kita sama-sama pecandu.kamu dengan kopimu,aku dengan senyumanmu.lalu apa salahnya kita menikmati keduanya sembari mendiskusikan tentang rasa.entah rasa kopimu yg terlalu pahit,senyumanmu yg terlalu manis atau rasa yg telah ada di antara kita? haha ayolah, aku ingin bersamamu :')
aku terlalu lelah hingga memilih menyerah, namun saat aku sudah mulai berhasil melupakanmu dengan senyuman khasku, kamu kembali menyapaku???? bolehkah aku meneriakimu dengar kata "dasar tidak tau diri"
coba ikhlaskan perlahan tanpa harus melupakan, karena semua ini butuh pengorbanan, jadikan semua pertemuan sebagai kenangan, dan perpisahan sebagai pengalaman :)
Menghilanglah jika harus, itu takkan mengubah apapun di dalamku, seperti halnya seseorang yang hanya dengan mencintaimu saja sudah dapat merasakan bahagia, akupun begitu.....