ini kronologinya gini kah?
1. salah taxi (bikin kereta berenti)
2. salah KAI (error terkait traffic signs)
KARENA HAL SEPELE TAPI NYAWA ORANG TARUHANNYA!!!!
kalo udh urusan nyawa orang banyaK zero tolerance sih!!
Jam 3 pagi listrik rumah gue tiba-tiba mati. Meteran turun (jetrek). Gue coba naikin, langsung turun lagi.
Karena gak ngerti kelistrikan gue telpon PLN, teknisi dateng dan bilang:
"Ini estimasinya segini pak."
Dia nunjukin HP nya dengan nominal hampir 600rb.
Akhirnya gue cancel dan bilang saya bayar jasa pengecekannya aja.
Padahal ternyata penyebabnya sepele banget. Simpan thread ini ya, suatu saat bakal berguna.
Ini nominal yg gue bayar untuk jasa pengecekannya doang
Saya mngkin satu yg cukup acuh dan cuek dengan ๐ฅ๐ง๐ค๐๐ง๐๐ข ๐๐ฝ๐ ini. Tapi setelah baca data yg disajikan harian @hariankompas Maret 2026 ini, saya cukup kaget dan mulai ngeh dengan carut marut eknomi negeri ini, terutama fiskal tentunya.
๐๐๐๐ ๐๐๐๐๐๐๐๐๐๐ :
Data ini menunjukkan pergeseran drastis dalam prioritas belanja Pemerintah Indonesia selama dua dekade terakhir:
Terlihat jelas di 2026 : Program MBG (melalui Badan Gizi Nasional) menjadi prioritas nomor satu di era Presiden Prabowo Subianto. Alokasi dana sebesar Rp 268,00 Triliun atau setara 17,74% dari total belanja K/L.
Anggaran MBG ini melampaui sektor Pertahanan (Rp 187,1 T) dan Polri (Rp 146 T).
Kalau dibadingkan dengan 2 presiden sebelumnya, tampak ada pergeseran Fokus:
*tahun 2006 (era pak SBY): Fokus utama pada Pendidikan (18,72%).
*Tahun 2016 (era Pakde Jokowi): Fokus bergeser ke Infrastruktur / PU (13,24%); semua itu demi Konektivitas dan pengurangan biaya logistik.
2026 (Prabowo): Fokus kini beralih ke Kesejahteraan Sosial/Gizi (MBG). Ada yang perhatiin gak, ada perbedaan nilai nominal yang signifikan.
Prioritas di tahun 2006 (Pendidikan - 18,72%) mirip dengan prioritas 2026 (Gizi - 17,74%),
tapi secara nilai nominalnya melonjak hampir 7 kali lipat dari Rp 40,12 Triliun menjadi Rp 268 Triliun.
Ini berarti APBN kita memang melonjak drastis.
Tentunya kita perhitungkan juga inflasi Kumulatif, let say 1jt di 2006 itu bisa beli jauh lebih banyak barang ketimbang 1jt di 2026 ini. Tapi tetap, APBN kita meningkat cukup signifikan.
Pada 2006, total belanja negara kita mungkin hanya di kisaran Rp 600โ700 Triliun. Nah, Di 2026, total belanja negara diperkirakan sudah menembus angka di atas Rp 3.800 Triliun. Jadi, porsi 17% dari "kue APBN " yang sekarang nilainya jauh lebih besar daripada 18% dari "kue APBN " tahun 2006.
๐๐๐๐ ๐๐๐๐๐๐ ๐๐๐๐๐๐๐
Secara politik anggaran, ini kelihatan banget, pemerintah saat ini berani banget !
Pemerintah ๐ฌ๐๐๐๐ซ๐ ๐๐ข๐ฌ๐ค๐๐ฅ ๐๐๐ซ๐๐ง๐ข mendanai program tunggal (MBG) dibandingkan program prioritas di era-era sebelumnya. Fokus pada MBG di tahun 2026 ini menunjukkan pergeseran nyata dari era infrastruktur (2016) menuju pembangunan kualitas manusia secara langsung.
Ini sebenarnya pertaruhan besar pada kualitas sumber daya manusia (SDM) Indonesia demi masa depan INDONESIA EMAS. MBG ini adaah cerminan visi jangka panjang Indonesia.
Mungkin terlalu dini menilai pertaruhan ini, tapi tentu kita semua tahu, dalam bertaruh, menilik pada ๐๐จ๐๐๐ซ๐ง ๐๐จ๐ซ๐ญ๐๐จ๐ฅ๐ข๐จ ๐๐ก๐๐จ๐ซ๐ฒ , ada namanya HIGH RISK HIGH RETURN. Kita kadang fokus pada HIGH RETURN tapi sudahkah kita berfikir, bagaimana kalau hasilnya tak sesuai ekspektasi?
Program Makan Bergizi Gratis (MBG) dengan anggaran Rp 268,00 Triliun (17,74% dari total belanja K/L) adalah bentuk nyata dari strategi High Risk High Return di level negara. Jika berhasil, "return" bagi Indonesia sangat luar biasa besar dalam 15โ20 tahun ke depan:
Beberapa potensi returnya antara lain: Kualitas SDM dengan Penurunan angka stunting secara drastis. Belum lagi Efek Multiplier, yakni Anggaran Rp 268 Triliun tersebut akan mengalir ke petani lokal, peternak, dan UMKM penyedia jasa katering. serta pastinya anak-anak yang sehat hari ini akan menjadi tenaga kerja produktif yang mendongkrak ekonomi di masa depan.
Tapi kalau GAGAL gimana?
Kalau DEFISIT FISKAL gimana dong?
mau ALL IN di sektor Gizi, tapi bukan berarti bertaruh segini banyak. Malah terkesan terburu-buru cenderung kurang matang.
Sampaikan 1 MBG meskipun 1 Ompreng stainless saja.
Salam
Public Health Alert๐จ
dr. Tan mulai angkat bendera putih ๐ณ๏ธ
๐ฅบ
Kado dan kabar yang "kurang baik" menjelang Hari Gizi Nasional (25 Januari 2026)
Diujung thn 2025, sy sampaikan 4 kritik (dan saran) utk @Menlu_RI Sugiono. Semoga beliau tidak defensif menerimanya karena yg saya sampaikan ini mewakili pandangan sebagian besar masyarakat pecinta politik luar negeri kita. Semoga pula dapat menjadi bahan renungan yang bermanfaat u/ para eksekutor diplomasi๐ฎ๐ฉ. Silahkan disimak & dikomentari & dikutip. Salam diplomasi, Dr. Dino Patti Djalal
Dulu jaman SBY, tiap ada bencana, dia pidato, "Saya prihatin."
Sampai jadi meme, ada juga yang bikin website dengan tombol, kalau dipencet ada rekaman SBY bilang, "Saya prihatin."
Itu menyindir karena yang dilakukan adalah bare minimum doang. Mengucapkan prihatin tanda simpati.
Sekarang?
Ada banyak orang keracunan bahkan kehilangan nyawa.
Gak bilang apa-apa. Nothing, none.
Bare minimum aja enggak.
Bahkan kita jadi merindukan, "Pertama-tama, saya prihatin."
๐ฎ๐ฉ๐ One of the biggest robberies in Indonesian football history.
When ego takes over everything, it destroys what truly matters.
And remember, you all must take responsibility for the decisions you made.
Baru baca tujuh desakan darurat ekonomi dari aliansi ekonom Indonesia. Bagus banget isinya tapi jujur bikin takut karena menunjukkan kalau situasi ekonomi sudah gentingโฆcuma ya entahlah negara kok kayak masih santai-santai saja. Suram. https://t.co/2bmlMI9KRT