️️ ️️
️️
️️ 𝐊͟𝐔͟𝐋͟𝐃͟𝐄͟𝐒͟𝐀͟𝐊͟ 𝐆͟𝐔͟𝐑͟𝐈͟𝐍͟𝐃͟𝐀͟𝐌
Syair ini mengikrarkan dergama
yang acap kali disesap kala sang
rawi berlabuh dalam dekapan
malam, menyerahkan panggung
megah miliknya pada benderang
perak di atas sana.
️️
️️
@ShoutOCs ️️ ️️
️️
️️( Jikalau tidak keberatan dengan aku yang baru akan aktif kembali, apakah kamu berkenan untuk diskusi? Kebetulan aku ada gambaran relasi. )
️️
️️
ᅠᅠ ᅠ
ᅠ
ᅠ
BOEMI.
Selamat sore, Penulis. Karna saya menemukan adanya kesamaan gaya yang digunakan dalam pembuatan sematan karaktermu dengan milik Ghazul yang sudah dibuat lebih dulu, tolong buka DM karna saya sudah menghampiri kamu di sana.
ᅠ
ᅠᅠ
ᅠ
ᅠᅠ
️️ ️️
️️
️️𝐑𝐀𝐖𝐀.
Berhubung kisah Sarwa sangat kompleks dan aku belum mendapatkan hilal untuk memulai. Ada yang mau diangkut ke karakter baruku nggak? Meminjam rupa si cantik ini.
️️
️️
️️ ️️
️️
️️Desir pawana menyerbu dengan riuh, namun aku masih bersiap pada posisi, sesekali membenahi pandangan yang tertutup oleh helai rambutku sendiri.
( @telukasa. )
️️
️️
️️ ️️
️️
️️Alih-alih merasa terganggu akan hal tersebut, aku kembali unjuk gaya di hadapan sang pemuda, berharap ia mengabadikan momen yang ada saat itu.
“Ayo sekali lagi!”
️️
️️
️️ ️️
️️
️️𝐑𝐀𝐖𝐀.
Mohon maaf karena Sarwa sudah seperti hidup segan mati tak mau. Rawa sibuk memupuk semangat, ditambah lagi berita yang sedang marak diperbincangkan membuat penulis maju-mundur untuk kembali aktif beberapa waktu ini.
️️
️️