COLE. PALMER. STRIKES. 💥
CHELSEA ARE IN FRONT! 🏆🔵
Into the bottom corner like a cold-blooded finisher 🔵🔥
Catch the @FIFACWC Final | July 13 | Free | https://t.co/i0K4eUtwwb | #FIFACWC#TakeItToTheWorld#CHEPSG
Di pemakaman itu Sandra dan Om Darma juga datang. Saya tidak tau apakah masih ada anggota lawfirm kami lainnya yang hadir diantara banyaknya orang disana, karena saya hanya fokus pada prosesi pemakaman beliau dengan sesekali menyeka air mata yang menggenak di pelupuk mata saya.
“Kalau ibu masak sayur asem lagi, kabarin ya Va” kira kira begitu gurauan beliau ketika pertama kali mencicipi sayur asem ibu saya.
Mengingat momen itu lagi2 membuat air mata saya mengalir. Saya bahkan belum mengabari ibu dan papa kalau Mas Danu sudah tidak ada.
“Va, udah dapet kabar dari Aris?"
“Kabar apaan?”
“Mas Danu udah gaada Va..”
“...”
Selama beberapa saat dunia saya seperti berhenti. Saya hanya mematung diam dan tidak segera merespon Deni.
“Den.. jangan bercanda..”
Satu satunya orang yang masih berhubungan dengan beliau setau saya hanya Mas Danu. Mas Danu memang tipikal orang yang mudah akrab dengan orang lain. Tidak jarang para mantan kliennya dulu kini menjadi temannya setelah kasus selesai.
-Emak gue meliharanya cuma taneman gelombang cinta, kalo lo mau ngehuni, noh masuk sono ke pot!” bentak Deni yang rasa lelah dan emosinya sudah mengalahkan rasa takutnya.