𝐊𝐨𝐧𝐯𝐨𝐢 𝐕𝐈𝐏 𝐝𝐢𝐬𝐞𝐫𝐚𝐧𝐠 𝐡𝐞𝐧𝐝𝐚𝐩, 𝐊𝐨𝐦𝐚𝐧𝐝𝐨 𝐩𝐚𝐧𝐭𝐚𝐬 𝐬𝐞𝐥𝐚𝐦𝐚𝐭𝐤𝐚𝐧 𝐨𝐫𝐚𝐧𝐠 𝐤𝐞𝐧𝐚𝐦𝐚𝐚𝐧
Konvoi Naziran yang melakukan lawatan ke Kem Iskandar, Mersing baru-baru ini diserang hendap oleh kumpulan musuh.
Anggota komando Skuadron Perahu Khas, Rejimen 22 Komando atau lebih dikenali sebagai FROGMAN telah bertindak pantas menyelamatkan keadaan.
Walaupun sekadar simulasi, demonstrasi ini menggunakan peluru hidup dan juga pelancar roket M72 LAW.
#AirTimes #Pertahanan #Komando #Frogman #GGK
@MarkasATM@MINDEFMalaysia
POV: Kau adalah OpFor yang sedang menyerang hutan Malaysia tetapi terserempak dengan Hantu Titiwangsa (You have nowhere to run now your fate is sealed).
The Jungle Is Our Playground 🇲🇾
"Pesawat Tempur TNI AU Kawal Kepulangan Presiden ke-7 RI ke Solo"
Delapan pesawat tempur TNI Angkatan Udara mengawal pesawat Boeing 737 dengan nomor registrasi A-7309 Skadron Udara 17 yang membawa Presiden ke-7 Republik Indonesia, Ir. H. Joko Widodo, menuju Solo pada Minggu (20/10/24).
Pesawat tersebut lepas landas dari Lanud Halim Perdanakusuma menuju Bandara Adi Soemarmo dengan dikawal pesawat tempur TNI AU sebagai bentuk penghormatan kepada Presiden ke-7 RI yang telah mengakhiri masa jabatannya sebagai kepala negara.
Dalam pengawalan tersebut, TNI AU mengerahkan empat pesawat F-16 Fighting Falcon dari Skadron Udara 3 dan Skadron Udara 14, tiga pesawat T-50i Golden Eagle dari Skadron Udara 15, serta satu pesawat Sukhoi SU-30 MK2 dari Skadron Udara 11.
Dalam penerbangan ini, Flight Leader pesawat tempur TNI AU, Letkol Pnb Bambang Aulia “Sphinx” Yudhistira memberikan penghormatan khusus dari kokpit dengan menyampaikan pesan, “Selamat sore yang terhormat Bapak Joko Widodo beserta Ibu Iriana Joko Widodo. Izinkan kami berbicara dari kokpit pesawat tempur yang mengawal pesawat Bapak dan Ibu dari sebelah kanan dan kiri. Kami adalah Flight pesawat tempur TNI Angkatan Udara dari Skadron Udara 3, Skadron Udara 11, Skadron Udara 14, dan juga Skadron Udara 15.”
Flight Leader melanjutkan pesannya, “Dalam kesempatan ini, izinkan kami mengucapkan selamat atas purna tugas Bapak sebagai Presiden Republik Indonesia. Kami mengucapkan terima kasih atas segala karya Bapak dan Ibu dalam memajukan Bangsa Indonesia, terutama dalam memperkuat kemampuan TNI Angkatan Udara. Merupakan suatu kebanggaan bagi kami untuk mengawal Bapak dan Ibu dalam penerbangan bersejarah ini. Teriring doa kami, semoga Bapak dan Ibu senantiasa diberikan kesehatan serta kebahagiaan di masa purna tugas. Kami juga memohon doa Bapak dan Ibu agar kami dapat melanjutkan perjuangan Bapak dan Ibu bagi Bangsa ini, dalam mempertahankan kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia melalui TNI Angkatan Udara.”
Menutup pesan dari kokpit, Flight Leader menambahkan, “Selamat menikmati penerbangan bersejarah ini, salam hormat dari kami para crew TNI Angkatan Udara. Salam Swa Bhuana Paksa. Terima kasih, Selamat sore.”
Presiden ke-7 RI, Joko Widodo, membalas penghormatan tersebut dengan mengatakan, “Saya Joko Widodo mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya atas dukungan dan pengabdian saudara-saudara semuanya, saya yakin kedaulatan udara, kedaulatan negara kita akan selalu terjaga atas pengabdian dan perjuangan saudara-saudara. Sekali lagi terima kasih.”
NOTICE how civilians are NEVER the target.
Hezbøllah and Iran target military bases and are called terrørists.
Israel ALWAYS k!lls civilians and is called the victim.
This world makes me sick.
Sebelum Ops Daulat di Lahad Datu bermula secara rasmi, Special Branch (SB) telah bergerak lebih awal dan mengesahkan kemasukan Penganas Sulu ke Kg Tanduo melalui ejen yang telah direkrut di beberapa kampung.
Intel daripada bawah, telah dihantar ke IPK Sabah, dan kemudian terus dibisikkan ke telinga Pengarah Special Branch.
Pengarah SB kemudian lapor ke IGP, IGP lapor ke KDN, dan KDN lapor ke PM..maka bermula lah secara rasmi Ops Daulat di Timur Sabah.
standby part 2
Assassination Program
Assassination Program (AP) adalah dasar sesebuah negara untuk membentuk organisasi yang mampu untuk laksanakan pembunuhan bagi mencapai matlamat politik & negara.
Biasanya AP dibentuk dalam kerangka pasukan khas tentera (SOF/SF) sebelum dikutip oleh agensi perisikan untuk penugasan.
Antara AP terkenal adalah Phoenix Program semasa perang Vietnam.