Tolong di sampaikan ke orang ini.
Bye one sama gue.
Jgn cm bs intimidasi bocah trus pake preman.
Jadi Tionghoa buat malu loe, sama tionghoa aja menindas loe! Apalagi sama etnis lain nanti. Taek loe
Para pelajar ini diketahui berasal dari SMAN 1 Angkasa, Halim Perdanakusuma, Jakarta. Mereka datang buat belajar sekaligus menyuarakan aspirasi atas kelamnya permasalahan HAM di Indonesia.
Keren, ya, langsung turun ke lapangan belajarnya!🥹
Fyi. dalam Aksi Kamisan ke-839 ini, para peserta aksi turut menyerukan penghentian wacana pemberian gelar pahlawan kepada Soeharto serta menghentikan rencana pembahasan RUU TNI dan RUU Polri karena tidak sejalan dengan agenda reformasi.
| Narasi Daily
Ya ini permasalahan yang dialami polisi, yang disebabkan oleh polisi itu sendiri.
1/ proses administrasi sangat buruk. padahal sudah abad 21, tapi masih birokratif ala abad 20.
2/ orang mau bayar pajak aja dibikin ribet. padahal mereka mau bayar. kan aneh, orang mau bayar aja akhirnya mending pake calo/biro jasa.
2a/ tapi... sekarang sudah ada aplikasi signal polri, ada drive thru yang memudahkan. perlu diapresiasi juga. apalagi bayar bisa pake EDC dan QRIS.
3/ tidak bayar pajak, terus kenapa? penegakan hukumnya gak jelas. akhirnya, ya ngapain orang bayar pajak?
4/ katanya kalo sekian taun ga bayar pajak, diblokir. tapi buktinya saya cek beberapa nopol, udah 10 tahun ga bayar pajak, eh masih terdaftar tuh nopol-nya.
5/ akhirnya pusing sendiri karena banyak yg gak bayar pajak. sibuk bikin "promo diskon" pake pemutihan.
6/ orang males bayar pajak karena biasanya belum balik nama. urus balik nama? ribet. jaman digital, cabut berkas bisa seminggu kalau "gratis". padahal kalo udah by system, kurang dari satu detik bisa beres itu semua proses. masih aja mempertahankan sistem manual.
7/ kalau semua sudah integrasi sistem, otomatis. penegakan hukum jelas (tilang, blokir kendaraan). tingkat pembayaran pajak pasti meningkat. polisi jadi lebih dikit kerjanya = produktif (outcome lebih tinggi, manhours lebih rendah).
masalahnya di polisi itu sendiri kok.
Lima orang pekerja asal Indonesia yang sedang menjalani pelatihan kerja di Jepang menjadi pahlawan setelah berhasil menyelamatkan seorang wanita berusia 60-an yang jatuh ke sungai. Kejadian ini terjadi di Kota Yasu, Prefektur Shiga, pada bulan Oktober lalu.
#BeritaJepang
Sadar ga kerusakan yang ditimbulkan si @kaesangp ini lebih besar?
Dengan pernyataan KPK ini akan jadi inspirasi untuk melakukan gratifikasi lewat anak pejabat asalkan sudah beda Kartu Keluarga karena gaakan di usut🙂↔️
Di @KompasTV wwncr guru honorer.
Yg pria guru SD di Jombang, lewat hutan berlumpur. Sdh 10 motor rusak; pernah kejadian di hutan, dia terdampar s/d malam. Gaji Rp 300rb/bln.
Yg wanita guru di Sulawesi, commute 4 jam, gaji Rp 230rb/bln, dibayar per 3 bln.
Gak tega gw nontonnya
Impor Gula yang dilakukan Tom Lembong sudah dilaporkan ke Menko dan Presiden Jokowi saat itu
Nanti kalau ditanya wartawan Mulyono akan jawab Yo Ndak Tau Kok Tanya Saya