Salah satu bentuk detachment yang paling sulit adalah...
Menerima bahwa kita tidak bisa memaksa seseorang untuk memilih kita.
Kalau memang kamu ingin tahu seberapa besar seseorang menginginkanmu, berhentilah mengejar.
Berhentilah mengontrol.
Biarkan dia mengambil pilihannya sendiri.
Dari situ kamu akan melihat siapa yang benar-benar ingin tetap tinggal, dan siapa yang memang memilih pergi.
cara paling cepat buat detachment, atau lepas dari seseorang yang sebenarnya lo pengen banget ada di hidup lo, adalah dengan ngebiarin dia ngelakuin apa pun yang dia mau. dari situ, lo bakal lihat sebenarnya apa yang dia pilih. kalau dia milih buat kehilangan lo, ya biarin. kalau dia memilih orang lain, ya biarin juga.
“oh, ternyata dia emang nggak milih gue.”
tapi itu jauh lebih baik daripada lo terus-terusan ngabisin energi dan perasaan untuk orang yang memang nggak memilih lo. sometimes, closure doesn’t come from explanations. it comes from their actions.
3 Mantraku disaat lagi ngerasa down
"Waktu allah tidak akan pernah salah"
"Takdirmu tidak akan pernah melewatkanmu"
"Allah tidak janjikan hidupmu selalu mudah, tapi allah katakan 2 kali dalm surah Al-insyirah : fa-inna ma'al usri yusroo , inna ma 'al usri yusroo"
Dan percaya sebentar lagi pasti akan allah kasih kabar bahagia . Amiinn
Sesayang apa pun kita kepada seseorang, kita tetap nggak bisa mengubahnya. Kita nggak punya kendali atas perasaannya, juga nggak bisa memaksa perilakunya berubah.
Bahkan, untuk menjadi alasan dia berubah pun, belum tentu kita mampu. Yang bisa kita kendalikan hanyalah cara kita menerima kenyataan dan memilih untuk tetap menghargai diri sendiri.
Padahal dalam Islam, kezaliman tidak selalu berbentuk kekerasan. Mempermainkan hati seseorang, mempermalukan, mengaibkan, merendahkan harga diri, memberi harapan lalu meninggalkan luka tanpa tanggung jawab juga merupakan bentuk kezaliman.
Mungkin manusia tidak mengetahui semuanya. Mungkin sebagian orang hanya mendengar satu sisi cerita. Tetapi Allah mengetahui setiap air mata yang jatuh dan setiap hati yang hancur karena disakiti.
Ada luka yang tidak terlihat, tetapi Allah menyaksikannya.
Tidak semua perempuan menangis karena kehilangan seseorang. Ada yang menangis karena dipermainkan perasaannya, dijatuhkan martabatnya, lalu dianggap seakan-akan rasa sakitnya tidak pernah ada.
Yang paling menyakitkan bukan hanya perlakuannya, tetapi ketika orang yang menyakiti itu tahu apa yang telah ia lakukan, namun memilih menyangkal dan berpura-pura tidak bersalah. Seolah-olah kebenaran akan hilang hanya karena ia tidak mengakuinya.
untuk perempuan yang ga sengaja baca tweet ini, semoga kamu berjodoh dengan pria yang menjaga sholatnya, bertanggung jawab, sudah selesai dengan masa lalunya, sudah habis masa nakalnya, ga gila perempuan, selalu menepati janji dan rasa cintanya tak berubah dari awal hingga akhir.
Jauhkanlah aku dari manusia-manusia yang jahat dan jika akulah yang jahat maka jauhkanlah aku dari mereka. Berilah orang-orang yang jahat untuk pergi menjauh, atau jika aku yang jahat biarkan arah angin membawaku pergi menjauh dari mereka.
how i wish
dikasih kesempatan ngerasain cinta seperti yg gw inginkan. cinta yg gak buat gw harus berkali-kali jelasin how i want to be treated. krn setiap ngejalanin hubungan, gw selalu jadi orang yg harus ngajarin, harus nerangin, harus minta hal-hal yg sebenernya basic.
and i hope someday, gw dapet cinta yg gak kayak gitu lagi. cinta yg paham caranya memperlakukan gw dengan benar, tanpa gw harus memohon, tanpa gw harus selalu menjelaskan.
Ternyata istidraj yang mengerikan itu bukan hanya dicabut nikmat ibadah, nikmat khusyu’ saja.
Tapi juga dicabutnya kepekaan, hilangnya rasa cukup, matinya rasa peduli.
naudzubillahimindzalik