fans arsenal musim ini harusnya ga usah terlalu sedih, mereka sampe final ucl plus juara liga
yg harus sedih itu klub yg 2 tahun tapi 0 tropi wkwkwkwkwkwkw
Waktu Arsenal menang, banyak orang geram karena pendekatan permainan mereka.
Waktu Arsenal kalah, semua dirasa sudah layak dan sepantasnya.
Padahal di final UCL vs PSG, terlihat jelas bahwa merekalah yg menguasai pertandingan. Merekalah yg nyaman setidaknya hingga menit 70an..
Kontrol bukan dilihat penguasaan bola. Bukan juga soal jumlah percobaan tembakan.
Kontrol adalah bagaimana kita bisa memaksa lawan untuk bermain di luar zona nyaman mereka. Mengikuti alur yg kita ciptakan. Arsenal melakukan itu selama satu jam lebih di laga final.
Keputusan mereka untuk memenuhi area sentral memaksa PSG hanya bisa main melebar.
Keputusan mereka menempatkan 4 bek tengah sebagai tembok di depan gawang tidak meninggalkan lubang.
Joao Neves & Fabian Ruiz yg biasa siap menyambut umpan tarik dari sayap kesulitan mendapat ruang.
Vitinha yg biasa bisa membawa bola dengan leluasa dan melepaskan umpan berkelas untuk membebaskan Kvara, Doue, dan Dembele, dikunci sebelum bisa beraksi.
Arsenal baru mulai goyang ketika Gyokeres dan Timber masuk. Mereka memiliki peran serta area yg berbeda dengan Odegaard & Mosquera.
Bahkan sejak pergantian itu, PSG mulai leluasa, sampai Barcola hampir sukses menciptakan gol kemenangan dengan aksi individunya.
Ternyata Arsenal selamat dan terus bisa mengimbangi PSG hingga adu penalti. Tanpa tiga penendang utamanya (Saka, Odegaard, dan Havertz) anak-anak asuh Arteta akhirnya kalah.
Namun mereka layak mendapatkan apresiasi. Mereka harus menerima kekalahan ini dengan kepala tetap terangkat tinggi.
Apa yg mereka capai musim ini, sudah jauh di atas ekspektasi.
Apabila bisa melanjutkan momentum ini, bukan tidak mungkin dalam waktu dekat mereka mendapat kesempatan bermain di final UCL lagi 👏👏🫡
Semangat fans arsenal.
Kekalahan di final ucl emng sangat menyakitkan.
Selama dukung liverpool, aku sudah melihat liverpool kalah 3x di final ucl.
1x lawan ac milan
2x lawan real madrid.
Cepat atau lambat trofi ucl itu akan datang ke kalian.
🤝
Kepolisian Metropolitan mengkonfirmasi bahwa ini adalah kerumunan terbesar yang berkumpul untuk sebuah prosesi di London. Perkiraan sejauh ini menunjukkan bahwa jumlah peserta melebihi satu juta orang dan mungkin mencapai satu setengah juta. (Via @AFCAMDEN)
Klub yang ngga punya UCL, bahkan ‘ngga punya teman’ juga, tapi mereka masih punya fans-fans mereka sendiri yang selalu setia dan massive ini. London akan selamanya merah.