Di China lagi rame brand luxury LV ngegugat brand fnb Molly Tea perkara logo bunganya yg menurut LV terlalu mirip sama monogram mereka.
LV menang gugatan dan Molly Tea harus bayar 10.3 juta yuan (US$1.5 juta / Rp24M) ke LV.
Tapi yg menarik di sini adalah, netizen China malah balik nyerang LV. Hashtag "LV kamu sendirian" dan "LV manfaatin orang jaman dulu yang gak bisa daftar merek" trending di Weibo.
Netizen China nunjukin bukti kalau motif bunga empat kelopak itu (namanya baoxianghua, 宝相花) udah ada sejak Dinasti Tang/Sui, dipakai di pipa (alat musik kuno), lukisan dinding Dunhuang, jendela taman Suzhou, sampai ubin di Fujian. Pola ini udah eksis 1300+ tahun sebelum LV lahir, LV cuma "menyederhanakan" motif kuno itu jadi logo dagang.
Mereka tegas bilang: bunga empat kelopak itu bukan properti eksklusif LV, karena motif itu bagian dari warisan budaya bersama, bukan ciptaan orisinal LV.
OOT, tapi kalo di banking, beberapa bank besar udah mewajibkan block leave (minimal 5 hari dalam satu periode cuti) minimal 1 tahun sekali.
Alasannya bukan buat istirahat, tapi fraud mitigation.
sok open minded tapi ketika orang ga sepimikiran sama lu, lu bilang tolol, harusnya kalo open minded lu juga harus open kalo ada orang yg ga sependapat sama apa yg lu belain @wordfangs
@wordfangs why's everyone call a normal people as homophobic? anehnya banyak yang bela, sistem berfikirnya gimana? kalo bukan karena normal sexuality, kalian juga gaakan ada di dunia ini, populasi manusia juga gaakan sebanyak ini
keos bgt anjir baru 1.5 tahun WKWKWK gila wo mundur ajalahh nama lu jg udah jelek baik di negara sendiri maupun di global😭😭 gabecus jir pantes dulu 4x kalah, ternyata dulu orang2 emg gapercaya sm lu karena ternyata keliatan ga mampunya