@joeyakarta@Anak__Ogi Betul. Rokok, gula, dan alkohol adlh hal yg berbeda (whataboutism). Knp gue bawa2 gula dan alkohol? Krna point gue adlh sdng mempertanyakan, kenapa org2 lebih mentolerir bahaya gula dan alkohol? Jika ketiga hal itu memiliki dampak buruk, seharusnya ketiganya diperlakukan sama.
@tante_nike@trafalgray@Anak__Ogi Ya seharusnya kalo ada data yg mengatakan rokok, gula, dan alkohol membahayakan, ya ditutup aja. Pertanyaan saya kenapa ketiga itu tdk ada yg ditutup?
@msq07j4@Anak__Ogi Sejauh ini, ini sih komen yg paling oke. Sebenernya gue juga sama, gak merokok dan gak konsumsi alkohol. Komentar gue hanya mempertanyakan kenapa org2 lbh mentolerir alkohol dan gula, sedangkan rokok "dikemplang" habis2an. Tapi yg bales malah banyak yg tersinggung. Entahlah.
@pantek_asing@Anak__Ogi@tirta_cipeng Jika memang tubuh manusia dk bisa menetralisir dampak rokok, kenapa ada org yg usianya diatas 70 dan masih merokok ya?
@HoyoVerseNot@Anak__Ogi Salahnya argumen saya dimana kak? Saya malah mempertanayakan, kenapa cuma rokok aja yg diperketat? Malah saya ingin agar pengawasan alkohol dan gula diperketat juga. Bukan cuma rokok aja. Org2 bacanya pake emosi sih. Makanya gak bisa mencerna.
@tante_nike@trafalgray@Anak__Ogi Jika memang data yg kamu sampaikan Valid, kenapa sampai detik ini pabrik rokok di Indonsia belum ditutup? Argumen2 kalian masih bisa saya bantah. Bukan berarti saya ngeyel, tapi argumen2 kalian masih lemah. Me vs everybody.