Woy, biadab @Kemdikdasmen!
Kenapa hal-hal kotor kayak gini pelaksanaannya atas perintah dinas di bawah naungan kalian?? Kalau cita-cita mencerdaskan anak bangsa gak bisa kalian wujudin at least jangan ngerusak masa kecil mereka dengan cara-cara bodoh kayak gini, bangsat!🫵🏻
⚠️⚠️MENOLAK LUPA⚠️⚠️
Kontroversi Lolosnya Qatar dan Saudi di Piala Dunia 2026:
✅Pembatalan status tempat netral secara sepihak. Pada awal proses kualifikasi, AFC memberi tahu negara2 peserta bahwa putaran 4 akan dimainkan di tempat netral
✅Secara tiba-tiba, AFC mengumumkan Qatar dan Arab Saudi sebagai tuan rumah untuk seluruh pertandingan di grup mereka masing2 tanpa adanya transparansi atau kriteria pemilihan tuan rumah yg benar2 jelas.
✅Hal ini membuat Qatar dan Arab Saudi diuntungkan karena bisa bermain di kandang sendiri. Sementara negara lain (Irak, UEA, Indonesia, dan Oman) harus main tandang.
✅Jadwal pertandingan yang tak adil dan adanya diskriminasi waktu istirahat. Arab Saudi dan Qatar ditempatkan sebagai unggulan teratas. Jadwal diatur sedemikian rupa sehingga kedua negara ini mendapatkan waktu istirahat selama 6 hari di antara pertandingan mereka.
✅Sebaliknya, tim lawan yakni Irak, UEA, Indonesia, dan Oman dipaksa bermain dgn jeda hanya 3 hari (72 jam). Para pelatih memprotes keras karena durasi ini sangat tidak cukup untuk pemulihan fisik pemain.
✅Polemik status top seeds. Terdapat ketidakselarasan alasan antara AFC dan FIFA mengenai mengapa Qatar dan Arab Saudi jadi unggulan teratas. AFC berdalih karena peringkat FIFA mereka yang tinggi. Sementara FIFA menyebut di situsnya karena mereka adalah negara host untuk menjaga agar tidak berada di satu grup.
✅Terjadi pemangkasan kuota tiket untuk suporter UEA saat melawan Qatar di Doha hanya menjadi 8%. Padahal di pertandingan sebelumnya di stadion yang sama mereka dpt jatah 33%. Hal ini memicu kerusuhan di tribun penonton setelah pertandingan.
✅Ada dominasi gurita politik negara teluk di AFC dan monopoli jabatan. Struktur kepemimpinan AFC didominasi oleh figur dari negara teluk (Presiden dari Bahrain, Wakil Presiden dan Ketua Komite Keuangan dari Arab Saudi, dan Ketua Komite Kompetisi dari Qatar).
✅Sebagian besar sokongan dana terbesar AFC disuplai oleh perusahaan raksasa asal Teluk (Aramco, NEOM, beIN, Qatar Airways, QatarEnergy).
Qatar dan Saudi, dua negara yang merusak fairplay dalam kualifikasi memang lolos. Tapi mereka akhirnya dibantai dgn skor2 telak di Piala Dunia 2026.
Hanya satu kata: mampus!
#intinyadeh anak2 SD diinfo besok mau pawai, ternyata disuruh ikut demo dukung MBG.
Spanduk:
"Kami dukung program MBG, tidak mau anak belajar dalam keadaan lapar"
Dikecam keras, dianggap eksploitasi anak, apalagi tujuan gak transparan (blg pawai, gak taunya demo dukung MBG)
Menurut laporan media Spanyol Sport, Pelatih Qatar ngamuk2 dan keberatan kpd pelatih Kanada krn Kanada terus mencoba cetak gol meski sudah unggul 6-0 waktu Qatar bermain dgn 9 orang.
Pelatih Qatar menganggap perilaku Kanada nggak sportif.
Alasan aneh. Kanada kan belum lolos secara matematis, jadi goal difference bisa sangat penting..
🤡🤡🤡
Berantusias tinggi mengikuti pawai mendukung program embege di saat terjadi pemadaman listrik besar-besaran secara bersamaan oleh PLN adalah titik terendah harga diri menjadi seorang warga negara.
Atensi dan empatimu sangat salah tempat.
Nyesek lihatnya, nggak ada jembatan, siswa siswa tetep berenang arungi sungai
Ini yang di maksud Fatimah BEM UI, sebelum mengadakan MBG, perhatikan hal hal dasar pendidikan kayak gini