مجالس الخير تجعلك الخير
ولو انت من الا شرار،
ومجالس الشر تجعلك الشر
ولو انت من الاخيار
Perkumpulan yang baik akan menjadikan engkau baik, meski engkau orang yang jahat
Dan perkumpulan yang jahat akan menjadikan engkau jahat pula, meski engkau orang baik.
Allah melaknat peminum khamar (alkohol), pembuatnya, penjualnya, pembelinya, pemeras bahan khamar, orang yang meminta diperaskan, pembawanya, orang yang meminta dibawakan, dan orang yang memakan hasil penjualannya (HR. Abu Dawud & Ibnu Majah)
Bila tidak solat, memang kita tidak akan rasa apa-apa. Tetapi Allah pasti akan tunjukkan sesuatu hari demi hari sebagai contoh rezeki jadi sempit, keluarga jadi pecah belah, hidup tidak tenang selalu gelisah. 😣😭
Coffee shop itu unik.
Ada yang datang buat ngopi.
Ada yang datang buat kerja.
Ada yang datang buat nunggu.
Ada juga yang datang...
Karena butuh tempat untuk menarik napas sebentar.
Apa pun alasannya...
Semoga hari ini pulangnya membawa hati yang lebih ringan. ☕🤍
Jangan membandingkan perjalanan hidupmu dengan perjalanan orang lain secara mentah. Jalan yang berhasil mengantarkan seseorang menuju keberhasilan belum tentu merupakan jalan yang Allah tetapkan untukmu. Ada orang yang bertumbuh melalui kemudahan. Ada yang justru dimatangkan melalui kesulitan. Ada yang dipercepat langkahnya. Ada yang diperlambat agar lebih siap menerima amanah.
Allah mendidik setiap hamba dengan cara yang berbeda-beda, karena Dia paling mengetahui penyakit yang tersembunyi di dalam setiap hati 🍂
"Jika kalian melihat seseorang yang memperpanjang diamnya (banyak berdiam diri) serta menarik diri (menjauh) dari keramaian manusia, maka mendekatlah kepadanya, karena sesungguhnya ia sedang memancarkan hikmah (kearifan)!"
Umar bin Abdul Aziz
Dipaksa maklum sama karakternya, sementara dia nyaman memelihara kebiasaan buruknya. Setan memang menyeramkan, tapi manusia yang gk pernah merasa salah jauh lebih mengerikan. Begitu dibalas setimpal, kita yang langsung dicap jadi pelaku.
لا تبكي على من يرحل بإختياره; فدموعك أغلى من أن تذرفها على من جرعوك الخذلان
"Jangan tangisi dia yang semaunya pergi meninggalkanmu; air matamu terlalu berharga ditumpahkan untuk dia yang telah melukai dan menghianatimu."
Seporsi adab :
Nyakitin orang itu pilihan. tapi nyalahin mereka karena bereaksi atas luka yang kamu kasih, itu manipulatif. jangan dibalik seolah-olah mereka yang jadi masalah.
Kesuksesan itu enggak bisa dibeli kes, ia memang harus dicicil. Ada tahapnya, ada lembar demi lembar yang harus dilalui, ada tangga demi tangga yang harus dinaiki, hingga cicilannya selesai dan kau berdiri di dalamnya. Ia butuh waktu, biaya, tenaga, dan disiplin yang tidak bisa dimiliki dalam satu hari.
cuma mau bilang:
yang kuat ya, jangan kalah dengan keadaan, jangan kalah sama mental dan traumamu.
memang capek, pasti sakit dan banyak pahitnya. mungkin kamu akan menangis sejadi-jadinya, tapi bukan untuk putus asa. dewasalah dengan cara yang elegan, tanpa harus mengemis belah kasihan.
jangan singgah, rumah ini telah rusak. banyak sekali pecahan kaca di dalamnya, bahkan bekas air hujan kemarin masih menggenang di lantai.
jika kamu maksa masuk, kamu akan terluka dan tergelincir di dalamnya.
rumah ini bukan tempat ternyaman untuk kamu jadikan tempat bertedu.
tolong pergilah, masih banyak rumah lain yang lebih indah dari rumah ini. bahkan, rumah ini jauh tidak pantas untuk disebut "layak".
Jabatan bisa hilang, karir bisa koyak, kekayaan bisa habis. Tapi caramu memperlakukan manusia itu abadi. Tetaplah rendah hati, biarkan yang tinggi itu langit.
Kemenangan yang paling besar adalah ketika hatimu akhirnya bisa merasakan tenang, meski hidup tidak pernah memberimu penjelasan.
Di titik itu, kamu tidak lagi sibuk mencari keadilan pada manusia, kehadiran dan kepergian manusia tidak lagi mengusik ketenangan hatimu.
Sampai akhirnya kamu sadar bahwa manusia tidak bisa melawan kodrat, manusia hanya perlu berusaha menerima agar hidupnya bisa tetap waras.
من لم يواس الناس بماله وطعامه وشرابه فليواسهم ببسط الوجه والخلق الحسن
Siapa yang tidak mampu menggembirakan orang lain dengan hartanya, makanannya, minumannya, maka hendaklah ia menggembirakan dengan wajah yang ceria dan akhlak yang mulia.