JOKOWI BERBOHONG...
OMONGAN ROCKY GERUNG TERBUKTI, TIDAK ADA SATUPUN INVESTOR LUAR NEGERI YANG MASUK KE IKN....
PARA PENJILAT JOKOWI HARUSNYA DI PENJARA....‼️
#CopotGantiListyoSigit#CopotGantiListyoSigit
🆘🆗
IJAZAH ASLI FAKULTAS KEHUTANAN UGM TAHUN 1985 DI PAMERKAN KE PUBLIK, BISA DI RABA, DI FOTO BAHKAN DI TERAWANG....
IJAZAH ASLI UGM ADA HOLOGRAMNYA...
IJAZAH JOKOWI ADA....⁉️
#CopotGantiListyoSigit#CopotGantiListyoSigit
🆘🆗
Adegan "jeda emosional" mu ini, pernah dipentaskan oleh Ayah biologismu, dari podium politiknya di tengah massa pendukungnya.
Tutur katamu bisa diànggap benar oleh pendukungmu, air matamu yg menetes di podium politikmu, mungkin bisa menghipnotis "jemaah kontrak" mu.
Narasi bisa berubah,
wajah bisa berganti,
tp struktur yg sama
akan selalu mengulang
gaya yg sama.
Air mata bisa dipelajari,
narasi bisa diwariskan,
pola kekuasaan bisa diputar ulang,
TAPI "DNA" TAK BISA MENIPU.
.
.
Sama2 rakernas, sama2 tegas dan lantang.
Megawati perintahkan kader PDIP gotong royong bantu rakyat.
Jokowi perintahkan kader PSI habis-habisan unk PSI sama seperti dirinya.
Megawati lagi2 bicara tentang rakyat, Jokowi masih tentang dirinya dan partai anaknya.
Rakyat yg waras tau ibu Megawati dan PDIP jauh lebih baik.
Megawati. Jokowi.
Ijazah UGM yang benar2 betul2 asli itu ada embos, ada ceklok, ada watermark/tali air, dan ada hologram.
#HukumMatiJokodok
Pantesan yang ijazahnya palsu gak brani pamer ijazahnya karena akan ketahuan gak punya pengaman berlapis itu
#HukumMatiJokodok
"Jokowi sangat kejam ketika berkuasa.
Jaksa mau menuntut dan hakim pun mau memutuskan hanya bermodalkan barang bukti ijazah fotokopi.
#HukumMatiJokodok
Inilah bukti betapa buruknya penegakan hukum di 2 periode era Jokowi" (Rismon, tentang Gus Nur dan Bambang Tri)
Daftar kebohongan termul Ova Emilia:
#HukumMatiJokodok
1. 22/8/2025: Jokowi lulus 5/11/1985, diwisuda 19/11/1985.
2. 28/11/2025: Jokowi lulus 23/10/1985 dengan IP di atas 2,5.
3. Jokowi kuliah di UGM dengan pembimbing akademik Kasmujo.
#HukumMatiJokodok
GENG JOKOWI HARUS DIADILI KARENA BUAT GADUH...
MAHFUD MD DAN ROCKY GERUNG SAMPAIKAN SECARA TERBUKA, BAPAK JANGAN JADI PENGKHIANAT NEGARA KARENA MELUNDUNGI JOKOWI....‼️
#MBGPembawaBencana#MBGPembawaBencana
🆘🆗
Dia yg motong orang bicara, dia juga yg ngamuk.
Kualitas kader partai yg ngakunya partai anak muda tapi diwakili orang tua yg ga pny adab.
Lihat ini bukti partai ini ga pny kader yg berkualitas, sampai pengkhianat dari partai lain langsung diberi tempat khusus.
Partai gagal dari segala hal.
Megawati Soekarnoputri kukuh tidak ingin Pilkada langsung dihapuskan lalu diganti Pilkada lewat DPRD. Koalisi masyarakat sipil & mahasiswa mulai berjalan ke arah Mega. Mirip awal-awal reformasi. Kepentingannya sama--menjaga mandat rakyat. Bukan untuk bagi kue kekuasaan.
Bahlil Lahadalia yang saat ini jadi Ketua Umum Partai Golkar awalnya melempar wacana Pilkada lewat DPRD itu Disambut Prabowo, partai-partai lain dikoalisi mulai dimintai pendapat & persetujuannya. Semuanya partai dikoalisi KIM Plus ikut mendukung wacana itu.
Partai Demokrat yang awalnya menolak gagasan Pilkada lewat DPRD dikasih semacam deadline untuk nunjukin sikapnya ke Media. Hasilnya mereka luluh.Partai Demokrat ikut arus gelombang yang diayunkan Bahlil.
Delapan partai di parlemen tiba-tiba kompak mewacanakan soal Pilkada DRPD. Kecuali PDI-P
Awalnya PDI-P datang dengan bahasa konseptual. Soal menjaga Marwah demokrasi & kedaulatan rakyat yang menyertainya.
Dan belakangan, PDI-P kasih masukan teknis soal pelaksanaan E-voting untuk mengatasi persoalan mahalnya pelaksanaan Pilkada.
Ketika penolakan mulai membesar bak bola salju. Dan argumentasi mendukung Pilkada DPRD mulai buntu. Pun karena titik-titik para demonstran mulai tumbuh dibanyak wilayah.
Akhirnya kemarin di 19 Januari 2026, salah satu pimpinan DPR mengatakan bahwa di Prolegnas DPR tahun 2026, tidak ada rencana pembahasan soal Pilkada lewat DPRD.
Kita akhirnya bertanya, apakah wacana soal Pilkada lewat DPRD cara Prabowo untuk memetakan loyalitas koalisinya ?
Ini mirip cara Presiden Soeharto tahun 1983 yang menginstruksikan masyarakat agar tidak melihat gerhana matahari langsung karena bisa berdampak pada kebutaan.
Masyarakat Indonesia saat itu patuh. Banyak orang bahkan bersembunyi di bawah meja & selimut karena khawatir mata mereka buta. Padahal Soeharto hanya ingin tahu tingkat loyalitas kepatuhan masyarakat terhadap dirinya.
Entah apapun motif wacana itu, sekadar menguji kepatuhan atau memang keinginan serius. Posisi Megawati akan tetap sama, menolak Pilkada kembali ke DPRD.
"Penjajah kita sekarang itu Jokowi. Anaknya Gibran. 2026 kita harus makzulkan Gibran apapun harganya. Saya minta Jokowi keluar dari perpolitikan Indonesia dan ajak anaknya yang tidak memenuhi syarat wapres itu mundur" (Rismon)
#GerakanMakzulkanGibran#GerakanMakzulkanGibran
Oh, semua yg disetir oligarki dipilih yg kalah suaranya.
#JokowiGibranPenipuRakyat
Arief Budiman suara terendah, dipilih jadi Ketua KPU. Rektor ITB juga diambil yang suara keterpilihannya terendah kala itu. Ternyata Ova Emilia juga begitu. Jancuk!
#JokowiGibranPenipuRakyat
23 Januari 2026, Adis tepat berusia 79 tahun. Adis adalah panggilan kesayangan ayahnya, Sukarno untuk Megawati Soekarnoputri.
Ibunya Fatmawati & kakaknya Guntur Soekarnoputra memanggi Mega dengan panggilan itu. Ada pun Adis merujuk pada kata "Gadis".
Adis pada seluruh pengalaman hidupnya sudah kenyang akan pelbagai intrik & manuver politik. Tapi ia tetap punya pendirian sendiri, sikap yang jika sudah ia yakini, tak seorang pun bisa mengubahnya.
Sejak kecil, Adis sebenarnya adalah sosok yang susah meledak-ledak di hadapan publik. Sifat itu akhirnya melekat pada dirinya hingga ia dewasa.
Jika kita menyaksikan Adis berpidato dengan penuh semangat, itu adalah wujud transformasi seorang Megawati Soekarnoputri untuk menggelorakan semangat kader partainya.
Tapi pada banyak cerita dan kesaksian, ketika Adis sedang gundah gulana,ia lebih banyak menyendiri di kamar.
Setelah pikirannya mulai tenang, ia akan pergi ke taman rumahnya yang banyak ditumbuhi pohon-pohon, beragam jenis anggrek & bunga-bunga untuk berkontemplasi.
Adis, ketika sudah dikhianati akan sulit menaruh kembali kepercayaan. Ia berkali-kali ditinggal teman sekawan tapi tak pernah menaruh dendam personal dengan memanfaatkan kekuasaan ketika memegang kuasa. Buktinya ia tidak pernah memanfaatkan fasilitas perangkat negara untuk menyakiti lawan politiknya.
Karena Adis paham, setiap jalan politik akan menemukan kebenarannya sendiri. Satyam Eva Jayate.
Adis adalah sosok negarawan yang disegani kawan maupun lawan politiknya karena ia selalu punya sikap yang tak bisa ditawar. Dan ia tak akan pernah menggadaikannya.
Adis adalah suri tauladan dalam politik yang prinsipnya tak terbeli. Levelnya tidak lagi berada dalam pembicaraan urusan bagi-bagi jabatan politik.
Dedikasi total dalam dalam bernegara. Hidupnya dipersembahkan seutuh-utuhnya untuk negeri ini.
Adis dalam politik selalu meletakkan kepalanya secara terbuka layaknya bidak dalam permainan catur. Ia tidak pernah sembunyi dibalik tirai kekuasaan
Kadang Adis menjadi pion, kuda, gajah, benteng dan menteri tapi ia tidak pernah menjadi raja yang harus dilindungi dalam peperangan politik terbuka.