Wah ini gila sih, kalian wajib banget cobain terminal ini!
Di dashboard ini, kalian bisa antisipasi pergerakan naik/turunnya BTC dengan cek inflow ETF dari BlackRock, Grayscale, dll secara real-time.
Indikator ini bisa kita combine juga dengan Macro event + TA yang biasa kalian pakai.
Buat yang setia ikutin teori jual receh/beli besar dari @hoteliercrypto, dashboard ini membantu banget si.
Langsung gas cobain https://t.co/G5OGnw2IWC
Huge shoutout to @kodokzxs yang udah bikin terminal-nya! 👏
Guys, ada rapat yang bocor hari ini yang menurut gue paling mempermalukan Indonesia di depan investor asing.
Dan yang paling mengejutkan yang ngomong paling keras soal betapa rusaknya sistem kita bukan pengkritik pemerintah.
Bukan oposisi.
Bukan ekonom independen.
Tapi Purbaya sendiri.
Menteri Keuangan kita.
Ceritanya simpel dan sangat memalukan:
Ada perusahaan dari Amerika Serikat, Singapura, dan Arab Saudi yang masuk ke KEK Mandalika Lombok.
Mereka diundang oleh ITDC perusahaan negara yang mengelola kawasan itu untuk membangun instalasi pengolahan air laut menjadi air bersih.
Mereka datang.
Mereka investasi.
Mereka bangun infrastruktur.
Mereka operasi.
Mereka suplai air ke hotel-hotel di Mandalika termasuk untuk kebutuhan MotoGP.
Lalu apa yang terjadi?
ITDC membuat anak perusahaannya sendiri untuk ambil air dari PDAM memotong kontrak dengan investor yang sudah mereka undang.
Investor yang sudah keluar uang besar,
sudah bangun infrastruktur,
sudah operasi tiba-tiba kehilangan pelanggan karena pelanggannya pindah ke perusahaan yang dibuat oleh si tuan tanah sendiri.
Penghasilan investor turun dari 100% ke 10%.
Karyawan lokal satu per satu resign karena tidak ada pekerjaan.
Mesin berhenti.
Investor menyerah.
"Kami sudah tidak punya harapan."
Dan ini kata-kata Purbaya di rapat itu langsung, tanpa sensor:
"Ini bisnis yang enggak benar."
Anda undang investor masuk.
Lalu Anda buat perusahaan Anda sendiri jadi pesaingnya.
Pasti investornya kalah.
Pasti dikalahkan.
Harusnya dari pertama kalau mau gitu
jangan undang investor.
Tapi karena sudah terlanjur diundang
sekarang jadi kacau.
"Enggak mau berbagi untung.
Padahal sudah ngundang orang masuk."
"Ini cara membunuh investor.
Begitu gampang pasti kabur.
Muka kita jelek sekali."
Gue ulangi ini bukan kata pengkritik pemerintah.
Ini kata Menteri Keuangan Prabowo sendiri.
Dan soal izin ini yang paling bikin geleng kepala:
Berdasarkan perjanjian yang sudah ditandatangani dari awal ITDC yang wajib mengurus izin operasional untuk investor itu.
Rapat itu terjadi setelah 5 tahun proyek berjalan.
Izin belum keluar.
Ketika ditanya kenapa jawabannya berputar-putar. Butuh kajian teknis.
Butuh konsultan.
Konsultan butuh bayaran.
Tidak ada yang mau bayar.
Masing-masing pihak saling tunjuk.
Lima tahun. Izin belum ada.
Investor sudah bangkrut duluan.
Dan solusinya ditemukan di rapat itu dalam hitungan menit:
Purbaya telepon langsung perwakilan investor yang ada di Bali.
Tanya: kalau proyek dilanjutkan,
kapan bisa kirim tim ke Mandalika?
Jawaban: empat sampai enam jam.
Lima tahun mandek karena birokrasi.
Empat jam untuk siap jalan kalau ada yang mau gerak.
Dan izin yang katanya butuh berbulan-bulan ternyata bisa keluar dalam 5 hari kerja.
Bahkan lebih cepat kalau ada yang monitor sungguh-sungguh.
Dan ketika ITDC bilang ada benturan kepentingan kalau mereka yang urus izin:
Purbaya langsung semprot:
"Enak aja Anda ngomong benturan kepentingan ketika Anda rugi.
Waktu Anda bikin anak perusahaan sendiri jadi pesaing investor waktu itu Anda enggak bilang benturan kepentingan."
Dan ini yang paling penting untuk dipahami:
Kasus Mandalika ini bukan kejadian langka.
Ini bukan kesalahan satu orang atau satu perusahaan.
Ini adalah cerminan dari sistem yang terjadi di seluruh Indonesia.
Investor diundang masuk dengan janji manis.
Setelah masuk dipersulit izinnya.
Dibuat pesaing dari dalam.
Dikuras sampai tidak bisa bertahan. Lalu pergi.
Dan kita heran kenapa investasi tidak masuk.
Kita heran kenapa rupiah melemah.
Kita heran kenapa lapangan kerja tidak tumbuh.
Sementara di Mandalika karyawan lokal yang seharusnya dapat pekerjaan dari investor asing itu sudah resign semua karena proyek mati.
Mereka jadi pengangguran.
Bukan karena investor tidak mau datang.
Tapi karena sistemnya mengusir investor yang sudah datang.
Dan soal Purbaya gue mau jujur:
Dalam rapat ini Purbaya tampil sangat berbeda dari biasanya. Dia tegas. Dia marah.
Dia menyebut masalahnya dengan jelas.
Dia telepon investor langsung di tengah rapat.
Dia paksa semua pihak untuk berkomitmen.
Itu bagus. Gue apresiasi.
Tapi pertanyaannya: kenapa baru sekarang?
Kasus ini sudah 5 tahun.
Investor sudah menjerit bertahun-tahun.
Karyawan lokal sudah lama kehilangan pekerjaan.
Dan orang yang sama Purbaya selama ini bilang fundamental Indonesia kuat. Bilang investor percaya pada Indonesia. Bilang tidak perlu khawatir.
Sementara di Mandalika investor yang sudah masuk saja tidak bisa bertahan.
Bagaimana investor baru mau masuk kalau yang lama diperlakukan seperti ini?
Prabowo pidato soal reformasi Bea Cukai.
Purbaya menyemprot staf Danantara soal investor yang dikecewakan.
Semua itu bagus sebagai sinyal.
Tapi sinyal saja tidak cukup.
Yang dibutuhkan bukan rapat dramatis yang viral.
Yang dibutuhkan adalah sistem yang memastikan hal seperti ini tidak terjadi lagi di Mandalika, di Nusa Tenggara Timur, di Papua, di seluruh Indonesia.
Karena selama sistem yang sama terus berjalan investor akan terus diundang, lalu digerogoti dari dalam, lalu pergi dan yang paling merugi bukan investornya.
Yang paling merugi adalah karyawan lokal yang seharusnya dapat pekerjaan tapi malah jadi pengangguran.
Dan rakyat yang seharusnya menikmati investasi asing yang masuk tapi tidak pernah merasakan apapun karena investasinya mati duluan sebelum berkembang.
Saya barusan pakai sebagian dana cadangan buat buka bot spot grid Bitcoin.
Loh kap katanya nunggu analis asing dulu baru nanti buy gimana sih?
Tunggu dulu dengar dulu penjelasan saya ini cara pintar wkwkw.
Analis asing kan bilang kalau Bitcoin target jatuhnya ke 60k, terus saya mikir gimana kalau ga kesitu misalnya baru ke 70k terus mantul lagi ke ath?
Makanya saya pakai cara pintar yakni saya pakai bot spot grid Bitcoin, saya buka dengan range $50,000-90,000 dengan 35 grid di harga Bitcoin sekarang $87,000.
Seandainya Bitcoin turun ke $50,000 saya bakal end bot disitu dan semua Bitcoin yang sudah bot beli bakal saya hold.
Ketika kita mau end bot bakal ada 2 pilihan, jual semua bitcoin yang sudah bot beli ke USDT atau balikin utuh semua bitcoin yang bot sudah telanjur beli ke dompet spot.
Setelah dikalkulasi chatgpt jika saya end bot di $50,000 maka rata-rata Bitcoin yang sudah bot beli ada di harga $69,400.
Itu $69,400 sudah harga oke banget karena kalau Bitcoin naik ke all time high maka saya untung hampir 100%.
Ini ibarat grid trading tapi nanti ujung-ujungnya buat hold Bitcoin jangka panjang, cara pintar kan sambil nunggu turun juga dapat grid profit, terus aman lagi karena ini bitcoin ga takut rugpull.
Kalau anda pemula bisa baca tutorial bot spot grid disini: https://t.co/P9MRPUyc3L
WARREN BUFFET trashes BITCOIN
Warren Buffet is arguably the smartest and maybe the richest investor in the world.
He trashes Bitcoin saying it is not investing….it is speculation….. ie gambling.
He is saying a blow off top will wipe out Bitcoiners.
And from his worldly view he may be right.
Yet WB sells stocks, bonds, and other Wall Street manufactured “assets.”
Doesn’t WB know that stocks crash, real estate crashes, and US govt Bonds the “safest” investments in the world are at present being “dumped” by the Japanese and Chinese Central Bsnks?
I own gold mines, gold and silver coins for the same reason I own Bitcoin and Ethereum.
My reason is: I do not trust the Federal Reserve Bank, US Treasury, or Wall Street. Apparently Buffet does. I think they’re tight.
I invest in Bitcoin and Ethereum knowing they can boom and bust, because the Fed, the US Treasury, nor Buffet can produce Bitcoin or crypto.
If you have followed my “Tweets” I classify real gold and silver as “God’s Money”
I classify Bitvoin, Ethereum and crypto as “People’s Money”
I classify Fed, US Government, and Wall Street money as “Fake Money.”
I own real gold , silver, and Bitcoin… I will never invest in gold, silver, or Bitcoin ETFs…. Fake gold, silver, and Bitcoin…. Wall Street or Buffer’s money.
You can if you want. I prefer “real”
or “people’s money.”
I trust “Block Chain” more than Big 8 CPA firm…or any accounting firm auditing Walk Street money.
Neither do I invest in fake, paper real estate, call REITS.
ETFs and REITS are along with stocks, bonds, mutual funds….printed money….aka “counterfeit money.”
I do not live in a paper house or put paper gas in my car or eat paper apples.
Why would I invest in paper assets when real assets are available?
The reason why most people invest in fake assets is because our Marxist school systems do not teach financial education, which is why I created the Cashfliw Boardgame, wrote Rich Dad poor Dad and founded the Rich Dad Company 25 years ago
Q: WHY DO INVEST?
A: As stated earlier. I do not trust the FED…..which is not federal nor a bank nor does the Fed have reserves.
I do not trust the US Treadury to spend tax dollars wisely….. most of our tax dollars go for war or welfare programs…. Which is why the US is now the biggest debtor nation in history….and will soon be forced to print trillions in US Treasuries….which Buffet and Wall Street LOVE because it makes them richer but the average person poorer, due to inflation and taxation.
I invest because I am not stupid…. although I was a failure in High
School… because according to my English teachers….i could not write… although today I am known as an international best selling author for over 25-years.
You do not need an MBA from a Marxist institution of higher learning to know:
1: The Goverment cannot keep printing money to pay its bills….
just as you or I cannot use our credit card to pay for what we cannot afford.
2: There will be only 21 million Bitcoins,
Fake Government money is unlimited….infinite.
That means Bitcoin increases in value as the US dollar goes down in purchasing power.
That is why 25-years ago, in Rich Dad Poor Dad, I was attacked for saying “Savers are Losers.”
You do not need to be a graduate of Harvard or Yale to know that saving fake “infinitly printed” money is stupid.
Take care.
The Fed Uda Resmi Mengakhiri QT ( Apa Artinya Tuh Buat Market? )
The Fed baru aja konfirmasi bakal menghentikan Quantitative Tightening (QT) mulai 1 Desember 2025.
Kabar besar buat likuiditas global. Tapi, ga perlu FOMO yah.. Ada beberapa hal yang perlu di mengerti dulu.
1️⃣ QT ≠ QE.
Banyak yang salah paham di sini.
Berhenti QT bukan berarti Fed mulai cetak uang (QE).
Artinya : Mereka berhenti nyedot likuiditas, bukan nambah likuiditas baru.
Analogi gampangnya : Rem-nya dilepas, tapi gas-nya belum diinjek.
2️⃣ Short-Term = Bisa Bullish. [ Harusnya yah.. ]
Begitu tekanan likuiditas berhenti, aset berisiko harusnya akan lebih bersinar.
Biasanya Indices, BTC, ETH bakal rebound dulu karena sentimen “Fed Pivot” & euforia likuiditas.
Paling tidak ini bisa jadi konfirmasi untuk lanjutan rally di Q4 ini.
3️⃣ Tapi Mid-Term = Perlu Waspada Cycle Top.
Dalam logika saya, Whales bisa banget pake momen positif ini buat mark-up harga dan distribusi ke retail yang baru FOMO masuk.
Pake Euphoria market buat distribusi pelan-pelan.
4️⃣ Logika sederhananya :
QT jalan → akumulasi
QT mau berhenti → market markup → retail FOMO
QT selesai → whales exit pelan-pelan → cycle top terbentuk
Jadi ini momen “Buy the rumor, sell the news” klasik.
5️⃣ Apa yang perlu kita pantau :
> ETF inflow - Mulai melambat atau tetap ada strong demand
> BTC.D berhenti naik - Rotasi ke Alts artinya tanda cycle top juga
> Funding & OI tinggi tapi harga stagnan [ Resiko flush out dan cycle top ]
Kalau pattern itu muncul → tanda markup lagi jalan → yang artinya distribution lagi berjalan juga.
Kesimpulan :
Jika rally berlangsung, cukup nikmati rally-nya, tapi siapin plan keluar.
Good news buat whales = kesempatan jualan.
Open for discussion, ini opini pribadi yah.
Jadi sangat bisa salah dalam memberikan penilaian atau arti dari QT yang akan dihentikan per tanggal 1 Desember 2025 nanti.
Note aja, pengumuman resmi ini disertai dengan shake-out dari Powell sendiri saat Press Conference dimulai.
Statementnya adalah : December cut jadi ga terlalu yakin.
ETH Reflexive Ignition Forecast
Status: Phase II Ignition (confirmed reflexive feedback loop)
Primary Catalysts:
•Pectra mainnet upgrade live (smart wallet UX, L2 blob scaling, validator UX)
•$2T stablecoin narrative unlocked (US Treasury confirms stablecoins likely to scale)
•BTC > $100K trigger unlocking alt rotation mechanics
•Whale/institutional buy-side pressure increasing
Forecasted Price Scenarios (Next 6–12 Weeks)
1. Base Case – Structured Reflexive Expansion
•Probability: 53%
•Target Range: $2,600–$3,200
•Driver: Gradual rotation from BTC → ETH; no major pullback in BTC; ETH narrative gains steam slowly
•Notes: ETH/BTC ratio rises; stables growth reactivates DeFi; L2 volumes increase
2. Bull Case – Full Reflexive Ignition
•Probability: 34%
•Target Range: $3,500–$4,200
•Driver:
•ETH narrative overtakes BTC in mindshare
•Rotation floodgates open (retail + institutional)
•Stablecoin regulations clarified positively
•ETH dominance increases onchain
•Notes: This scenario mirrors mid-2020 behavior but with regulatory tailwinds
3. Bear Case – Ignition Stalls
•Probability: 13%
•Target Range: $1,800–$1,950
•Driver:
•BTC dominance spike
•Macro rate volatility or false ETF narrative
•Ethereum-specific regulatory FUD or L2 failure
•Notes: Would be a reversion to Phase I status; not likely unless external shock hits
Reflexive Narrative Engine Alignment
•Pectra upgrade: 100% live and validated
•Regulatory clearance (OCC, SEC): soft green light for ETH-related infra
•Macro regime: favors ETH as “neutral infra” during Treasury liquidity expansion
•Cycle structure: ETH has not yet run - makes it reflexively stronger at this stage of BTC
Final Note:
ETH’s ignition is no longer theoretical. The coil has snapped.
The next 2–3 weeks will determine if this becomes full vertical ignition or a controlled expansion phase. Either way, ETH is no longer in lag mode - it’s entering the lead narrative zone.
@PeterSchiff Same as gold and all other forms of "money"/debt.
Gold's price is not derived from its industrial or utility value. Just a pure belief system.
@hoteliercrypto Solusi:
1. yg beli spot btc dan eth hold aja, kalau harga turun terus ya udah cicil aja dari pendapatan kerja atau usaha
2. Pantau terus data onchain dan ekonomi makro
3. Yang beli altcoin ga jelas atau ga punya conviction mending move-on ke coin reserve
4. Jangan nekat
@hoteliercrypto Yang bikin tenang:
1. Mayoritas asset kripto di btc dan eth, altcoin cuman sekedar trading
2. Harapan pemangkasan suku bunga
3. QT akan di hentikan
4. M2 ath
5. Berharap aliran dana gold ke asset beresiko seperti saham dan kripto
6. Likuidasi short makin gemuk