di X tuh
jika ingin berkembang, pertama harus konsisten.
dan tidak bisa berkembang dalam sehari.
Ini membutuhkan proses
X menghargai mereka yang sabar dan berusaha. tetap semangat untuk saya dan kalian.. smaangat
Jelas intimidasi siapapun ga bisa atur atur dokter kasih obat , apalagi sudah berhubungan dengan nyawa kalau itu dilakukan dan hasilnya fatal tetap aja dokter yang disalahkan, usut tuntas
Bupati Timor Tengah Utara (TTU), Yosep Falentinus, menekankan bahwa dokter Eliza Princila Utami Pakaenoni atau dr. Icha sudah mematuhi SOP penanganan pasien yang tergigit ular. Namun, dr. Icha malah diduga mendapatkan intimidasi dari tiga anggota dewan NTT. Ini disampaikan dalam program kumparan AMPM, Kamis (2/7).
Menurut dugaan Yosep, saat penanganan, ada kepanikan dari keluarga pasien dan meminta agar dokter segera menyuntikkan anti-bisa ular. Namun, dr. Icha tidak melakukannya karena hasil pemeriksaan menunjukkan bisa ular belum menyebar ke dalam darah. dr. Icha pun tetap berpegang pada SOP dan menolak melakukan penyuntikan.
dr. Icha mendapatkan intimidasi usai keputusan itu ia ambil. Yosep menyatakan bahwa dr. Icha trauma, drop, dan langsung dirawat. "Nah, setelah dirawat inilah kemudian kondisinya makin hari makin memburuk. Kami minta untuk dirujuk ke rumah sakit yang ada klinik psikologinya," kata Yosep. Dari hasil pemeriksaan psikologi, dr. Icha mengalami trauma berat karena intimidasi.
📸: Dok. kumparan.
Baca selengkapnya dengan klik link di bio. Cari tahu berita update lainnya dengan download aplikasi kumparan di App Store atau Google Play.
📝: kumparancampaign | contentampm | news | svt | R158 | E164
#bicarafaktalewatberita #kumparan
Bupati Timor Tengah Utara (TTU), Yosep Falentinus, mengungkap dugaan intimidasi yang dialami dokter Eliza Princila Utami Pakaenoni atau dr. Icha saat bertugas di Instalasi Gawat Darurat (IGD) RS Leona, Kefamenanu, Nusa Tenggara Timur (NTT). Katanya, anggota DPRD mengintervensi dr. Icha hingga mengancam akan memecatnya melalui pemanggilan di Komisi 3 DPRD TTU.
"Yang saya dengar ada salah satunya 'saya juga mengerti SOP, saya pegang SOP'. Kemudian ada kalimat lontaran lain 'saya komisi 3 akan saya panggil, saya pecat'," kata Yosep saat wawancara dalam program AMPM kumparan, Kamis (2/7).
Selain itu, dr. Icha juga mendapatkan ucapan yang merendahkan. "Sampai dengan timbul ada kalimat bodoh, dokter bodoh gitu. Nah ini kebetulan mungkin Dokter Icha ini trauma dengan kalimat itu," ujar Yosep.
Adapun intimidasi ini terjadi saat dr. Icha menangani seorang pasien gigitan ular. Saat penanganan, muncul kepanikan dari keluarga pasien dan meminta agar dokter segera menyuntikkan antibisa ular.
Namun, dr. Icha tidak melakukannya karena hasil pemeriksaan menunjukkan bisa ular belum menyebar ke dalam darah sehingga dr. Icha tetap berpegang pada SOP dan menolak melakukan penyuntikan.
📸: Dok. kumparan.
Baca selengkapnya dengan klik link di bio. Cari tahu berita update lainnya dengan download aplikasi kumparan di App Store atau Google Play.
📝: focus | doktericha | news | svt | R176 | E164
#bicarafaktalewatberita #kumparan
@Hidupsebagai62 Harga rumah 25 tahun nanti berapa ya,, bisa 5 kali lipat dari hari ini ? Untung dong ..angsuran 8 juta / bln 20 tahun kedepan 8 juta serasa 4 juta hari ini? Ringan kan 😄smngat pejuang klrga persembahkan tempat berteduh yang layak u pasangan dan anak kita😭😭