Dagelan yg sedang berlangsung di Negeri ini :
- tiba-tiba MPR bisa diutus presiden,
- tiba-tiba militer ngurus koperasi dan bertani,
- tiba-tiba bi dibawah presiden
- tiba-tiba bunga bank diatur presiden
- tiba-tiba polisi panen jagung
- tiba-tiba polisi jadi ahli perdapuran
- tiba-tiba DPR jadi jubir rezim,
- tiba-tiba presiden dikasih penghargaan sm Kapolri.
- tiba-tiba Tahanan di Lapas bisa Kuliah
- tiba - tiba ketua bgn yg baru rangkap jabatan komisaris,
- tiba - tiba ada mentri balikin amplop sebelum kena ott
Ini beneran negara TRIAS POLITICA?
KOK KAYAK KOMPAKAN SMUA?
dibilang antek-antek asing saya diam,
dibilang ndasmu saya diam,
dibilang warga desa tidak pakai dolar saya diam,
dibilang “tidak bermimpi kaya raya?”
SAYA AKAN LAWAN!!!
Guru non ASN dilarang ngajar di sekolah negeri mulai 2027, sementara napi akan diberi kerjaan dapur MBG di Lapas dan digaji. Jujur janggal. Ini arahnya mau kemana?
yang ada diotak gua ketika ngelike story orang:
1. ih lucu bgt ini (like)
2. eh gua pernah ke sini juga (like)
3. pemandangannya cakep bgt (like)
4. keren bgt outfitnya (like)
5. ohh lagi di acara wisuda (like)
6. suka sama JJ nya
JADI STOP MIKIR GUE SUKA SAMA LU YA ANJINGGG!!!
Panggilan "mas" kau junjung dan romantisasi, tapi panggilan "mbak" kau injak-injak; panggilan untuk budak modern katanya, tak pantas untukmu katanya.
Kapan kamu akan sembuh dari penyakit klasis itu, wahai pribumi yang berpikir dirinya lebih agung dari pribumi lain?
PENTING.
Jika ada kawan2 yang memiliki foto, video, rekaman dashcam, atau CCTV kondisi Jalan Talang pada 12 Maret 2026 sekitar pukul 23.30 WIB, silakan kirim ke email yang tertera di postingan Trend Asia ini.
Mari bantu mengungkap kasus penyiraman air keras kepada Andrie Yunus.
Andri Yunus : disiram air keras
Novel Baswedan : disiram air keras
Munir : dibunuh dengan diracun
Wiji Thukul : diculik hilang
Ermanto Usman : dibunuh
Biadab... Cuma disini orang yang perjuangin hak orang yang dizalimi, kritis, pejuang demokrasi taruhannya nyawa.
Sedih bgt siang ini.
Anak muda dikriminalisasi. Anak muda disiram air keras.
Ga ada satupun dr mereka yg pegang senjata. Semua modalnya suara dan partisipasi.
Makin hari tanda-tanda mau menindasnya semakin ditunjukin.
Kepada Natalius Pigai,
Segera bakar cigarmu, isap dalam asapnya sembari kawal dan usut tuntas kasus penyiraman air keras pada masyarakat sipil sebelum habis batang cigarmu yang sangat kau banggakan itu!
Jika benar kerjamu, akan kupuji-puji dirimu tujuh hari tujuh malam tanpa putus!
Ini waktumu membuktikan tindakan nyata kalau kau adalah pejuang HAM paling mulia!
Air keras jadi senjata intimidasi yang mengerikan.
Tidak langsung membunuh, tapi jelas mengisakan bekas permanen. Jika korban tetap hidup, visual lukanya jadi peringatan buat orang lain.
Bahan juga mudah dibeli, sulit dilacak.
Ketika disiram ke wajah, selain amat menyakitkan, luka permanen di wajah tidak hanya menyerang fisik tapi juga psikologis. Korban akan semakin berat tampil ke publik.
Kerusakan bisa kena ke kulit, risiko buta, kena ke saluran nafas kalau kehirup, belum kalau tidak sengaja masuk mulut.
Teror model ini tidak hanya kejam, tapi juga pengecut.