@dragyeom -- dahulu. Ah, aku lupa mengatakan bahwa aku mengelola sebuah klinik di daerah sini bukan?" Sebuah ke ramah tamahan yang ia berikan hanya sekedar untuk menjauhkan kecurigaan apapun yang mungkin tengah di miliki oleh lawan bicaranya.
@dragyeom -- disini." Ujarnya menunjukan beberapa tubuh manusia yang bahkan hidup atau mati tidak ada bedanya. Manusia manusia yang sudah terjerat kedalam lingkaran setan bernama narkotika dan alkohol.
"Jika sekiranya kau tidak nyaman disini, kau bisa beristirahat di klinikku terlebih --
-- belokan kecil yang berada di ujung jalan.
"Disana, tapi mungkin kau akan kerepotan jika kau keluar di jam jam seperti ini, ada banyak polisi yang berpatroli dan jika mereka mendapati mu keluar dari gang ini, aku yakin mereka akan menyeretmu ke kantor polisi." @dragyeom
-- menunjukan ketertarikan atas temuannya malam ini. Sebuah tawa lembut keluar dari mulutnya.
"Tentu saja ada, kebetulan aku tinggal di daerah sini. Kau terlihat tidak terbiasa dengan daerah ini, aku terkejut kau bahkan bisa menemukan jalanmu ke sini. Adrian menunjuk sebuah --
-- kliniknya yang sama sekali tidak mencurigakan itu. Melangkah perlahan ke arah sang pria dengan sebuah senyuman ramah nan hangat terpatri di wajahnya. "Selamat malam tuan, kau terlihat tengah kebingungan. Kau tidak apa apa?"
-- buah bagi seluruh isi pikirannya. Dengan jelas seorang asing tengah menjejakan kakinya di atas teritorial miliknya. "Polisi kah? Atau private investigator?" Pikirnya dalam kepala. Mayat mana lagi yang membawa kecurigaan bagi pihak berwenang untuk kembali mengunjungi --