lagu Sherina terfavorit; mengajak untuk selalu ramai dalam sepi.
dalam kondisi apapun, cukup lihat cermin; pasti hati bahagia, sebab nampak rupa betapa manisnya ~
hahaha https://t.co/Hw8SBzlEQG
@arieparikesit baru kemarenan, lomba Hari Kartini. soal seputar TOGA (Tanaman Obat Keluarga).
banyak sekali jawaban gugur karena satu kalimat sakti: "benar. tapi bukan itu jawaban yang kami mau"
😁
waktu sd ada om2 dtg ke sklh mau jemput. dipanggil lah aku buat nemuin si om tp sambil ditungguin bu guru. bu guru blg “kelarin nulis catetan dulu yuk” trs aku dibawa msk lg. di dalem bu guru nanya “kamu kenal?” aku geleng2. trs mamaku ditelfon suruh jemput. aku gajadi diculik 😁
aku msh kls 12, krn lg libur aku krj jaga toko sepupu buat nabung buy mukena lebaran, temenku ini anak orkay, tiap lunch tuh sering bgt mnta tukeran bekal pdhl punyaku isinya oncom, tempe, plg wah telur. Sdgkn dia ayam, nugget. Ktnya bosen mkn ayam, kita blm ada mbg 💚
@representatif dulu nyoba baca, tapi lompat2 karena gak suka. ku nemu dua bagian istimewa:
1. Fahri menggoda Aisha dg teh yg disajikan
2. ketika Maria akhirnya wafat, dikutip satu ayat dari Surat Al-Fajr.
dua2nya memberi kesan yang manis. ❤
nb: gak nonton, kecewa Oka bukan pemeran utama 😂
@tanyakanrl untuk beberapa kali PDKT via medsos di masa lalu, Get Contact (GC) sedikit banyak ngaruh ke "nambah yakin".
waktu pernah kesengsem sama sese-Abang, gara2 tag GC, ku jadi tau alamat rumahnya. berasa "dikasih jalan" oleh-NYA. tapi, jalan tersebut ditutup olehnya. yaudah.
👻👻👻
💚 Baru tau kalau Danilla Riyadi itu Muslim 😭😭 dia bakal duet sama penyanyi religius Islami Haddad Alwi dengan lagu "Al-i'tiroof" Buat bulan puasa tahun ini.
@Naufalr66268046@_AmandaBrownies masih murah itu.
kemarin siang cek salah satu outlet di Jakarta, yang Cheese 110. pantesan ready. (di outlet lain yang harga 80-an abis mulu)
tapi ku gak jadi beli.
@Lunaticc_D_@jeongringitism beda.
"tiwas" ada unsur ungkapan nyesel.
sebelumnya diajak pergi, lalu batal, padahal udah telanjur mandi: "tiwas adus" = "telanjur mandi, tau gitu gak usah mandi"
baru dikasih tau kalo jangan mandi dulu: "telanjur mandi" = telat. ku udah mandi
@fememale@antarani_hana@jeongringitism telanjur juga masih ndak tepat.
"tiwas" ada unsur ungkapan nyesel.
sebelumnya diajak pergi, lalu batal, padahal udah telanjur mandi: "tiwas adus" = "telanjur mandi, tau gitu gak usah mandi"
baru dikasih tau kalo jangan mandi dulu: "telanjur mandi" = telat. ku udah mandi
Lagi-lagi soal Kapitil
Saya nulis ini sebenarnya sambil agak emosi (akan saya jelaskan).
Kok bisa2nya entri kata seperti "kapitil" masuk KBBI. Di lain pihak, ini sebenarnya tidak mengejutkan karena dalam beberapa tahun terakhir ini KBBI mulai sembarangan memasukkan kata ke dalam KBBI, mungkin karena mengejar target. Semuanya ini dimulai karena nafsu mengejar jumlah kosa kata supaya "bisa disejajarkan" dengan bahasa-bahasa besar di dunia.
LIhat: https://t.co/bBAXKNaXnq
Tahun 2024 mereka ditarget untuk menambah 80.000 lema, mengejar target 200.000 lema. Saya kira target ini bisa jadi dijadikan semacam KPI bagi Badan Bahasa yang mengampu KBBI. Jadilah segala macam kata hantu belau dimasukkan ke dalam KBBI, termasuk yang terakhir ini: kapitil.
Bagaimana sesungguhnya sebuah kata bisa masuk KBBI? Mengacu pada sebuah artikel yang ditulis oleh Badan Bahasa sendiri (https://t.co/xI2qlolFwR), syaratnya ada lima. Mari kita lihat satu per satu.
1. Unik. Belum memiliki makna dalam bahasa Indonesia. Oke, boleh, dengan syarat jangan ngarang, dan jangan maksa. Kita sudah punya lema kapital untuk huruf besar, dan nonkapital untuk huruf kecil, ada juga onderkas, mungkin mirip seperti lowercase, sebuah kata lama peninggalan dari Belanda. Jadi, apakah kita butuh kapitil? Tidak.
2. Eufonik. Enak didengar. Ini keluhan yang paling banyak saya dengar saat orang berkomentar tentang kapitil. Apaan tuh? Kok bunyinya seperti ... (you know what I mean). Jadi syarat ini udah jelas-jelas dilanggar.
3. Seturut kaidah bahasa Indonesia dalam pembentukan kata. Saya pikir syarat ini kurang relevan
4. Tidak berkonotasi negatif. Lah, justru ini yang paling parah. Soalnya mirip dengan .... (you know what I mean)
5. Kerap dipakai. Memang, untuk membela diri, Badan Bahasa memasukkan entri kapitil sebagai ragam cakap, alias nonformal. Pertanyaan saya, dalam percakapan di mana muncul kata kapitil ini? Perasaan gak pernah dengar dan lihat. Ternyata jawabannya ada di sebuah artikel di detik: https://t.co/ke53Kz1BJI
Kata ini berasal dari joke internal di Badan Bahasa. What?Joke internal boleh dimasukin kamus? Kalau begitu kenapa lema anjir, jancuk, dan cabe-cabean yang bahkan pemakaiannya jauh lebih luas tidak dimasukkan? Karena belum diusulkan masyarakat? Jawaban macam apa itu.
Ini hanya menunjukkan satu hal. Badan Bahasa memegang cek kosong untuk memasukkan kata ke dalam KBBI secara semena-mena. Mereka bahkan melanggar aturan yang mereka buat sendiri. Bayangkan, joke internal kantor, yang tidak dikenal masyarakat luas bisa masuk kamus. Saya menyebutnya dengan istilah otoritarianisme bahasa, atau fasisme bahasa (grammar nazi, everyone).
Sebagai penutup, saya mau cerita sedikit. Saya dulu pernah bersurat kepada redaktur KBBI perkara lema "batalion". Menurut saya, seharusnya yang masuk kamus itu adalah "batalyon", seperti yang umum dipakai oleh TNI. Kok KBBI tidak mengikuti pemakaian umum melainkan ngarang sendiri. Surat saya dijawab sederhana: bentuk bakunya adalah "batalion", tanpa membuka ruang diskusi. Kalau bukan fasis, apalagi namanya.
(Update terakhir, kata "batalyon" dimasukkan sebagai varian dari "batalion")
Bahasa adalah milik bangsa, milik pemakainya, bukan milik Badan Bahasa. Dengan memasukkan entri secara serampangan, Badan Bahasa sesungguh sudah merusak bahasa Indonesia. Ingat, "Bahasa Mencerminkan Bangsa." Mungkin rusaknya bangsa kita memang tercermin dari rusaknya bahasa Indonesia.
Dodit Mulyato jadi saudara kembar Angga Yunanda, terlalu mirip 🤣
Nenek mereka meninggal dan gentayangan nyari teman buat di alam baka.
Komedi horor garapan Fajar Martha Santosa (ZONA MERAH). SEBELUM DIJEMPUT NENEK tayang 22 Januari 2026 di bioskop!
dulu Ibu beli buat oleh2 pulang kampung buat ganti KS. jamannya cuma ada Ori dan Cheesecream. masya Allah enak.
tapi kini, beli Amanda tak sama lagi, karena cabang udah di mana2. 😂