Manusia itu panjang angan angan, paling berat bersegera, mereka tidak sadar bahwa Rabb yang Maha Mematikan tidak butuh angan angan untuk segera mematikan siapa saja hambanya yang tiba waktunya. Allahumaghfirli
Al-Hafizh Ibnu Shalah rahimahullah
“Barangsiapa senantiasa menjaga dzikir pagi dan petang, dzikir setelah shalat, dan dzikir (sebelum & setelah) tidur, maka dia termasuk dzakiriinallah katsiira (orang-orang yang banyak berdzikir kepada Allah).”
(Al-Adzkar Lin Nawawi, hal. 10)
📌 الآن مباشر :
📚 الجَلَاءُ المُبينْ لِمُخْتَصَرِ الإِمْلَاءِ والتّمْرِينْ
🔹️لفضيلة الشيخ عبدالرحمن بن عوف كوني -وفقه الله-
🎙عبر إذاعة ميراث الأنبياء الثانية
https://t.co/Chmgsu0POB
Yahya bin Muadz :
"Wahai anak adam, seandainya engkau mengetahui kadar dirimu, niscaya engkau tidak akan menghinakan dirimu dengan kemaksiatan. Engkau adalah hamba yang terpilih, dari kalangan makluk-makhluk-Nya. Dan untukmu pula dipersiapkan surga."
[Lathaiful Ma'arif hal.183]
Tapi sangat disayangkan dari setiap permasalahan masih saja seseorang bergantung kepada sesama manusia dan bahkan merasa bahwa setiap jalan keluar yang datang adalah karena hasil jeri payahnya.