Innalilahi wa innalilahi rojiun 🥀
Turut berduka cita
Seorang anggota Paskibra di SMK 4 Semarang, Jawa Tengah diduga menjadi korban penembakan oleh oknum polisi. Pelajar berinisial GRO itu dilaporkan tewas akibat luka tembak pada Minggu (24/11/2024).
Tahun 2024 KABIB2 NDAWIR banyak yg kehilangan LAHAN NDAWIR karena kepercayaan masyarakat terhadap KISAH NDAWIRNYA mulai LUNTUR, akhirnya mereka pada masuk kedunia POLITIK yakni NYALON di PILKADA SEREMPAK mirip seperti jaman PKI dulu, banyak HABIB yg masuk dunia POLITIK PRAKTIS
Abdullah Sungkar alias Abdul Halim dan Abu Bakar Ba'asyir alias Abu Somad adalah duo pendiri jaringan terorisme terorganisir lintas negara bernama Jama'ah Islamiyah (JI). Bersama Riduan Isamuddin alias Hambali, Ba'asyir merancang dan mendanai berbagai aksi teror di Indonesia dari tahun 2000 — 2009.
JI melahirkan banyak produk turunan "Ideologi Khawarij", di antaranya; Dr. Azahari bin Husin dan Noordin M. Top, warga Johor, Malaysia. Di Singapura, mereka melahirkan terpidana Mas Selamat Kastari. Ada juga nama Amin Baco alias Abu Jihad, penggerak JI yang tinggal di Filipina.
Di Indonesia mereka memunculkan banyak nama pentolan teroris, seperti Huda bin Abdul Haq alias Ali Ghufron alias Mukhlas, Joko Pitono alias Dulmatin, Ainul Bakri alias Abu Dujana, Ali Amrozi bin Haji Nurhasyim alias Amrozi, Abdul Azis alias Abu Umar alias Imam Samudra dan ribuan anggota JI lainnya yang sedang terpidana serta yang masih bergerak hingga hari ini.
Abdullah Sungkar meninggal dunia tahun 1999 di Bogor dan dikubur di Klaten. Ba'asyir masih hidup hingga sekarang, berusia 86 tahun dan tinggal di Sukoharjo, Jawa Tengah. Ba'asyir sempat 2 kali dipenjara karena keterlibatannya dalam Bom Bali dan mendanai latihan militer sayap Al-Qa'idah di Aceh.
Selain mendirikan Jama'ah Islamiyah, Ba'asyir juga mendirikan lembaga pendidikan Jihadiyah Salafi "Luqmanul Hakim" di Ulu Tiram, Johor, Malaysia dan "Al-Mukmin" di Ngruki, Sukoharjo. Dia juga mendirikan organisasi sejenis JI, yakni Majelis Mujahidin Indonesia (MMI) dan Jama'ah Anshor at-Tauhid (JAT).
Keterangan doktor ahli IT dosen ITB ini sangat gamblang dan jelas, program Sirekap itu ada rekayasa dan perubahan prosedur yg aneh. Kalau keterangan ahli IT ini benar, apapun hasilnya KPU tidak bisa mengelak harus bertanggung jawab atas perkara besar yang berpotensi melanggar pasal2 pidana di UU ITE.
@antono_putra@ch_chotimah2@TeddGus@ganjarpranowo Bukan hanya partainya yang Nol koma, tapi suara Tedy juga dikit, mirip suara Uki PSI.
Kalau di Twitter suaranya nglebih2in Toa Tahu bulat.
Giliran nyaleg suaranya berubah jadi toa habis strum
Kalo memang berantem terus atau menjadi oposisi itu jadi alasan akan menghambat menuju Indonesia emas, lalu knp kalian @grace_nat dan @psi_id memilih cara itu selama lima tahun di DKI?
Kalian lupa apa hampir tiap saat selama lima tahun berantem dgn kubunya Anies?
Jangan kalo kalian yg lakukan itu baik unk bangsa, giliran orang lain kalian anggap ga baik unk bangsa.
Yg adil lah dlm bersikap.
Menjelang Ramadhan, bukannya menyiapkan diri untuk ibadah. Malah benturin NU dan Muhammadiyah.
Sebagai adik, kita tu hormat sama Muhammadiyah. Kalau boleh cium tangan, kami akan sungkem bolak balik. Mereka aja yg gak mau. 😃
Bayangkan, saat mau puasa, kami persilakan kakak kami duluan.
Waktunya Tarawih, kami juga rela pulang belakangan.
Kakak Muhammadiyah bikin kampus, warga NU kami suruh kuliah di sana.
Meskipun ketika kami bikin pesantren jarang yang mau mondok di mari.
NU dan Muhammadiyah lahir dari guru yang sama. Satu milih dakwah di kota satunya di desa.
Itulah kenapa Jumlah Follower kita berbeda 😎
"Pajak naik lagi! Hai kau kau jangan bilang rasain Hotman! Sebab pajak naik maka harga produk dan jasa naik dan akhirnya rakyat yang bayar! Pelajaran bagi yang tidak sadar," kata Hotman
Yang banyak fulus aja sambat, naah ente yang makan mie instan pake toping nasi sok2an belain rejim.. 😅
https://t.co/qD726EjvYH