Dulu jaman SBY, tiap ada bencana, dia pidato, "Saya prihatin."
Sampai jadi meme, ada juga yang bikin website dengan tombol, kalau dipencet ada rekaman SBY bilang, "Saya prihatin."
Itu menyindir karena yang dilakukan adalah bare minimum doang. Mengucapkan prihatin tanda simpati.
Sekarang?
Ada banyak orang keracunan bahkan kehilangan nyawa.
Gak bilang apa-apa. Nothing, none.
Bare minimum aja enggak.
Bahkan kita jadi merindukan, "Pertama-tama, saya prihatin."
Menurut teori mutakhir, penyebab kemiskinan (struktural) adalah:
❌ korupsi
❌ lemahnya penegakan hukum
❌ kebijakan yang tidak memihak rakyat
❌ ketimpangan ekonomi
❌ kesenjangan sosial
❌ kualitas pendidikan yang buruk
✅ punya anak banyak
even temenku yg lulusan ui dan setauku emang pinter anaknya, tp dari debat pertama sampe terakhir tu dia menyimpulkan kalo anies tu omongannya terlalu tinggi. kek...... sadar bjirr prabowo gibran tu yg omongannya kaya org nyabu
Gw kerja di Industri Makanan dan Minuman, dan keracunan makanan itu FATAL!! Tidak boleh ada toleransi mau itu cuma 0,0001% karena sangkut paut nyawa. Anak2 dan orang tua korban harusnya bisa menuntut ke pemerintah! Ini kalo di industri udah kasus hukum ya
@intinyadeh Objektif itu wajib, netral jgn. Kalo lu punya prinsip, lu pasti punya stance. Masa liat ketidakadilan dan kejahatan diem aja dibalik kata netral. Jurnalis jg boleh2 aja gak netral, yg gaboleh kalo sembarangan nulis opini bkn fakta.
TOLONG BANTUANNYA PARA WARGA❗Seorang komika Palangkaraya Kalteng mendapat intimidasi oleh pendukung Gubernur Kalteng karena konten parodinya mengkritik Gubernur Kalteng.
Dengerin Bocor Alus hari ini ternyata Hasan Nasbi itu orangnya Jokowi. Bahkan, dia gk punya akses langsung ke Prabowo 😂 Duarrr. Makanya sering blunder.
Tidak apa-apa negara susah berkembang, yang penting anak-anak koruptor tidak kesusahan hidupnya. Mereka harus bisa tetap sekolah di luar negeri, hidup berkecukupan, dan punya kesempatan jadi pejabat berikutnya. Pemerintah dan negara harus selalu hadir menjaga anak koruptor.
Twitnya menyambut, tapi tanya alamat gak dijawab.
Banyak yg mau nyumbang buku ga diwaro.
Ada yg mampir baca difoto, dibuat konten sedih dan cerita ngarang.
Banyak yg donasi tp gak masuk ke laporan.
Fix, penipu berkedok rumah literasi. Cocok jadi bahan bakar neraka 🔥
Ini kisah paling memalukan sepanjang sejarah PPDS.
Hal ini bisa menghancurkan trust pasien ke dokter anestesi di seluruh Indonesia.
Pelaku harus dihukum seberat2 nya dan investigasi harus detail, apakah ada korban2 lain atau tidak.
Dukunganku untuk korban dan keluarganya