Kita sdh masuk kembali ke masa Orde Baru. Dulu waktu ke Aceh saya mendegar cerita bagaimana seorang petani yg diduga mendukung GAM dieksekusi tentara di depan keluarganya. Cerita 65 di Bali, Jateng & Jatim; peristiwa Dili, kekerasan di Papua, tdk kalah seramnya perilaku tentara.
Pemutaran film Pesta Babi banyak dibubarkan paksa oleh tentara dan otoritas lainnya.
Militer sudah masuk ke ruang-ruang publik yang bukan urusannya, memaksa sinema terutama dokumenter kritis dilarang ditonton dan didiskusikan bersama di ruang-ruang publik.
https://t.co/0PM1V5ITK5
Serangan brutal militer Indonesia di Tembagapura, Mimika, Papua Tengah, 5 warga sipil ditembak, gelombang pengungsian makin meningkat masif. Operasi militer Indonesia di atas tanah Papua, selain membunuh, warga sipil pun harus jadi korban pengunsian besar-besaran.
Pada 22 April 2026, Koalisi Masyarakat Sipil menyampaikan sikap tegas: penyangkalan terhadap pemerkosaan massal Mei 1998 adalah bentuk kekerasan lanjutan terhadap korban. Ini bukan sekadar perbedaan tafsir sejarah-ini adalah upaya sistematis untuk menghapus kebenaran.
PENGHANCURAN GEREJA OLEH APARAT MILITER (TNI).
Sorong, Papua Barat 4 Mei 2026. Telah terjadi oprasi militer di Kampung Persiapan Tahmara, Distrik Aifat Selatan. Tentara Indonesia membakar rumah peddk di kampung & membongkar Gereja GKI POS PI Imanuel Tahmara ( Klasis Aifat).
MBG memang luar biasa. Nggak nemu padanannya di negara lain. Anomali di Indonesia program ini menyerap sekitar 7 persen anggaran negara, ketika negara lain umumnya berada di bawah 1 persen, bahkan banyak yang tidak mencapai 0,5 persen. Apalagi, MBG tidak berdiri sebagai pos anggaran yang netral. MBG menyerap anggaran pendidikan. Secara konstitusional, Indonesia wajib mengalokasikan 20 persen APBN untuk pendidikan, sekitar Rp757,8 triliun pada 2026. Namun, sebagian dari dana ini ikut digunakan membiayai MBG. Belum lagi penggunaan anggarannya, yg ternyata banyak untuk non-makanan, kualitas menu tak bergizi, kasus keracunan, dll.
Sulit memahami logika ekonomi atau gizi di balik program ini. Kecuali logika politik praktis sih.
https://t.co/nXMcxixWEG
Makin mudah melihat sampah dibakar, asap membumbung, atau dibuang di saluran irigasi. Dari pinggir jalan sampai dalam gang. Dampak buruknya bertambah: pencemaran tanah, air, polusi, dan peningkatan pelepasan karbon (efek rumah kaca, bumi makin panas).
Harga kaos kaki sampai Rp100 ribu per pasang. Total 6,9 miliar dana MBG dipakai buat beli kaos kaki. 🧦
Tak dapat dimungkiri, MBG menjadi program pemerintah yang menggunakan paling banyak dana anggaran. Pada 2025, 6,2 triliun dianggarkan hanya untuk program MBG.
Tetapi, uang sebanyak itu yang harusnya bisa digunakan untuk memperbaiki gizi anak Indonesia malah dibelanjakan hal-hal janggal.
Misal 1,2 triliun untuk motor listrik sketchy, dan 6,9 miliar untuk kaos kaki.
Reportase selengkapnya bisa kamu baca di https://t.co/KCkspDeJoi
#MBG #BGN #ProjectMultatuli #YaAkuBakalDibaca
Mikroplastik sudah ditemukan di sperma, plasenta, dan air susu ibu. Masuk ke tubuh kita lewat udara.
Ledakan kasus stroke, kanker, kemandulan, dll mengancam masa depan manusia.
MENOLAK PUNAH - official trailer
#Indonesia: Deeply concerned by horrific acid attack on Andrie Yunus, the Deputy External Affairs Coordinator of the Commission for Missing Persons and Victims of Violence (@KontraS). Those responsible for this cowardly act of violence must be held to account. HRDs must be protected in their vital work & able to raise without fear issues of public concern. - @volker_turk
Cukup mengejutkan ya, pemerintah kasih izin konsesi panas bumi di Halmahera ke anak usaha Ormat Technologies, perusahaan dengan akar operasional dan teknologi kuat di Israel. Padahal secara resmi Indonesia tidak punya hubungan diplomatik dengan Israel. Rasanya seperti ada standar ganda antara kebijakan luar negeri dan investasi energi kita.
Di sisi lain, warga Halmahera juga harus menanggung beban lagi. Setelah hutan dan ruang hidup mereka terhimpit tambang nikel, sekarang ada proyek geothermal berskala besar.
Dera dan Munif bukan penjahat, mereka adalah aktivis lingkungan yang lama berjuang untuk keadilan agraria dan hak petani. Penangkapan mereka atas dasar tuduhan “penghasutan” dan “penyebaran informasi bohong” tampak sebagai kriminalisasi atas kritik dan advokasi.
Urat malu & nuraninya sdh hilang org ini. Di tengah bencana alam oleh perusakan lingkungan, msh aja bahas sawit. Padahal deforestasi terbesar disebabkan perluasan perkebunan sawit & tambang. Begini ini kalo pelanggar HAM jadi presiden. Hilang hati nuraninya.
Pasca aksi demonstrasi Agustus lalu, masyarakat dan admin-admin medsos dijemput paksa oleh segerombol aparat. Mayoritas postingan atau komentar yang mereka lemparkan adalah kritik keras kepada aparat kepolisian pasca peristiwa Affan Kurniawan.
Tidak hanya itu, polisi pun menggunakan pasal penghasutan yang ada di UU ITE, salah satunya pasal 28 ayat (2). Padahal jika kita telisik lagi pasalnya, unsur-unsur tersebut terlihat diada-adakan oleh kepolisian.