Sayang jo anak, anak dilacuik. Sayang jo kampuang, kampuang ditinggakan.
feel free to unfollow..Karena saya orang biasa. Kebenaran hanya milik Yang Maha Kuasa.
@DedynurPalakka@bokulos_ Sering2 ajak ke forum ilmiah. Diskusi dg Fatimah & teman2nya di UI. Tayangkan secara live. Misal membahas tema, Sistem Layanan Kesehatan Nasional & Tanggung jawab Pemerintah atas Prilaku Pelayanan Medis pd Pasien BPJS. Nih kan lagi hangat nih. Biar dilihat dari berbagai sisi.
@ShaqeerAkhmad@Jelli_cent@feriamsari Nah, makanya kita sebagai manusia itu jangan menjunjung atau memuja seorang tokoh. Tapi yg perlu kita puja adalah ide/gagasan yang benar. Poinnya, yg perlu dijunjung dan kita dukung adalah gagasan untuk keadilan dan kebaikan bersama. Bukan si Fulan atau si Nolan.
Sedih ya... Satu demi satu industri berjatuhan. Berapa banyak keluarga yg kebingungan. Tatanan ekonomi rusak karena kebijakan ekonomi dari pemikiran yg dangkal.
Abu Janda alias Permadi Arya di-goblog2in pemuda ini...
Puas dengernya!
Eh ada gak yg tau, sudah sampai dimana kasus yg dilaporkan 40 ormas Islam ke Bareskim Polri atas dugaan penghasutan dan provokasi terhadap Permadi Arya dan Grace Natalie?
Apakah kasusnya sdh dinolkan??
Laporan dari Korea di program KLAB, KBS tentang MBG:
Sejak tahun lalu, siswa, balita, ibu hamil -- sebanyak 83 juta orang menerima 1 kali makan siang gratis.
Keliatannya bagus.
Tapi kata Prof. Youngkyung Ko dari Yonsei University:
"Proyek sebesar ini, tapi dijalankan dengan tergesa-gesa. Padahal anggarannya LUAR BIASA, 320 triliun rupiah. Hampir 18% dari total anggaran negara."
"Tapi program ini dijalankan secara nasional, tanpa persiapan yang matang, pengadaan, SOP, dan rantai pasok yang matang. SEMUA BELUM SIAP. SEMUA BERANTAKAN."
Belum lagi, ternyata operasional program ini berbeda dengan yang biasa kita kenal (di Korea, makan siang dimasak di dapur sekolah).
Bukannya dimasak di sekolah, tapi dipesan dari pihak ketiga. Lalu diantar ke masing-masing sekolah.
Indonesia panas, belum lagi dimasak pagi-pagi, membuat kondisi makanan jadi kurang baik. KERACUNAN DI MANA-MANA.
Koresponden KBS di Indonesia:
"Kalau saya tanya warga sekitar, harusnya MBG bukan prioritas, lebih utama kesejahteraan rakyat dan stabilitas harga dibanding menghamburkan uang untuk program ini."
Pemerintah akhirnya menghentikan sementara program ini selama liburan sekolah. Tapi kontroversi terus berlanjut.
Prof. Youngkyung Ko:
"Pemerintah langsung menggelontorkan dana besar-besaran untuk BGN, sampai terus menerus ada dugaan korupsi. Sampai akhirnya petinggi BGN ditangkap Kejaksaan karena korupsi."
"Belum lagi keterlibatan militer di program ini."
"Sejak Prabowo jadi Presiden, tentara boleh menduduki dan menjalankan jabatan sipil."
"Hasilnya, semua koneksi militer berbondong-bondong masuk ke bisnis program MBG ini."
Mahasiswa dan masyarakat pun turun ke jalan khawatir pemerintahan sipil sejak reformasi, akankah kembali ke rezim militer?
@tekarok007 Ilmu pengetahuan itu dibangun dengan pondasi objektivitas. Jadi jika pemerintahnya melenceng dari jalur ilmu pengetahuan, sudah barang tentu akan dikritisi.
Lalu sekarang mau bangun Pusat doktrin pemuja rezim. Hanya mengakselerasi karamnya banteran.
@kangdede78@aniesbaswedan Dia sama elu kalau dilakukan uji kompetensi aja jauh lewat lu! Nggak perlu debat ini sih! Makanya merinding bulu junjungan lu kalau disebut nama dia kan.