Perkenalkan, Produk Gagal yang Bernama Budiman Sudjatmiko
Dulu, ada seorang aktivis bernama Budiman Sudjatmiko yang lantang menuntut Soeharto, ia juga terlibat dalam pelengseran Soeharto pada 1998 atau yang disebut dengan Reformasi 98. Dari waktu ke waktu, Budiman Sudjatmiko bergabung dengan Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP), katanya, dengan masuknya ia ke parlemen maka akan lebih mudah dalam memperbaiki sistem di Indonesia.
Namun bagai pungguk merindukan bulan, hingga hari ini ia tak mampu untuk mewujudkan cita-citanya. Bahkan menurutku, Budiman semakin jatuh ke dalam hingar bingar kekuasaan.
Orang seperti Budiman ini ada banyak, misalnya seperti Fahri Hamzah, Fadli Zon, Adian, hingga aktivis-aktivis yang menjabat di KPK seolah lupa dengan idealismenya dulu. Kekuasaan dan jabatan membuat otak mereka tumpul, hingga kebijakan-kebijakan yang berpotensi merugikan rakyat tak mendapat penolakan dari mereka.
Ya, mereka hanya bisa diam tak berdaya di dalam parlemen, senyap seperti mimpi mereka yang tak akan pernah terwujud tentang keadilan.
[Sebuah Esai]