Re Reading Skin In The Game by Taleb.
“Judge a books that one rereads. Learning is rooted in repetition and convexity, meaning that the reading of a single text twice is more profitable than reading two different things once”.
Orang-orang yang udah kerja stop lah looking down mereka yang belum. We don't know what happened, what's on their mind. We only see what we see, kita gak bisa lihat apa yang lagi mereka rasakan dan usahakan. Masih kurang sibuk kah kerjaan sampean ini?
inilah kenapa, jangan pernah lepas semua kebisaan, ide dan jiwa di satu tempat. supaya ga patah hati.
dulu aku pernah nulis di salah satu perusahaan, bagi hasil, profit ratusan juta aku antar ke depan pintu pemilik perusahaan.
satu waktu aku lg mengalami stres berat, aku bolak balik ke psikolog untuk kembali naikkan semangatku.
hampir setahun aku ga nulis, tanpa sokongan dari perusahaan, aku berobat sendiri.
tiba masa pemilik datang, ajak ngomong berdua, aku dikeluarkan dari perusahaan itu.
ratusan juta kuantar ke depan pintunya, tiba masa aku ga produktif, dikeluarkan. ga ada hal yang lebih sakit dari itu menurutku.
Alhamdulillah, ga semua ide aku tuang di sana, jadi bisa mulai lagi di kaki sendiri tanpa takut dikeluarkan atau dicurangi.
privilege terbesar tuh kayanya bukan warisan, tapi punya orang tua yang ga mewajibkan bulanan, ga mengharuskan bayar hutangnya, ga jadiin anaknya dana darurat, tapi malah selalu bisa bantu anaknya.
yap! leader gue udah mengabdi bertahun", ngasih omset s/d 500jt per bulan, di SP cuma gr" belain junior yg mau izin seminggu jagain ibunya di ICU. pas bilang mau resign, meja dan lacinya diobrak-abrik sama pak bos, seolah dia maling. CCTV dicekin, yg say goodbye ditandain. sakit
dipaksa resign bukan karena kinerja jelek, bukan karena ada pelanggaran tapi karena perusahaan ngerasa ga cocok sama pekerjanya dan mau lepas tangan sama kewajibannya.
bayangin aja dikontrak 12 bulan, dibulan ke 4 perusahaan ngerasa ga cocok dan ada niatan mengakhiri hubungan kerja.
tapi yg dilakuin adalah minta pekerjanya "resign", karena kalo perusahaan yg phk harus bayar ganti rugi 8x gaji + uang kompensasi.
meminta pekerja resign saat perusahaan yg mau menyudahi hubungan kerja adalah PHK TERSELUBUNG yg terbungkus rapi.
I have seen intelligent people destroy their careers by never learning to play dumb strategically. And game theory explains why: in most high-stakes hierarchies, influence is perceived as a zero-sum game. If you appear "too intelligent," you are perceived as a threat. That locks you out of important networks. Let the others feel superior for a while, and hide your intelligence until deployment.
Mengapa Negara Menzalimi Suami Saya, yang Tulus Berkorban Banyak Untuk Negara?
Sebagai istri, sakit hati rasanya. Enam belas tahun aku kenal Ibam, dia ngga money oriented. Niatnya tulus. Kalau sudah mau bantu, dia akan benar-benar bantu.
Ibam dituntut penjara 15 tahun dan harus bayar Rp16,9 miliar, kalau tidak maka pidananya ditambah 7,5 tahun.
Berarti, Ibam dituntut 22,5 tahun penjara.
Ibam, yang pernah menolak tawaran puluhan miliar karena merasa misi bantu negara lewat bangun teknologi masih belum selesai.
Sekarang ironisnya dituduh korupsi. Padahal sampai 57 saksi diperiksa, tidak ada satu pun bukti Ibam memperkaya diri. Tidak ada konflik kepentingan untuk memperkaya orang lain.
Dia hanya konsultan teknis, rela tolak tawaran asing, turun gaji demi negara, ngga punya jabatan dan kewenangan, selalu profesional dan netral dalam kasih masukan, tapi terjebak dalam pusaran para elite birokrasi.
Masukan teknis Ibam yang sudah terdokumentasi baik, transparan akan kelebihan dan kekurangan, diceritakan sepotong-sepotong saja oleh pejabat pengadaan. Sehingga seakan-akan Ibam memaksa hanya Chromebook.
Untungnya, Ibam punya banyak dokumentasi yang sudah jadi bukti di persidangan. Sudah terungkap di sidang bahwa:
1. Ibam bukan pejabat, tapi konsultan yayasan. Gaji Ibam sama sekali bukan dari APBN.
2. Ibam baru kenal Nadiem setelah dia jadi menteri. Ngga ada persekongkolan, dan ngga pernah ketemu personal.
3. Di banyak bukti chat & notulen rapat: Ibam tidak mengarahkan pengadaan, tidak buat kajian, bahkan Ibam minta kementerian untuk uji Chromebook dulu.
4. Pejabat Eselon I akhirnya mengakui: dia yang menolak masukan pengujian Ibam, dia yang memutuskan Chromebook lewat SK yang dia keluarkan.
5. Ahli IT telah menyatakan masukan Ibam sudah netral dan profesional, sesuai best practice keahlian, serta benar dalam menyerahkan keputusan ke kementerian.
Puncaknya, nama Ibam dicatut ke dalam SK pengadaan yang tidak pernah dia ketahui sebelumnya. Dalam pengesahan kajian Chromebook yang ditugaskan SK, tidak ada tanda tangan Ibam.
Terungkap juga di sidang, belasan pejabat, termasuk yang berupaya ‘menyalahkan’ Ibam, mengakui telah menerima ratusan juta rupiah suap dari vendor. Namun mereka semua bebas, tidak ada yang jadi tersangka.
Disaat mereka bebas, Ibam ditahan dan dituntut penjara. Bagiku perkara ini jelas. Suamiku bukan pelaku, tapi korban permainan elite birokrasi yang seenaknya melempar semua keputusan mereka pada Ibam.
Sekarang, kami hampir sampai di ujung jalan.
Ibam dituntut 22,5 tahun penjara.
Dua terdakwa lain, pejabat Eselon II di Kemendikbud, yang mengatur pengadaan dan sudah mengakui ada aliran dana sampai miliaran rupiah, dituntut 6 tahun saja.
Semakin kontras ketika surat tuntutan sendiri mengakui: tidak ada aliran dana ke Ibam.
Tuntutan bilang di laporan SPT 2021, kekayaan Ibam naik Rp16,9 miliar. Ibam sudah tunjukkan bukti di persidangan kalau itu dari saham Bukalapak yang didapat jauh sebelum Ibam menjadi konsultan Kemendikbud, tidak ada kaitannya sama sekali dengan Chromebook atau Gojek.
Bukti itu ditolak JPU dalam tuntutannya. Mereka bilang karena Ibam sudah resign, sahamnya hangus. Mereka tidak paham kata-kata dalam surat pemberian saham, bahwa yang hangus hanya “saham yang belum diberikan”. Padahal, sebelum resign juga ada sebagian saham yang sudah diberikan.
JPU menyatakan, karena mereka tolak bukti itu, Rp16,9 miliar Ibam diduga hasil korupsi, jadi mereka tuntut 15 tahun ditambah 7,5 tahun.
Bagi kami, ini puncak dari kezaliman. Ibam yang tidak pernah, sekali lagi, TIDAK PERNAH ADA ALIRAN DANA SAMA SEKALI, dikriminalisasi atas prestasinya bantu negara, yang tidak ada hubungannya dengan perkara.
Dua minggu lagi putusan Ibam akan dibacakan oleh Majelis Hakim, kami tetap berharap keadilan putusan bisa sesuai dengan fakta persidangan.
Karena, ini bukan sekedar perkara hukum, ini menyangkut nasib seseorang, masa depan keluarga kami, anak-anak kami, serta kemerdekaan kami sekeluarga.
Setahun terakhir ini adalah masa yang sangat berat bagi kami. Keluarga kami kehilangan penghasilan, kesehatan jantung Ibam kian memburuk, bahkan tabungan hidup kami terkuras habis untuk biaya medis dan biaya hukum.
Namun, aku bersaksi bahwa Ibam adalah seorang perintis. Hidupnya penuh perjuangan dari kecil, insya Allah kami siap bangun dari nol lagi.
Hanya saja, jika pengabdian untuk Indonesia harus dibayar semahal ini. Jika bukti persidangan sudah seterang ini, dan jika upaya mengkambinghitamkan Ibam sudah sekentara ini, dia tetap dipenjara puluhan tahun...
Ini adalah ketidakadilan yang teramat pahit.
Bukan hanya bagi Ibam, tapi bagi siapa pun yang pernah atau akan bantu bangsa ini dengan niat tulus.
Apa memang berbakti bagi merah putih seberbahaya ini?
Apa memang tidak ada keadilan bagi orang jujur yang sudah berkorban banyak bagi negara?
Tolong bantu kami mencari keadilan untuk Ibam selagi masih ada waktu. Mohon bantu bagikan tulisan ini, pada rekan atau kerabat, konsultan atau pejabat, siapapun yang bisa bantu menyuarakan keadilan dan memberi perhatian.
Agar tidak ada lagi profesional seperti Ibam yang jadi korban kriminalisasi.
Jakarta, 16 April 2026
Ririe - Istri dari Ibrahim Arief (Ibam)
This 8 minute video by Nassim Taleb will show you how a 70-year-old formula used by quants separates top traders from bankrupt ones
Bookmark & watch it. It will change the way you trade forever. Then read the post below
Marriage is fun when we have the knowledge.
Kalau kata ust. Khalid, asal tidak melanggar syariat tidak perlu marah dan dianggap serius.
Kemarin istri masak tahu bacem, ditinggal buka hape ngurus les onlinenya. Saya sendiri lagi sibuk jbjb di X.
Tiba-tiba aroma sangit tercium dan asap mengepul. Panci di dapur berasap, tahu bacem jadi tahu bakar.
Istri lari ke dapur matiin kompor. Saya buka jendela dan pintu. Kita ketawa bareng sambil ngicip tahunya yang sudah gosong di tengah-tengah pekatnya asap yang memenuhi semua ruangan termasuk cucian yang baru saja dijemur.
Tidak ada yang marah dan saling menyalahkan.
Dear HR dan para atasan,
kalo karyawan lu ngajuin izin, sakit, cuti, wfh tuh IZININ ANJIR🫵🏻
gak usah sok galak.
temen gw kecelakaan di jalan sampe dibopong warga, udah nelpon atasan buat izin ga jadi masuk
malah dipaksa masuk. setan banget
@pramuwww Halo Mas, terima kasih sudah berikan kesempatan berharga ini.
saya sudah apply untuk posisi content creator Jakarta . Semoga ada kabar baik yaa Mass, terima kasih.