di antara orang-orang yang ngejar dunia, gue merasa sangat tertinggal. di antara orang-orang yang ngejar akhirat, gue juga merasa sangat tertinggal. jadi sebenernya gue tuh ngapain sih di hidup ini? 😂
@Smash1014314 Makanya biasanya di buku2 parenting yg pertama dilakukan untuk menjadi orang tua yang baik adalah : memilih calon ibu/ayah (pasangan) yang baik.
Gua tetap menolak untuk bisa mengerti dan paham kenapa bisa ada kelompok masyarakat terdidik, punya akses informasi, yang milih doi. Kok bisa?
Kurang terang apa kegelapannya?
Gue pernah coba jadi orang yang selalu available buat semua orang.
Chat dibales cepet. Dimintain tolong langsung bantu. Dicari pas lagi sedih, selalu nyempetin hadir.
Tapi suatu hari gue capek banget.
Gue milih diem dulu sebentar. Cuma pengen lihat, siapa yang bakal nyari gue.
Capek banget jadi dokter di konoha. Pendiam katanya kurang edukasi, anamnesis sesuai SOP dikatain kenapa bisa lulus sekolah, dinas sesuai jam kerja diviralkan, sekarang bahkan tampil rapi pasca operasi dianggap bohong. Please, adik-adik yang mau ambil FK, pikir-pikir lagi ya 😔
@salshaindr As anak pertama yg kemana2 sendiri, sebelum adanya tiktok dan platform video lainnya.. gue dulu juga nyari hal2 ginian lewat google🥹 bayangin tulisan doang isinya.
Berapa dampak langsung yang kerasa dari anjloknya nilai tukar rupiah:
- Langganan Netflix, Spotify, YouTube Premium, dll bakal ikut naik
- Bayar tes IELTS, TOEFL, SAT jadi lebih mahal
- Harga iPhone, laptop, GPU, dan barang elektronik naik
- Tiket pesawat & hotel luar negeri makin mahal
- Harga game Steam/PS Store bisa ikut naik
- Harga makanan impor ikut naik
Jadi, stop bilang kalau rupiah anjlok gak ngaruh ke hidup kalian.
Nemu kalimat tercantik pembangkit energi yang harus kamu baca berulang-ulang.
“maka, bertumbuhlah dengan sangat cantik. biarlah luka-luka itu menjadi perjalanan yang perlahan membentukmu menjadi akar yang kuat.
lalu, jika nasi telah menjadi bubur, buatlah bubur yang enak. barangkali hidup memang bukan tentang memilih apa yang terjadi, tapi tentang bagaimana kita mengolahnya menjadi sesuatu yang tetap layak dijalani.”
Salah satu aspek jadi dewasa adalah menyadari bahwa lo tetap harus show up dan function optimally.
Gak peduli seberat apa yang lagi lo alami dan rasain. Karena dunia emang gak peduli sama masalah pribadi lo.
Lo tetap harus hadir di meeting meskipun hati lo lagi hancur lebur. Lo tetap harus berangkat kerja meskipun seminggu lalu salah satu anggota keluarga lo baru aja meninggal. Lo tetap harus jawab email dan presentasi dengan suara tegas meskipun semalam lo nangis sampe pagi. Ya udah, mau gimana lagi.
Dunia nggak peduli soal itu semua. Dunia cuma peduli satu hal: apakah lo berhasil memenuhi tanggung jawab lo atau enggak.
Dunia gak akan berhenti berputar cuma karena lo lagi gak baik-baik aja. Bahkan pas lo lagi sakit, lagi patah hati, atau lagi kehilangan segalanya, roda kehidupan tetep jalan🥲
Bagi yang belum tahu,
Dokter internship tidak dianggap pekerja, makanya dapat bantuan biaya hidup (BBH)
Dokter PPDS bukan pekerja, dianggap mahasiswa.
Tidak dapat sepeserpun.
Malah harus bayar UKT per semester.
Hasil keringat dan darah kerja PPDS masuk ke kantong RS @KemenkesRI dan DPJP.
Bagaimana pasien mau dapat pelayanan optimal?
Yakin mau jadi dokter di negeri ini?
RSUD itu biasa merawat pasien sampai jebol plafon BPJS, lalu bulan depannya diumumkan jaspel nakesnya dipotong sekian puluh persen utk nambal, krn udah era BLUD, Pemda gak peduli, sambil nakesnya baca komen warga di medsos muji2 RS swasta, gak tau kalo mereka rumit dikit rujuk..