Kalau maling, itu masih ada kemungkinan dia melakukannya karena kepepet dan butuh makan. Motivasinya untuk bertahan hidup.
Tapi Penjahat HAM, selamanya akan menjadi penjahat HAM. Penculik, selamanya akan menjadi penculik. Mereka melakukannya murni karena jahat aja. Bengis. Bajingan.
Entah kedunguan macam apa yang membuatmu berpikir kalau orang semacam itu layak diberi kesempatan untuk berkuasa.
🚨 RESMI: Bang windah basudara sudah melepas segel "BOCIL KEMATIAN"
Kalau kata gw, kali ini PEMERINTAH salah pilih lawan, berani-beraninya mereka menyerang ketua GUILD.
Kalau begitu, sudah saatnya untuk kita "berperang" melawan rezim bobrok ini. LET'S GOOO👊👊
Jadi masuk akal kenapa negara lain gak boleh bantuin.
Dan bantuan Jepang juga kabarnya diminta pulang lebih cepet.
Juga tidak bersedia ditetapkan sebagai bencana nasional.
BATMAN BARU AJA DIROAST SEKUMPULAN ORANG DAGESTAN, DAN ARGUMENNYA BIKIN GUE MIKIR. 😭💀
Mereka mempertanyakan satu hal:
Kenapa miliarder sekaya Bruce Wayne malah keluyuran malam-malam pake kostum kelelawar buat mukulin penjahat?
BRO, LO PUNYA DUIT BUAT BANGUN SEKOLAH, RUMAH SAKIT, BUKA LAPANGAN KERJA, TAPI MILIH JADI SATPAM GOTHAM PREMIUM. 🤣
Dan kritiknya menarik.
Kalau kejahatan lahir dari kemiskinan, ketimpangan, dan rusaknya sistem, emang cukup diselesaikan pake bogem mentah?
Tapi ada plot twist yang sering kelewat.
Dalam cerita DC, Bruce Wayne sebenarnya juga aktif mendanai kegiatan sosial lewat Wayne Foundation.
Jadi dia bukan cuma bagi-bagi uppercut.
Masalah Gotham memang lebih kompleks daripada sekadar kurang donatur.
Tapi debat ini ngasih pertanyaan yang relevan buat dunia nyata:
Kalau lo punya kekuasaan dan sumber daya buat memperbaiki akar masalah, kenapa masyarakat sering lebih terpesona sama aksi heroik daripada solusi yang mencegah masalah itu muncul?
Batman mungkin fiksi. Pertanyaannya nggak. 💀
Sedih banget ini. Bangsa kita sepertinya betul-betul sakit. Bencana terjadi dimana-mana tetapi dana untuk penanganan bencana dikorupsi di lembaga pemerintahan yg mengurusi bencana.
Bayangkan, OTT korupsi oleh KPK terjadi di Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB).
BIG BREAKING NEWS
KOMDIGI AKUI TAKEDOWN 486 KONTEN DI MEDIA SOSIAL
isinya antara lain seruan aksi demo 27 agustus 2026 dan vide0 amatir pengeroyok4n almarhum b4mbang setiawan
komdigi bilang pembatasan itu hasil patroli siber
komdigi menduga konten itu berkaitan dan melanggar hukum
komdigi membenarkan bahwa ratusan konten itu termasuk seruan ajakan demo
komdigi bilang penghapusan tidak khusus menargetkan demo 27 agustus saja
tapi untuk 27 agustus, yang mereka sebut adalah 486 konten itu