Nyawa manusia bukan sekadar angka antrean. Jika benar ada ucapan atau perlakuan yang merendahkan pasien, itu harus menjadi pelajaran besar bagi seluruh fasilitas kesehatan. Empati bukan pelengkap profesi tenaga kesehatan, melainkan bagian dari tanggung jawab. Permintaan maaf penting, tetapi perbaikan sistem jauh lebih penting agar tragedi serupa tidak terulang.
Kalau Yurizal nggak meninggal dan kasusnya nggak viral, kayaknya dokter penerima beasiswa dari uang rakyat ini juga nggak bakal minta maaf.
Selamat menikmati konsekuensi dari apa yang sudah kamu ketik, Dok.
@baseconvo lulus lbh dari 8 smstr, baru dpt kerja di atas 25 th, baru kuliah umur 30 th, itu gpp bangettt. ga ada kata terlambat. lu ga gagal, kita ga gagal hanya krn punya 'waktu' yg beda dari org lain. yg penting berusaha menyelesaikan apa yg di mulai. itu salah satu bentuk tanggungjawab.
#intinyadeh ada pasien BPJS ngeluh di Threads udh 8 jam nunggu blm dpt ruangan.
Dihujat, dikatain miskin, disuruh serangan jantung, iris nadi aja biar cepet, ke kamar jenazah aja, dll. Termasuk oleh dokter2.
Trus keluarganya ngabarin klo ybs meninggal, diduga telat ditangani.
Kalian tau nggak sih, kalo Israel nyerang Iran duluan dan mereka minta bantuan ke AS pake narasi/hasutan apa? Yap, Israel nuduh Iran punya senjata nuklir, yang mana sama sekali belum terbukti tuduhannya.
Tuduhan itu yang bikin selat hormuz buka-tutup sampe sekarang, bikin harga minyak dunia naik, bikin Ayatollah Ali Khamenei meninggal dunia, dan perang terus berkecamuk sampai sekarang.
And u know what? Tuduhan dari Israel ke Iran baru aja DISAMPAIIN LAGI kemarin sama presiden eks pelanggar HAM yang gembrot dan bodoh itu. Di rapat besar. Di depan pejabat-pejabat Kadin. Disorot kamera.
tadi dengar bapak bapak bilang "untuk semua orang orang di desa, jangan pergi belanja ke kopdes merah putih, belanja aja ke warung depan rumah. emangnya kalau kalian lagi susah siapa yang lebih dulu tolong kalian? tetangga atau negara?"
yeay antistatisme semakin relevan 🤭