝗮𝘀𝗶 𝗷𝗮𝗻𝘁𝘂𝗻𝗴 𝗽𝗮𝗿𝘂 (𝗥𝗝𝗣), bukan cuma tenaga kesehatan. Bahkan kalo bisa harus diajari sejak sekolah.
Nah ini langkah-langkah RJP yang wajib diketahui.
Sekalian sambil tonton videonya.
1. Pastikan lokasi aman buat lo dan korban.
2. Cek respons dengan tepuk bahunya dan panggil dengan suara keras.
3. Kalau gak ada respons, langsung teriak minta tolong, minta orang sekitar telepon ambulans dan/atau ambil Automated External Defibrillator (AED) kalau ada.
4. Cek nadi leher dan napas dalam 5-10 detik. Bila tidak ada nadi dan napas, atau napas gasping atau megap-megap, langsung mulai RJP.
5. Posisikan korban terlentang di permukaan keras. Taruh tumit tangan di tengah dada, tangan satunya menumpuk di atasnya.
6. Kompresi dengan kedalaman 5-6 cm, kecepatan 100-120 kali per menit. Biarkan dada kembali mengembang penuh di antara kompresi.
7. Kalau bisa lakukan dengan ritme 30 kompresi diikuti 2 napas buatan, berulang.
8. Kalau awam atau ragu untuk kasih napas buatan, lakukan kompresi dada terus-menerus tanpa jeda.
Semoga bermanfaat!
Ziarah kubur adalah amalan yang disyariatkan dalam Islam. Tujuannya bukan untuk mencari berkah atau meminta pertolongan kepada penghuni kubur, tetapi untuk mendoakan mereka dan mengingat kematian sebagai nasihat bagi diri sendiri.
Merinding banget pas baru tahu fakta ini... Banyak di sekitar kita yang masih terjebak mitos tradisi mengubur ari ari bayi. Please, hentikan ritual yang membahayakan aqidah ini.
Yuk, jadi smart parents yang fokus ke parenting islami dan jaga tauhid anak sejak lahir!"
Yuk rajin amalkan doa Dzun Nuun.
Doa Dzun Nuun bukan sekadar doa ketika sedang sempit atau gelisah, di dalamnya terkandung tiga kunci yang dicintai Allah, yakni tauhid yang murni, pengakuan atas dosa, dan permohonan ampun.
Sering kali masalah bukan muncul karena kurang sayang, melainkan karena kasih sayang yang tidak disertai hikmah. Niat ingin membantu berubah menjadi terlalu mengatur, niat ingin melindungi berubah menjadi terlalu mencampuri.
Repost @mufy.thalib
Nabi Shallallahu’alaihi Wasallam bersabda:
العين حق، ولو كان شيء سابق القدر سبقته العين
“Ain itu benar-benar ada! Andaikan ada sesuatu yang bisa mendahului takdir, sungguh ‘ain itu yang bisa” (HR. Muslim no. 2188).
Nama adalah doa dan harapan yang ingin diwariskan kepada anak.
Karena itu, syariat tidak hanya mengajarkan nama-nama yang baik, tetapi juga memperingatkan agar menjauhi nama-nama yang mengandung kesyirikan, penyucian diri yang berlebihan, atau identik dengan tokoh-tokoh kufur.