beredar surat tentang kegilaan cara kerja kopdes :
- Barang datang , dikordinasikan Babinsa, bukan pengurus Kopdes
- Barang dijual, oleh pegawai Agrinas yang ditempatkan di gerai
- Uang hasil jual, diambil PIC Agrinas setiap 2 hari, bukan ke pengurus
- UMKM lokal jualan, tapi bayarannya nunggu Agrinas, kapan tidak jelas dan tidak di kasih sampe hari ini
- Pengurus Kopdes, tidak dilibatkan sama sekali dalam rantai manapun
- Yang punya kontrol, Agrinas + Babinsa/Kodim
- Kopdes bukan milik desa nama desa dipinjam,
- tapi kendali penuh ada di Agrinas & militer.
- Pengurus hanya jadi pajangan
JUST IN: BEM UI & BEM Trisakti bersama sejumlah BEM dari berbagai kampus menggelar Solidarity Campaign di kawasan Car Free Day (CFD) Jakarta
📸 owritedotid
Kepolisian mengamankan belasan orang setelah aksi unjuk rasa di depan Gedung Negara Grahadi, Surabaya, Jawa Timur, berakhir ricuh, Jumat (26/6/2026) malam.
https://t.co/RKQr4K44Zj
#Demo#DemoSurabaya#Surabaya#BeritaSatu
BEM yang itu ngaku dibayar 300juta.
Ibu-ibu ngaku dibayar 100ribu dan dapat panci.
Terus kita bisa apa?
Lapor kemana?
Audit itu dana dari siapa?
harus minta tolong kemana?
Kita udah dikasih pengakuan,
tapi seperti biasa hanya bisa diam.
Mau sampe kapan?
CLOSING STATEMENT DARI FATIMAH AZZAHRA
Menurut generasi kami, pemerintah seharusnya bukan sibuk untuk menuduh seseorang antek-antek asing, bukan sibuk klarifikasi atas isu-isu yang seharusnya bisa mereka cegah sehingga tidak menimbulkan kericuhan.