Keluarga pejabat di Indonesia sering bertindak superior dan memamerkan kekayaan karena tekanan budaya dan dugaan korupsi. Masyarakat menilai kesuksesan dari harta, diperkuat media sosial. Banyak kekayaan melebihi gaji resmi, memicu kecurigaan penyalahgunaan dana publik. Kurangnya akuntabilitas historis juga berperan, meski kini ada perubahan dengan pengawasan ketat. Publik marah, kampanye media sosial seperti "Filthy Rich Officials" mendorong investigasi. Presiden Jokowi meminta pejabat tidak pamer, menunjukkan perhatian pemerintah. Meski ada yang bilang kekayaan itu sah, ketimpangan ekonomi membuat publik skeptis.
nih gais anak aparat belagu bgt tai. postingannya hedon semua. ikut trend tapi bawa bawa warga sipill. maksud lo kalo org gapunya adc berarti lower dari lo gitu? najisssssssss
@/kireileclerc
🇺🇸Trump naikin tarif ke China jadi 34%, trus 84%
🇨🇳China balas naikin tarif
🇺🇸Trump naikin tarif lagi jadi 145%
🇨🇳China balas lagi naikin tarif
🇺🇸Pemerintahan Trump memohon Xi untuk telpon
🇨🇳China ga respon
🇺🇸Trump mengumumkan bahwa ia siap untuk "membuat kesepakatan"
🇨🇳China tetap ga merespons
🇺🇸Trump cabut kembali tarif untuk beberapa segmen karena takut efek sangat negatif ke perusahaan teknologi Amerika
@Heraloebss Herannya Segitu hancurnya ini institusi masih ada yg mau daftar jd polisi, bahkan berbondong2, bahkan bayar ratusan juta, dijalan tarunannya bangga bener pake baju ketat