Yamal, son of immigrants (Moroccan dad + Equatorial Guinean mom) growing up in a working class Matarรณ neighborhood, enters a UNICEF raffle with hundreds of local families competing for a spot.
He wins.
Then, among ~20-25 Barca players in the 2007 calendar shoot, he was randomly paired with a young Messi.
Rough odds?
โข~1 in 300+ for winning the family raffle.
โขThen ~1 in 20-25 for the random player draw.
Combined: roughly 1 in 6,000โ7,500 chance this exact pairing happens.
Yet here we are in 2026, they are meeting to compete for the biggest trophy in football . Destiny doesnโt miss.
Walahi, nothing is random in this universe.
CEO Persebaya Azrul Ananda bersama manager tim, Sidik Maulana Tualeka turut mengantarkan almarhum Andie Kristianto (Andie Peci) ke peristirahatan terakhirnya di Madiun. Sebelumnya, Azrul juga sempat menjenguk Andie di rumah sakit. Saat itu Azrul menyemangati agar ia lekas pulih, sementara Andie masih sempat mendoakan Persebaya menjadi juara.
Bagi Persebaya dan Bonek, Andie Peci bukan sekadar suporter. Ia adalah salah satu sosok yang berdiri di garis depan ketika Green Force melewati masa-masa tersulit, mengawal perjuangan hingga Persebaya kembali ke kompetisi resmi pada 2017.
Sebagai bentuk penghormatan, Persebaya akan mengenakan pita hitam dan menggelar satu menit mengheningkan cipta sebelum laga 99 Anniversary Game melawan PSIS Semarang, Minggu (19/7). Seusai pertandingan akan diputar film pendek tentang perjalanan Andie Peci, tersedia wall of condolences untuk Bonek dan Bonita, serta satu kursi VIP akan dikhususkan dengan foto Andie sebagai simbol bahwa ia akan selalu memiliki tempat di hati keluarga besar Persebaya.
Terima kasih atas cinta dan perjuanganmu untuk Green Force.
Selamat jalan, Andie Peci. Namamu akan selalu menjadi bagian dari sejarah Persebaya. ๐
Setelah tersingkir dari Piala Dunia 2026, sejumlah pemain timnas Jepang memutuskan refreshing liburan ke Bali. ๐คฉ Hal ini disampaikan oleh Keito Nakamura di program acara Mezamashi TV. Ada Yukinari Sugawara, masih ingat dia?
Terlihat ada 5 pemain Jepang yang berlibur ke Bali:
Ayumu Seko
Keito Nakamura
Takefusa Kubo
Yuito Suzuki
Yukinari Sugawara
April, 13 tahun yang lalu, Andie Peci dibacok dan dipukuli sekitar 12 orang berbadan besar.
Peci dianiaya beberapa saat setelah ia mengikuti aksi damai mendukung Persebaya Surabaya 1927 yang tak diakui eksistensinya oleh PSSI.
Karena sepak bola, pria2 beringas itu hendak menculik Peci. Namun Peci menolak, melawan, dan menangkis sabetan2 celurit pelaku. Tangan Peci berdarah, beberapa bagian tubuhnya lebam. Di rumah sakit, Peci menerima 29 jahitan pada tangannya.
Teror itu tidak pernah menghentikan Peci. Dia bersuara semakin lantang, semakin aktif turun ke jalan. Sampai hari ini, para pelaku pembacokan itu tidak pernah terungkap. Siapa otak di balik penyiksaan itu tidak pernah tersingkap.
Hari ini, Peci meninggal dunia, meninggalkan jejak kenangan berupa keberanian dan idealisme pilih tanding.
Peci, sebuah kehormatan bisa mengenalmu. Selamat jalan. Semoga mendapatkan tempat terbaik di sisi Allah SWT.
Innalillahi wa innailaihi rojiun.