"Orang Kristen saja santai-santai saja Injilnya dibikin ledekan dan komedi. Kenapa challenge al-Duha buat sebotol bir pada marah?"
Justru aneh kalau ada orang Kristen gak marah kitab sucinya dibuat ledekan.
Dari sudut psikologi, marah saat sesuatu yang disucikan dihina adalah respons manusiawi, bukan bukti bahwa seseorang antikritik.
Dari sudut sosiologi, toleransi tidak diukur dari seberapa rela sebuah kelompok dijadikan bahan olok-olok, tetapi dari cara perbedaan dikelola tanpa penghinaan.
Dari sudut logika, sikap sebagian orang Kristen terhadap lelucon tentang Injil tidak otomatis menjadi standar yang wajib diikuti umat Islam.
"Mengkritik" agama (saya pakai tanda petik!) adalah bagian dari kebebasan berpikir, saya setuju. Akan tetapi, sengaja melecehkan simbol sucinya adalah perkara yang berbeda.
Ngasih tantangan, seperti hafal satu ayat Alquran dengan hadiah sebotol bir, itu jelas sok asik dan gak lucu.
WANTED
DIBURU NETIZEN & POLISI! Wanita di Booth Newport Bikin Challenge Baca Al-Qur'an Berhadiah Miras Gratis
Aksi tak terpuji di sebuah festival musik mendadak viral dan memicu kecaman publik! Seorang perempuan berbaju putih dan celana pendek jins terekam meminta pengunjung membaca surah Ad-Duha demi mendapatkan satu botol minuman keras (miras) gratis.
"Yang penting balance (seimbang). Yang bisa Ad-Duha gua bayarin satu botol," ujar wanita tersebut dalam video yang beredar.
๐ Poin-Poin Penting Kejadian:
Pengunjung Dipaksa & Dinormalisasi: Winda Saraswati, salah satu saksi mata, menyebut pengunjung sempat ragu namun terus diyakinkan. "Astagfirullah banget gue... gila ya miras dibeli pake ayat," ungkapnya.
Klarifikasi MC: Revnaldo Ega (MC booth Newport) menegaskan konsep tersebut bukan darinya. Lewat Threads, Ega menjelaskan bahwa mic miliknya mendadak diambil alih oleh perempuan tersebut. Ega mengaku lalai tidak langsung merebut kembali mic tersebut.
Polisi Turun Tangan: Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Budi Hermanto, mengonfirmasi Polsek Pademangan dan Polres Metro Jakarta Utara sedang menyelidiki dugaan penistaan agama ini. Polisi telah menghubungi pihak penyelenggara serta pemilik brand Newport (OT Group), dan menjadwalkan pemanggilan EO serta MC untuk gelar perkara.
2 Preman Lontong Pelaku Penganiayaan Pasutri Ditangkap ๐ฎ๐ฉ
Dalam waktu singkat, dua pria yang diduga melakukan penganiayaan terhadap pasangan suami istri (pasutri) berhasil diamankan oleh Tim JCS dan Resmob Polrestabes Medan yang berkolaborasi dengan TRC.
Proses penangkapan berlangsung cukup dramatis karena kedua pelaku disebut sempat melakukan perlawanan saat hendak diamankan petugas.
Selain mengamankan kedua pelaku, petugas juga menyita barang bukti berupa benda yang menyerupai pistol untuk keperluan penyelidikan lebih lanjut.
FENOMENA CABULISME BUNGKUS AGAMA DAN PENYEBAB OKNUM ULAMA, KYAI ATAU USTADZ BERBUAT ASUSILA
Fenomena "cabulisme bungkus agama" itu istilah buat kasus pelecehan seksual yang dilakukan oknum ulama, kyai, atau ustadz tapi ditutup-tutupi atau dilegitimasi pakai dalih agama, karomah,